Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pengen Kicau Burung Gacor? Pemilik WKM Bird School Semarang Beber Rahasia Ini

Figur Ronggo Wassalim • Minggu, 13 Agustus 2023 | 19:00 WIB

Wawan pemilik WKM Bird School di Kokosan, Sendangguwo, Tembalang tampak tengah merawat burung-burungnya.
Wawan pemilik WKM Bird School di Kokosan, Sendangguwo, Tembalang tampak tengah merawat burung-burungnya.
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Para kicau mania, tentu senang jika melihat hewan burung peliharaannya gacor (garing corong) alias nyaring dan merdu kicaunya. Maka, Wawan Kicau Mastering (WKM) Bird School bisa menjadi alternatifnya.

Ya, sesuai namanya WKM Bird School merupakan pesantren burung supaya. WKM Bird School seolah menjadi kawah candradimuka untuk bisa menghasilkan burung gacor dan bermental tarung atau juara.

WKM Bird School beralamatkan di Jalan Kokosan Raya, Nomor 12, Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Berbagai macam jenis burung akan dilatih dengan berbagai treatment sehingga begitu lulus sekolah anda tinggal menikmati kicaunya.

Owner WKM Bird School, Wawan, 41 berawal dari hobi memelihara burung ia memberanikan diri membuka sekolah mastering burung pada 2018 silam.

Awalnya, ada tetangga dan teman-temannya yang menitipkan burung. Kebanyakan burung titipan rata-rata kondisinya sudah stres ataupun tak terawat.

Dari situlah kepiawaiannya dalam pemasteran burung itu bermula. Kabar tersebut kemudian menyebar baik dari mulut ke mulut, maupun dari jempol ke jempol media sosial akan tempat pemasteran burung. Hasilnya mulai banyak berdatangan menitipkan burung padanya.

“Setelah dititipkan, burungnya saya rawat. Kemudian saya kembalikan sudah kondisi sehat dan kicaunya merdu,” katanya.

Akhirnya, 2018 ia memberanikan diri untuk membuka WKM Bird School.  Menurutnya, sebenarnya untuk proses treatment mastering burung tidaklah sulit. Hanya butuh ketelatenan dan konsistensi dalam pakan dan perawatan.

Mulai dari pemberian pakan pagi dan siang, membersihkan kandang, menjemur burung.

 "Kalau tidak konsisten pasti tidak berhasil, dan kalau diikutkan lomba harus menyesuaikan karakter burungnya,” tuturnya.

Proses konsisten setiap hari. Selain itu dibantu dengan kicau burung asli dan rekaman suara dari pemutar sonic master. “Supaya hasil pemasteran bisa maksimal,” jelasnya.

Biaya untuk pemasteran burung di WKM Bird School terhitung terjangkau. Yakni berkisar Rp 400-600 Ribu/ekor untuk perbulannya.

 “Perawatan standar saja, terpenting konsisten. Selama proses mastering, pakan sudah kami yang tanggung,” tambahnya.

Saat ini sudah bapak satu anak ini mengoleksi 44 burung masteran. Antara lain, Kenari, Pelatuk, Semua Jenis Kolibri, Ciblek, Cililin, Cucak Cungkok dan Srigunting Kelabu. Selain itu ada Murai Batu, Kacer atau Jalak Suren.

“Saat ini ada 20 murai, tiga kacer, dan dua cucak hijau yang dititipkan WKM Bird School,” imbuhnya.

Keunggulannya, ika burung sudah juara, pasti mendongkrak mahar harga adopsi burung. Mulai dari harga Rp 6,5 juta sampai Rp 40 juta jika sudah juara. (fgr/bud)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Gacor #Kicau Mania #Bird School