Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Komunitas Sedulur Win Semarang Jadi Wadah Pecinta Motor Riding

Magang Radar Semarang • Minggu, 3 Maret 2024 | 16:21 WIB
Para anggota Komunitas sedulur Win Semarang berfoto bersama usai melakukan kopdar bersama anggota. ABDUL FATAH/JAWA POS RADAR SEMARANG
Para anggota Komunitas sedulur Win Semarang berfoto bersama usai melakukan kopdar bersama anggota. ABDUL FATAH/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID - Bagi warga Kota Semarang yang suka atau hobi berkendara sepeda motor, bisa dijajal untuk bergabung di Komunitas Sedulur Win Semarang.

Di komunitas ini tidak harus memiliki sepeda motor Win.  Sebab komunitas ini mementingkan guyub rukun sesama anggotanya.

Komunitas Sedulur Win lahir 4 februari 2020. Berawal dari orang yang memiliki hobi sama dan sepeda motor sama, akhirnya membentuk komunitas Sedulur Win Semarang.

Pendiri Komunitas Sedulur Win Semarang, Wahyu Rubiyanto, mengatakan awal mula Komunitas Sedulur Win Semarang ini terbentuk karena didasari oleh hobi yang sama. Selain itu itu sesuai namanya, untuk menambah saudara sesama pecinta motor riding.

Tujuan awal didirikan komunitas ini untuk menambah paseduluran, medianya lewat hobi penggemar dan pemilik Honda Win. "Akhirnya berkembang. Sekarang ini anggotanya sudah lebih dari 100 orang,” katanya.

Di komunitas juga tidak membeda-bedakan usia. Dari muda hingga ke tua, dari pelajar,  karyawan, hingga pensiunan semua tumplek blek di komunitas ini. 

“Padahal awalnya hanya iseng-iseng saja. Terus kami mengumpulkan teman-teman yang memiliki hobi yang sama," jelasnya.

Kendati komunitas ini bernama Sedulur Win Semarang, anggotanya tidak diwajibkan untuk memiliki Honda Win. Sebab komunitas ini bertujuan untuk menambah saudara. “Bagi yang ingin dan memiliki hobi riding boleh kumpul bersama kami,” tuturnya 

Meski baru menginjak usia empat tahun, komunitas ini sudah memiliki rutinitas dengan anggotanya. Mulai dari kumpul kopi darat (kopdar), riding bareng, dan hingga bakti sosial.

Uniknya lagi, di komunitas  memiliki konsep tidak ada ketua atau pimpinan. Tidak ada junior dan senioritas.

Jadi semua anggota setara dan memiliki hak yang sama. Pun, tidak ada Anggaran Dasar dan (AD) Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.

“Memang tidak ada  ketua dan pengurus. Karena kami lebih mementingkan untuk guyub rukun antar anggota. Tapi, prinsipnya dalam pergaulan, kami saling menghormati satu sama lain,” tegasnya.

Wahyu berharap Komunitas Sedulur Win Semarang mampu menjaga kekompakan dan menjaga silaturahmi. Sehingga tetap memiliki saudara sehobi, dan anggotanya bisa terus bertambah.

"Bagi teman-teman yang punya honda di area Kota Semarang Semarang silahkan untuk bergabung, intinya kami ingin nambah saudara," imbuhnya. (mg2/bud)

Editor : Baskoro Septiadi
#honda win