Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jarang Orang Tahu, Ternyata 5 Tanaman Ini Bisa Jadi Bonsai yang Unik, dari Pisang sampai dengan Bambu

Tasropi • Jumat, 3 Mei 2024 | 05:27 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono  mendukung sport tourisme. (Istimewa)
Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono  mendukung sport tourisme. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, PUNYA hobi menjadi keasyikan tersendiri bagi kita yang sibuk kerja sehari-hari. Hobi bentuk kegiatannya bisa bermacam-macam, dari olahraga, menggeluti seni sampai dengan berkebun.

Hobi berkebun atau bercocok tanam juga ternyata masih bisa dibagi lagi variasinya. Dari berkebun di pekarangan rumah, berkebun sayur, berkebun buah, tabulapot, hidroponik, tanaman hias dan bonsai.

Yang terakhir inilah yang memadukan antara seni dan bercocok tanam. Tanaman yang mestinya tumbuh bebas dan cepat besar dibentuk dan diperlakukan sedemikian rupa hingga bentuknya tetap kecil tapi unik dan estetik.

Baca Juga: Ekspor Ribuan Bonsai ke Luar Negeri

Melalui hobi bonsai kita bukan bertujuan untuk memanfaatkan hasil dari buah tau tanamannya, melainkan keindah tampilan yang kita harapkan.

Berikut ini adalah 5 tanaman yang bisa jadi bonsai, hasilnya akan menjadi bonsai yang unik dan lain daripada yang lain :

1. Pisang

Membuat bonsai pisang sangat menantang namun bermanfaat dan dapat menghasilkan karya seni hidup yang unik serta menakjubkan. 

Mulailah anakan pisang yang sehat dan kuat dengan batang yang kokoh dan akar yang baik. Varietas pisang yang cocok untuk bonsai meliputi:Musa acuminata ‘Dwarf Cavendish’, Musa acuminata ‘Super Dwarf Cavendish’, Musa ornata.

Tanamlah anakan pisang pada media tanam yang cocok dan pot sesuai untruk ukuran bonsai.

Rawat anakan pisang ini dengan baik, lakukan pemangkasan daun dan tempatkan di lokasi yang terkena sinar matahari, sehari cukup 6 jam saja kebutuhan untuk pencahayaan.

Ketika umurnya sudah cukup pangkal batang akan membesar dan jika mulai berbunga biarkan saja agar bonsai pisang nampak lebih estetik.

2. Kelapa

Pembuatan tanaman kelapa menjadi bonsai bisa dibilang tidak mudah. Akan tetapi jika berhasil melakukannya maka tak hanya nilai seni tinggi yang dimiliki, karena harga jualnya pun sangat tinggi.

Jenis bonsai kelapa Ada tiga jenis pohon kelapa yang biasanya dijadikan bonsai, yaitu kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino.

Tanamlah kelapa bakal bonsai tersebut pada media tanam yang cocok dan pot sesuai untruk ukuran bonsai. Rawat dengan baik, lakukan pemangkasan daun dan pembersihan akar secara berkala.

Ketika bibit bonsai telah tumbuh sekitar 15 sampai 20 cm, lakukan penyayatan pada bagian bawah agar tidak membusuk.

Penyayatan bisa dilakukan selama tiga kali. Selanjutnya, agar bonsai kelapa berbentuk indah, ikatlah dengan tali kawat menyesuaikan bentuk yang kita inginkan. Ikatlah ujung ranting hingga ke pangkal batang.

Perawatan bonsai kelapa cukup mudah, yaitu dengan memenuhi kebutuhan air, pupuk, serta sinar matahari. Penyiraman bisa dilakukan satu kali sehari hingga tanaman lembab namun tidak terlalu basah. Lakukan pemupukan secara berkala. 

Tunggu dengan sabar sampai bonsai kelapa terbentuk dengan sempurna.

3. Bambu

Bambu yang tepat untuk bonsai adalah bambu yang memiliki batang yang kuat dan tebal. Juga pastikan bahwa bambu yang Anda pilih memiliki daun yang lembut dan halus.

Potong batang bambu. Gunakan gunting atau pisau tajam untuk memotong batang bambu menjadi bentuk yang diinginkan. 

Rawat bambu dengan penyiraman dan pemupukan secukupnya.Beri bambu perlindungan dari sinar matahari langsung dan angin kencang.

Beri bambu pemangkasan secara teratur untuk memastikan bahwa bentuknya tetap indah. Ini juga akan membantu menjaga keindahannya.

4. Palm

Perlakuan bonsai palm sama dengan bonsai kelapa. Bedanya pada penampakan batok buah. Kalau bonsai kelapa batok buahnya di letakan di atas tanah / media tanam bahkan cenderung terlihat seperti melayang.

Sedangkan bonsai palm, biji atau buahnya tidak terlihat karena ditanam di bawah tanah.

5. Pepaya Jepang

Bonsai Pepaya Jepang mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1990-an. Awalnya, bonsai ini hanya digemari oleh kalangan pecinta bonsai yang khususnya mempelajari bonsai klasik Jepang.

Namun, belakangan ini bonsai pepaya jepang semakin populer dan banyak dibudidayakan oleh penggemar bonsai di Indonesia.

Beberapa hal yang harus diperhatikan pada tanaman ini adalah pencahayaan, pemupukan, penyiramannya dan sebagainya.

Untuk pencahayaannya, Bonsai Pepaya Jepang harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari pagi hingga menjelang siang, di mana intensitas cahayanya terdapat pada level moderat.

Pupuk organik dapat diberi setiap jam dua bulan sekali, agar tanaman ini dapat tumbuh dengan baik.

Pemupukan juga bisa menggunakan pupuk yang disukai tanaman tersebut, seperti pupuk daun atau pupuk yang diberikan ke akarnya.

Penyiraman harus diperhatikan agar tanahnya tidak kering dan tetap basah.

Namun, hal ini harus diimbangi dengan tidak memberikan air terlalu banyak untuk menghindari akar yang membusuk.

Juga jangan lupa untuk memangkas ranting-ranting yang tumbuh liar di sekitar Bonsai Pepaya Jepang.

Editor : Tasropi
#pohon kelapa #bercocok tanam #Pepaya Jepang #hobi berkebun #Bonsai