RADARSEMARANG.ID - Publik media sosial (medsos) dikejutkan dengan Polwan cantik Brigadir Putri Cikita yang mendadak viral melalui video yang beredar.
Dalam video viral tersebut, ia menegur seorang pria yang dianggap tidak sopan saat diajak berbicara sambil makan di warung tenda.
Tindakan tegas namun sopan ini membuat Brigadir Putri Cikita dijuluki “Duta Sopan Santun” oleh netizen.
Bagaimana ia bisa mendapat julukan tersebut sementara profil Brigadir Putri Cikita adalah sebagai berikut.
Polwan cantik yang memiliki nama lengkap Putri Sirty Cikita Sabunge ini diketahui lahir pada 23 September di Kotamabogu, Sulawesi Utara.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan pada 2019.
Melalui akun Instagram @putrisirtycikita pribadinya, terungkap bahwa Putri Cikita memiliki lebih dari 145 ribu pengikut.
Tampak pada timeline postingannya, Putri terlihat aktif membagikan cuplikan video dari program "The Police Trans 7" yang ia ikuti.
Meski demikian, Ia juga kerap muncul di televisi dalam acara patroli "The Police Trans 7" bersama rekan-rekan polisi lainnya.
Selain itu, Putri Cikita juga dikenal sebagai pembawa acara di saluran YouTube NTMC Polri dengan memberikan informasi mengenai situasi lalu lintas di Jakarta.
Sekitar tahun 2013, Polwan cantik yang memiliki latar belakang campuran Manado-Jawa ini berhasil bergabung dengan institusi kepolisian.
Nama Polwan ini mendadak viral ketika dirinya menegur seorang pria yang sedang makan di warung tenda, dan videonya tersebar luas di media sosial.
Saat itu Polwan Brigadir Putri Cikita tergabung dalam Tim Respati Polrestabes Surabaya sedang melakukan patroli rutin.
Dalam video viral tersebut, Putri tampak menegur seorang pria karena dianggap tidak sopan saat diajak berbicara sambil makan.
"Heh, mas. Kalau lagi diajak ngobrol tuh emang sopan, ya, sambil makan? Sopan enggak begitu, saya tanya," ucap Putri kepada pria tersebut.
Aksi Brigadir Putri Cikita ini mendapat banyak perhatian dari netizen hingga videonya viral di medsos tentang dirinya saat insiden terjadi.
Kemudian beberapa netizen memberinya julukan “Duta Sopan Santun” karena sikapnya yang tegas namun tetap sopan.
Editor : Baskoro Septiadi