2021, TPS Terpadu Beroperasi
Agus AP • Kamis, 5 September 2019 | 01:50 WIB
RADARSEMARANG.ID, MAGELANG- Kota Magelang mengalami darurat penanganan sampah. Pemkot Magelang tidak habis akal untuk mengatasinya. Kini telah disiapkan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) yang menempati lahan seluas 4 hektare di Bojong, Jurangombo Selatan, Magelang Selatan.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Otros Trianto menjelaskan, pembangunan TPST sampai pada pengerasan jalan masuk menuju lokasi. TPST ini ditarget bisa beroperasi pada tahun 2021 mendatang. Terobosan ini diklaim dalam rangka peningkatan penanganan sampah kota.
"Pengolahan sampah di sini akan ada unsur reuse, reduce, dan recycle (3R). Kalau bisa 70 persen sampah yang masuk ke sini diolah, sisa 30 persen dikirim ke TPA Banyuurip," ujarnya usai ekspose Adipura Kota Magelang 2019 kaitannya dengan persiapan penilaian tahap satu (P1) di aula Adipura Kompleks Setda Kota Magelang, kemarin.
Sambil menunggu pemanfaatan TSPT, Kasi Pengelolaan Sampah DLH Kota Magelang Budi Waluyo menambahkan, Kota Magelang sudah menerapkan pencatatan volume sampah yang masuk ke TPA Banyuurip. Program ini dimulai akhir Desember 2018 lalu. "Kita bisa tahu, setiap hari ada sekitar 80-90 ton sampah yang masuk ke TPA," ujarnya.
Tingginya volume sampah yang dikirim ke TPA diimbangi dengan penanganan sistem lahan uruk terkendali atau controlled landfill," tandasnya. Masih menurut Budi, penilaian Adipura difokuskan pada keselarasan dokumen dengan fakta di lapangan. Karena itu, ia meminta masyarakat membantu dalam pengurangan sampah. Tidak kalah penting melakukan pemilahan sampah.
Mulai akhir tahun ini pula, pihaknya mencoba menempatkan satu ember besar di tiap rukun tetangga (RT) untuk menampung sampah organik dari warga. Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga prestasi Adipura dapat dipertahankan. Masyarakat juga diminta untuk menggunakan barang-barang yang ramah lingkungan, serta berperan dalam pengurangan sampah plastik. (put/lis) Editor : Agus AP