RADARSEMARANG.ID - Belakangan ini, isu skincare overclaim menjadi topik hangat di kalangan para penggemar kecantikan.
Pemicunya adalah konten yang dibagikan oleh content creator Dokter Detektif (@dokterdetektif) di TikTok.
Dokter Detektif, yang dikenal akrab sebagai DokTif, aktif mengedukasi masyarakat mengenai produk skincare.
Salah satu videonya yang viral menampilkan hasil uji laboratorium dari sejumlah produk skincare ternama, yang menunjukkan adanya klaim berlebihan dari beberapa brand.
Lantas apa itu skincare overclaim?
Skincare overclaim merujuk pada pernyataan produk yang tidak sesuai kenyataan, atau klaim yang berlebihan.
Misalnya, sebuah serum mungkin mengklaim memiliki kandungan 1% retinol, padahal kenyataannya produk tersebut tidak mencapai 1% seperti yang dijanjikan.
Klaim semacam ini bertujuan untuk menarik minat konsumen.
Proses validasi klaim produk skincare umumnya memerlukan uji lab yang hanya dapat dilakukan oleh ahli.
Meski beberapa brand transparan dalam menunjukkan hasil uji lab, banyak pula yang hanya mencantumkan klaim tanpa bukti yang jelas.
Kehadiran DokTif di TikTok disambut positif oleh netizen, yang mengapresiasi upayanya untuk membongkar klaim-klaim berlebihan.
Dalam videonya, ia menekankan bahwa aksinya bukan untuk menjatuhkan brand, tetapi untuk mengedukasi masyarakat agar lebih kritis terhadap klaim yang ditawarkan.
Dengan adanya informasi ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan cerdas dalam memilih produk skincare, serta tidak mudah terpengaruh oleh klaim yang menarik perhatian. (mg14/bas)
Editor : Baskoro Septiadi