RADARSEMARANG.ID - Komunitas Book Club Semarang (BSC) memiliki cara unik meningkatkan literasi masyarakat.
Salah satunya dengan kegiatan jamaah membaca buku di Taman Indonesia Kaya (TIK) dan gelar diskusi dan sharing bacaan.
Semangat membudayakan literasi memang perlu terus digaungkan. Seperti dilakukan empat pemuda asal Semarang dengan mendirikan komunitas bernama Book Club Semarang.
Boleh dibilang komunitas ini baru seumur jagung. Tepatnya resmi dibentuk November 2022 lalu.
Awalnya, komunitas ini hanya beranggotakan empat orang. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah anggotanya kini telah mencapai 80 orang lebih.
"Tujuan kami mendirikan komunitas ini adalah untuk mengkampanyekan pentingnya membaca buku. Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa membaca itu bukan hal yang harus dipaksakan, tapi membiasakan sehingga menjadi kebiasaan dan budaya." ujar Rasyid Muliya Irawan, Ketua Komunitas BCS.
Pemuda yang sering disapa Rasyid menjelaskan, Komunitas BCS memiliki kegiatan rutin setiap Minggu.
Yakni membaca buku di Taman Indonesia Kaya (TIK). Selain membaca, juga ada diskusi atau sharing bacaan lalu ditutup dengan game.
"Kadang di akhir kami isi dengan game buat seru-seruan. Jadi mereka tidak bosan dan menambah keakraban anggota BCS. Kadang kami mengundang penulis buku untuk datang dan memberikan diskusi tentang bukunya,” jelas Rasyid
Baca Juga: Vitrovius Erectus Kembalikan Kejayaan Genre Pop Rock Era 90 an
Muhammad Haikal Fazal Imdad, salah satu anggota, mengaku dengan bergabung di BCS telah memberikan banyak manfaat baginya.
Terutama pengalaman pengetahuan yang dia dapatkan. Sebab baca buku tidak terpaku pada satu buku saja. Tapi banyak tema. Mulai tentang agama, self improvisasi, bisnis dan sebagainya.
Selain itu dirinya mendapatkan pengalaman buku dari anggota lain dengan diskusi yang digelar pasca membaca.
"Saya juga bisa upgrade public speaking, yang awalnya tidak percaya diri saat ngomong didepan umum, sedikit demi sedikit bisa lancar percaya diri karena dilatih berdiskusi." ujar Haikal. (mg01/bud)
Editor : Baskoro Septiadi