RADARSEMARANG.ID - Konsep perhitungan tanggal di kalender Jawa atau istilah weton sudah lama menjadi panduan banyak orang terurtama masyarakat Jawa.
Konsep weton sendiri diyakini sangat penting dalam segala aspek kehidupan di masyarakat.
Tidak hanya itu disetiap weton memiliki penggambaran ataupun penjelasannya masing-masing. Baik itu berkaitan dengan kepribadian, jodoh, ataupun perwatakan.
Salah satunya weton Senin Kliwon, berdasarkan primbon Jawa weton yang satu ini memiliki neptu 12.
Dimana didapat dari hari Senin yang memiliki nilai 4 dan Kliwon memiliki nilai 8. Berikut beberapa penjabaran dan penjelasan mengenai weton Senin Kliwon.
Kepribadian dan Perwatakan
Menurut Primbon Jawa, weton Senin Kliwon dibawah naungan “Aras Kembang” atau “Lakuning Djejodon”.
Dimana orang yang memiliki weton ini wataknya tidak suka memberi atau berbagi. Namun disamping itu, pemilik weton ini memiliki banyak kerabat dan saudara serta disukai oleh banyak orang.
Orang dengan weton Senin Kliwon ini cenderung mudah curiga dan sering merasa resah alias gundah gulana.
Mereka nampak bingung dalam banyak situasi. Disisi lain mereka juga mudah untuk memaklumi dan mudah memahami.
Jika berdasarkan hari, orang yang lahir di hari Senin memiliki watak harus benar dan baik terkait dengan tingkah laku dan apapun yang tengah dikerjakan.
Walaupun harus benar-benar baik dalam segala hal, tetapi orang yang lahir di hari Senin sering malakukan kesalahan dalam bertindak.
Tidak hanya itu, orang berweton Senin Kliwon ini dibekali dengan kecerdasan diatas rata-rata dan mampu menyerap ilmu dengan cepat dan baik.
Selain itu mereka juga ahli dalam menyimpan rahasia dengan baik, sehingga menjadikan mereka tempat persembunyian rahasia yang aman.
Mereka juga memiliki intuisi yang kuat dan mampu merasakan perasaan orang lain. Hal ini membuat mereka menjadi pendengar yang baik dan teman yang dapat diandalkan.
Rezeki
Berkaitan dengan perekonomian atau rezeki, orang yang memiliki weton Senin Kliwon biasanya memiliki rezeki dan hidup berkecukupan.
Mereka juga terkenal mudah mencari uang atau penghasilan melalui berbagai usaha yang dilakukan.
Namun, meskipun hidupnya cukup, mereka jarang merasakan kepuasan dan kebahagiaan mendalam dari rezeki yang diperoleh.
Rejeki pemilik weton Senin Kliwon berdasarkan tabel “Entar-Entaran Sri Saddhana”, pada usia 6, 24, 48, dan 72 tahun nilai rejekinya nol atau tidak ada rejekinya. Jadi bisa dikatakan pada usia tersebut sedang susah rejekinya.
Kemudian usia 12, 30, 42, 60, dan 66 tahun kondisi keuangan atau rejekinya sangat bagus dan berlimpah ruah. Namun semua ini harus diimbangi dengan usaha dan doa agar kesempatan yang diberikan oleh Tuhan bisa dimnfaatkan dengan baik.
Selain itu ada baiknya ketika rejeki atau keuangan sedang baik usahakan menabung untuk mempersiapkan ketika rejeki sedang seret atau susah. Agar terhindari kesusahan dalam hal perekonomian.
Nasib dan Karir
Weton Senin Kliwon memiliki garis nasib “tibo lungguh”, dimana dikehidupan pemilik weton Senin Kliwon ini bisa mendapatkan kedudukan, jabatan, pangkat, dan kewibawaan.
Pemilik weton Senin Kliwon ini umumnya cocok bekerja dalam berbagai bidang terkecuali bidang pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Seperti akuntan, peneliti, bendahara, atau lainnya kurang cocok utnuk mereka.
Hal tersebut dikarenakan pemilik weton Senin Kliwon memiliki watak yang cenderung kurang teliti atau ceroboh. Maka dari itu, mereka sering mengalami kesulitan dalam pekerjaan yang membutuhkan perhatian pada detail.
Jodoh
Untuk jodoh atau pasangan yang cocok dengan weton Senin Kliwon yang memiliki neptu 12 maka yang paling cocok dengan weton yang memiliki neptu 11. Karean jika nilai 12 dijumlahkan dengan 11 maka akan ketemu jumlah 23 yaitu “tibo ganjil” yang berati baik.
Terdapat empat weton yang cocok dengan weton Senin Kliwon, diantaranya Senin Po, Selasa Kliwon, Rabu Wage, dan Jumat Legi.
Jika dihitung menggunakan hitungan dibagi 7, maka weton jodoh ketemu 23 ini jatuh ”Sanggar Waringin”. Yang berarti saat berumah tangga nanti akan damai, tentram, dan selamat selamanya. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi