RADARSEMARANG.ID, Semarang - Mengkoleksi diecast saat ini digemari oleh berbagai kalangan, entah itu anak kecil bahkan orang dewasa.
Biasanya diecast hanya dipajang di tempat penyimpanan khusus, ataupun dipasang menggunakan diorama.
Berbeda dengan Bayu Wijaya, meskipun pada dasarnya diecast miliknya juga dipajang, dia berusaha membuat mainan itu lebih hidup dengan teknik fotografi.
Baca Juga: Warga Mangunsari Salatiga Diserang Chikungunya, Begini Antisipasi yang Harus Dilakukan
Hasilnya, puluhan diecast miliknya malah lebih menarik dipandang melalui fotografi.
"Konsentrasinya memang ke diecast, jadi tantangan gimana biar hidup dan nggak sekedar dipajang. Selain itu juga menjadi ajang menyalurkan hobi fotografi," kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Bayu sendiri dikenal sebagai kolektor diecast, mulai dari hot wheels, mini scale seperti Mini GT, Kaido dan lainnya.
ntinya adalah bukan sekedar membeli, dikoleksi dan dipajang.
Jumlahnya ratusan, dan mayoritas adalah hot item atau banyak dicari orang.
"Di diecast fotografi ini kita dipaksa berpikir kreatif dan terlihat menarik, jadi bukan hanya sekedar dipajang," bebernya.
Agar lebih menarik, lanjut dia, diecast fotografi bisa menggunakan diorama, ataupun pakai figur.
Yang jelas diorama yang digunakan menyesuaikan dengan jenis mobil, misalnya jenis sedan bisa menggunakan diorama jenis garasi, bengkel, ataupun diorama jalan raya.
"Konsepnya bisa disesuaikan, misal sedan ya bagusnya di garasi ataupun bergaya racing. Kalau mobil off road bisa menggunakan yang bertemakan alam," paparnya.
Selain diorama, lanjut dia Bayu, biasanya bisa menggunakan outdoor. Misal mobil off road, lebih cocok ke bebatuan ataupun hutan.
Baca Juga: The Jeblogs Bersama Lealona Rilis Single Baru Berjudul 'Sekian, Terima Kasih'
Secara pribadi menurutnya tema outdoor lebih menantang.
Untuk kamera, tidak harus menggunakan kamera profesional, bisa menggunakan kamera smartphone.
"Yang jelas harus ada diecastnya, diorama opsional sih. Lalu figur cukup membantu agar lebih menarik, yang paling penting dasar fotografi, dari lighting dan lainnya. Lalu tinggal kreatifitas kita sendiri," katanya.
Pemilik akun Instagram, bukanpencintadiecast ini, menjelaskan jika untuk segi fotografi, mini scale menurutnya lebih unggul dari pada hot wheels.
Dikarenakan detail dari mini scale lebih hidup dan mirip dengan aslinya dari sisi interior ataupun eksterior.
"Mini scale lebih detail, misalnya Mini GT, TLVN, Ino64, Kaido, Schuco. Dari sisi harga memang lebih mahal, tapi memang lebih bagus kalau di foto," jelasnya.
Bayu menjelaskan, dirinya memiliki pengalaman unik ketika menyalurkan hobinya di diecast fotografi.
Singkat cerita, ketika dia memposting diecast setelah difoto, langsung ditawar oleh kolektor.
"Ada yang lucu sih, setelah saya foto dan diposting, malah ditawar orang dan dibeli. Karena harganya cocok ya saya lepas,"pungkasnya sambil terbahak. (den)
Editor : Baskoro Septiadi