Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gabungkan Skill Olahraga dengan Bermain Mobil Mini ala Komunitas Street Mini 4WD Rangers Semarang

Figur Ronggo Wassalim • Minggu, 8 Juni 2025 | 18:59 WIB

 

Di Kota Semarang, ada komunitas Street Mini 4WD yang mengajak semua orang bermain dan olahraga secara bersamaan.
Di Kota Semarang, ada komunitas Street Mini 4WD yang mengajak semua orang bermain dan olahraga secara bersamaan.

RADARSEMARANG.ID - Di Kota Semarang, ada komunitas Street Mini 4WD yang mengajak semua orang bermain dan olahraga secara bersamaan.

Namanya Rangers Semarang. Anak-anak sampai orang dewasa antusias mengikuti berbagai event tersebut.

Komunitas ini nama resmi Perkumpulan Komunitas Playon Indonesia (PKPI). Berpusat di Surabaya, tahun 2017.  

Sementara di Semarang sudah aktif sejak 2020. Saat itu bernama SEMARUN (Semarang Runner), dan tahun 2023 berganti menjadi RANGERS (semaRANG runnERS). 

Sekretaris PKPI Semarang, Ardhi, mengatakan, pandemi Covid-19, menjadi awal agar tetap berolahraga di luar ruangan yang asyik dengan berlari bersama Mini 4WD atau Tamiya (merk brand Mini 4WD dari jepang).

Fokusnya bagi penghobi Mini 4WD atau penghobi lain agar ada minat bergerak atau olahraga yang biasa disebut sebagai STREET MINI 4WD.

“Karena media tracknya bebas, berada di jalanan dengan berbagai macam medan kasar maupun halus, tetapi tetap memperhatikan faktor keselamatan,” akunya.

Rangers memiliki anggota 25 orang. Dari anak-anak berusia 6 tahun hingga dewasa usia 40 tahun.

Mereka mengkampanyekan olahraga sambil bermain. Keseruannya, keasyikannya, dan kekompakannya bikin nagih.

"Sarana magis untuk menarik alam bawah sadar untuk berolahraga, dan utamanya bagi anak-anak, mereka bisa beristirahat dengan gadget," jelasnya.

Selain aktivitas rutinan berlari bersama Mini 4WD, pihaknya juga sering mengadakan gathering untuk membahas salah satu KIT atau disebut mobil Mini 4WD. Seperti cara settingnya, cara modifnya, dan teknik cara bermainnya.

Untuk jenis-jenis olahraga berlari dengan Mini 4WD ada lari jarak jauh (endurance race), lari penuh belokan dan tikungan pada track pendek (teknikal race), dan lari di medan susah seperti medan berbatu, kubangan air, dan berlumpur (wild race).

“Kalau street kita tidak diwajibkan menggunakan kit original brand Tamiya. Tapi bisa menggunakan merk KW atau replika Mini 4WD yang lebih murah yang banyak beredar di pasaran. 

Ketika memainkannya si pelari memegang tongkat guide stick yang biasa di jual di pasaran atau komunitas. Ada juga yang DIY, mereka membuat sendiri dari kayu jati belanda, triplek, dari akrilik, dan lainnya.

"Perbedaannya lagi dengan tamiya sirkuit adalah parts Kit tidak wajib original, dan part-part Street Mini 4WD itu rata-rata DIY, seperti ban dari busa stang sepeda, under guard dari botol shampo bekas, kita selalu mengkampanyekan hastag #StreetItuBebas yang penting RUN (runnernya mau berlari) hehe," ujar warga Tembalang ini.

Awalnya hanya sekitar 2 atau 3 orang. Seiring berjalan waktu, banyak yang bergabung. Untuk berlatih biasanya di area lapangan Masjid Agung, area Patung Garuda di Kota Lama, di Taman Indonesia Kaya, di Tugu Muda, di CFD Simpang Lima.

Sebelum kita secara kompak memiliki jersey klub, dan belum terafiliasi oleh KORMI Kota Semarang.

Awalnya banyak yang lihat di jalan dan heran, ada juga yang ngetawain. Karena kalau yang sudah faham anak era tahun 90an pasti akan paham/ kepo dan tertarik minimal menonton aktivitasnya.

“Jika kumpul kita selalu berlatih setting, berlatih skill teknikal, dan skill endurance baik anak maupun dewasa,” tambahnya. (fgr/fth)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#street mini 4wd #rangers