RADARSEMARANG.ID, Magelang - Proses revitalisasi di Terminal Tipe A Tidar Magelang akan berlangsung bertahap. Aktivitas keberangkatan dan kedatangan angkutan umum masih akan tetap beroperasi seperti biasa.
Sebelum proses revitalisasi benar-benar dimulai, berbagai persiapan awal mulai dilakukan. Salah satunya relokasi kios di bagian depan, yakni kios A, B, dan sebagian kios C.
Selain itu, berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi terminal, Selasa (11/7), tampak pemasangan pagar pembatas proyek dan pembongkaran atap sudah mulai dilakukan dan diawali dari sebelah selatan terminal.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang Joko Purnomo menjelaskan, karena terminal masih harus tetap operasional, nantinya proses revitalisasi akan dilakukan secara bertahap.
Fokus pembangunan yang paling diutamakan adalah gedung utama terlebih dahulu, kemudian kios dan masjid.
“Setelah itu jadi, nantinya bangunan lama yang menjadi tempat relokasi para pedagang di kios A, B, dan C saat ini akan bergantian untuk direvitalisasi. Kantor Pelayanan Terminal juga termasuk bangunan yang dibongkar terakhir setelah gedung utama jadi,” terangnya.
Terminal seluas 2,2 hektare itu nantinya akan dilengkapi dengan kios oleh-oleh, food center, serta sejumlah produksi kerajinan tangan khas Magelang.
Selain itu, terminal juga akan dilengkapi dengan masjid, puskesmas pembantu, pos pelayanan terpadu hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa taman.
Ia menyampaikan, berdasarkan informasi yang didapat pihaknya, proses revitalisasi akan berlangsung kurang lebih satu tahun. “Targetnya, Mei 2024 sudah selesai,” tandasnya.
Joko menambahkan, anggaran revitalisasi ini semuanya dari pusat. Untuk jumlahnya, kurang lebih sekitar Rp 20 miliar hingga Rp 24 miliar.
“Namun untuk jumlah pastinya kita tidak tahu. Harapannya, nanti setelah direvitalisasi, jumlah penumpang maupun pengunjung yang melalui Terminal Tidar bisa bertambah,” harapnya. (rfk/aro)
Editor : Baskoro Septiadi