Dinas Perhubungan (Dishub) mencatat adanya kenaikan jumlah kendaraan yang keluar dan masuk pada 24 April sebesar 13 persen atau sekitar 9.436 kendaraan bermotor. Total sekitar 70.127 melintasi Kota Magelang.
Kepala Dishub Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi memprediksi akan terjadi peningkatan arus lalu lintas 4-5 persen selama arus balik.
Sedangkan pada Selasa (25/4), kepadatan lalu lintas meningkat di lingkar luar, seperti Simpang Artos, Simpang Kebonpolo, dan Simpang Canguk.
Hal sama juga terjadi di dalam kota, peningkatan volume kendaraan juga terpantau dari ruang area traffic control system (ATCS).
"Peningkatan volume kendaraan ini dipengaruhi oleh persiapan menjelang arus balik Lebaran," ujarnya Selasa (25/4).
Pantauannya, terjadi kendala lalu lintas yang menyebabkan kemacetan di batas kota, Magelang Utara. Di sana terdapat penyempitan ruas jalan.
"Imbas dari kemacetan tersebut arus lalu lintas dari Simpang Menowo terpantau padat," jelasnya.
Ia mengimbuhkan, peningkatan arus lalu lintas teramati sibuk mulai pukul 11.00, sehingga arus padat merayap.
Puncaknya terjadi sekitar pukul 13.00 terpantau arus tersendat di Jalan A Yani. Karena itu, pihaknya memberlakukan flashing traffic light di beberapa titik. Salah satunya di Simpang Safari.
Selanjutnya, pada pukul 15.00, terjadi kemacetan Simpang Menowo, kaki simpang Jalan Pahlawan. Antrean kendaraan sampai Taman Badaan.
Dishub kemudian berkoordinasi dengan Satlantas Polres Kota Magelang untuk melakukan perubahan fase di Simpang Menowo, yakni dengan penambahan fase green time di kaki simpang Menowo.
Titik kemacetan lainnya adalah di Simpang Canguk sampai simpang Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang.
Mengurai kemacetan tersebut, pihaknya mengubah fase Simpang Canguk untuk merekayasa lalu lintas dan melakukan flashing di Terminal Tidar. (put/ton)
Editor : Agus AP