RADARSEMARANG.ID - Saat ini dunia digegerkan dengan keberadaan sebuah penyakit menular yang berasal dari sebuah virus.
Penyakit tersebut adalah Mpox atau Monkey Pox, sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus cacar monyet spesies dari genus Orthopoxvirus.
Bahkan terdapat beberapa wilayah yang sudah terkena dampak dari penyakit Monkey Pox ini terutama di Indonesia. Beruntungnya 88 kasus Mpox di Indonesia dinyatakan sudah sembuh total.
Berikut penjelasan tentang penyakit Monkey Pox atau Mpox.
Apa itu Mpox atau Monkey Pox?
Berdasarkan informasi dari World Health Organization (WHO), Mpox adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan ruam yang menyakitkan, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, dan energi rendah.
Mpox ini disebabkan oleh virus cacar monyet (MPXV), yang mertupakan virus DNA untai ganda berselubung dari genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae, yang meliputi variola, cacar sapi, vaksinia, dan virus lainnya. Terdapat dua klade virus yang berbeda diantaranya klade I (dengan subklade Ia dan Ib) dan klade II (dengan subklade IIa dan IIb).
Wabah global klade IIb dimulai pada tahun 2022 dan berlanjut hingga hari ini, termasuk di beberapa negara Afrika.
Ada juga wabah klade Ia dan Ib yang berkembang yang memengaruhi Republik Demokratik Kongo dan negara-negara lain di Afrika. Hingga Agustus 2024, klade Ib juga telah terdeteksi di luar Afrika.
Penyakit ini sudah ditemukan sejak tahun 1958, dimana pada saat itu ditemukan pada monyet yang tengah diteliti. Tetapi penyakit tersebut bermutasi hingga bisa menyerang manusia atau zoonosis.
Penyakit ini muncul pada manusia pertama kali di Republik Demokrasi Kongo pada tahun 1970.
Dimana Kongo ini menjadi salah satu daerah endemik di Afrika yang banyak ditemukan virus-virus yang mematikan.
Bahkan kasus Monkey Pox saat ini banyak ditemukan di negara-negara maju, seperti Amerika, Jerman, Spanyol, dan lain-lain.
Hingga Mpox atau cacar monyet ini sempat diramalkan sebagai salah satu penyakit endemic desease.
Baca Juga: Tak Perlu Panik! Begini Tips Penanganan Tergigit Ular, Usahakan Kenali Gejala Serta Tanda-tandanya
Tanda dan Gejala Penyakit Mpox
Monkey Pox atau Mpox sendiri akan menyebabkan tanda dan gejala dimulai seminggu hingga 21 hari setelah terpapar.
Gejala biasanya berlangsung 2–4 minggu tetapi dapat berlangsung lebih lama pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Gejala umum Mpox adalah:
- Terjadi ruam
- Demam
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Nyeri punggung
- Pembengkakan kelenjar getah bening
Bagi sebagian orang, gejala pertama Mpox adalah mengalami ruam, sementara yang lain mungkin mengalami demam, nyeri otot, atau sakit tenggorokan terlebih dahulu.
Ruam mpox sering kali dimulai di wajah dan menyebar ke seluruh tubuh, meluas ke telapak tangan dan telapak kaki.
Ruam ini juga dapat dimulai di bagian tubuh lain tempat terjadinya kontak, seperti alat kelamin.
Ruam ini dimulai sebagai luka datar, yang berkembang menjadi lepuh berisi cairan yang mungkin gatal atau nyeri. Saat ruam sembuh, lesi mengering, berkerak, dan rontok.
Beberapa orang mungkin memiliki satu atau beberapa lesi kulit dan yang lainnya memiliki ratusan atau lebih. Lesi ini dapat muncul di bagian tubuh mana saja termasuk:
- Telapak tangan dan telapak kaki
- Wajah, mulut dan tenggorokan
- Selangkangan dan area genital
Beberapa orang juga mengalami pembengkakan yang menyakitkan pada rektum (proktitis) atau nyeri dan kesulitan saat buang air kecil (disuria) atau saat menelan. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi