RADARSEMARANG.ID - Jasa persewaan iPhone di Semarang laris manis pada bulan ramadan hingga menjelang Lebaran tahun 2025 ini.
Selain banyak disewa karena fungsinya, ternyata iPhone keluaran terbaru juga banyak diburu oleh sebagian masyarakat untuk menaikkan gengsi saat bersilaturahmi saat lebaran.
Salah satu persewaan iPhone di Semarang yaitu di Sewa iPhone Nusantara juga menjadi jujugan masyarakat untuk meyewa iPhone.
Owner Sewa iPhone Nusantara, Kasyful Albab Al Musthofa, mengatakan, seri yang paling banyak diburu, yakni iPhone XR karena paling murah dan iPhone 11 yang memiliki kamera yang mumpuni untuk fotografi.
Harga sewa di iPhone Nusantara Semarangyaitu mulai dari Rp 100 ribu per hari, atau bisa mulai Rp 10 ribu per jamnya.
Dikatakan, kebanyakan mereka menyewa pada akhir pekan, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Selain itu, di tanggal merah pun dibanjiri orderan.
"Mereka menyewa hari Jumat, dibalikin Senin, ada juga yang menyewa 31 Desember, dibalikin pada 2 Januari, apalagi menjelang hari lebaran ini banyak," jelasnya.
Ia menambahkan banyak kontroversi terkait penyewaan iPhone ini, apakah untuk gengsi atau fungsi.
"Kalau Ramadan ini, mereka menyewa untuk mengabadikan momen bukber, bagi takjil, sahur on the road, takbir keliling, dan dokumentasi bersama keluarga saat lebaran, sehari ini kami bisa menyewakan 40 - 50 unit," ujarnya.
Kendati demikian, Albab melihat fungsi fotografi dan videografi iPhone sangat mumpuni untuk mengabadikan momen saat traveling, dan konser.
Bahkan, ada yang dibuat untuk turnamen e-sport, seperti mobile legend, free fire, PUBG, dan lainnya.
"Yang sering ini untuk dokumentasi konser, karena penonton tidak diperkenankan membawa kamera profesional, alhasil membawa iPhone," tandasnya.
Albab menceritakan, sewa iPhone Nusantara Semarang berdiri pada 2023 lalu. Para penyewa cukup menyertakan dua identitas, yakni KTP atau SIM dan identitas tambahan, yakni KK atau surat nikah.
"Kita ada take and delivery, ambil ke tempat kita juga bisa, kalau di Kota Semarang beralamatkan di Jalan Jolotundo, dekat MAJT, karena settingannya memang home store," ujarnya.
Jika ada penyewa yang nakal atau tidak sesuai kesepakatan, pihaknya menghubungi penyewa terlebih dahulu.
"Kalau tidak ada itikad baik, kita viralkan dan kita laporkan ke pihak berwajib, sejauh ini hanya beberapa saja, tiga bulan sekali, Alhamdulillah sudah terselesaikan, karena kami tahu lokasinya sehingga bisa menjemput unitnya," tandasnya.
Sementara itu, salah satu penyewa iPhone, Zaki, warga Kedungmundu ini mengungkapkan belum lama ini menyewa iPhone untuk kegiatan di kampusnya.
Ia memanfaatkan sewa iPhone ini untuk menyewa beberapa unit karena kegiatannya di beberapa ruangan selama 12 jam atau tidak sampai Rp 500 ribu. Ada yang tipe XR, 11 Pro, 12, dan iPhone 13.
Dipilihnya sewa karena jauh lebih murah, sistem penyewanya mudah. "Selain itu, dokumentasi terpenuhi tanpa membebani resiko teman-teman yang punya iPhone, serta lebih bergaransi," ujarnya.
Menanggapi sewa iPhone yang sudah marak terjadi, menurutny sudah merambah ke ranah kebutuhan.
Karena zaman sekarang serba sosial media, perilaku eksisting, narsistik, buat video tik tok, Velocity, dan sebagainya."Ke depannya persewaan ini makin ramai," imbuhnya. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi