RADARSEMARAG.ID, Siapa yang gak kenal kue apem? Jajanan tradisional ini selalu ada saat acara selamatan, hajatan, sampai jadi camilan sore.
Tapi ternyata apem punya banyak macam. Dari cara mengolah sampai asal daerahnya, tiap jenis apem punya ciri khas dan cita rasa beda.
Bahan dasarnya sama: tepung beras, santan, dan tape singkong. Tapi hasilnya bisa beda banget lho.
Baca Juga: Ratusan Warga Mojosari Temanggung Berebut Apem ‘Berkah’
Yuk kita kenali 5 macam apem khas Nusantara beserta cara mengolah dan asal daerahnya.
1. Apem Kukus - Teksturnya Paling Lembut dan Basah
- Asal Daerah: Jawa Tengah & Jawa Timur. Paling populer di pasar tradisional.
- Cara Mengolah: Adonan apem dituang ke dalam cetakan mangkuk kecil dari seng atau aluminium, lalu dikukus sampai mengembang.
- Ciri Khas: Teksturnya sangat lembut, basah, dan mengembang dengan lubang-lubang kecil di tengah. Rasanya manis legit dari tape dan santan.
- Biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut.
2. Apem Panggang / Apem Jawa Jadul - Berserat dan Menul-menul
- Asal Daerah: Jawa. Disebut juga "Apem Jadul" karena ini resep warisan nenek.
- Cara Mengolah: Adonan dituang ke cetakan khusus seperti cetakan lumpur atau cetakan serabi, lalu dipanggang di atas kompor dengan api kecil.
- Ciri Khas: Bentuknya bulat tebal, bertekstur berserat dan padat. Bagian bawahnya kecoklatan dan sedikit garing, sementara tengahnya tetap menul-menul.
- Aromanya lebih harum karena proses panggang.
3. Apem Selong / Apem Renda - Pinggirannya Tipis Seperti Renda
- Asal Daerah: Jawa Barat & Banten.
- Cara Mengolah: Mirip bikin serabi. Adonan encer dituang di wajan datar panas. Bagian tengahnya dibiarkan tebal, pinggirannya dibiarkan melebar tipis sampai kering.
- Ciri Khas: Dijuluki "Apem Renda" karena pinggirannya tipis, kering, dan berongga seperti renda. Bagian tengahnya lebih tebal dan lembut.
- Cocok dimakan dengan kuah kinca/gula merah.
4. Apam Barabai - Apem Khas Kalimantan Selatan
- Asal Daerah: Barabai, Kalimantan Selatan
- Cara Mengolah: Adonan apem biasa ditambah gula merah sebagai pewarna dan pemanis alami, lalu dikukus.
- Ciri Khas: Warnanya coklat khas gula merah. Teksturnya sangat lembut dan legit.
- Apam Barabai sering jadi oleh-oleh khas Kalsel dan wajib ada saat acara adat Banjar.
5. Apem Pandan / Apem Warna-warni - Versi Modern yang Kekinian
- Asal Daerah: Variasi modern, banyak dijual di Jawa & kota besar.
- Cara Mengolah: Sama seperti apem kukus atau panggang, tapi adonannya diberi ekstrak pandan, pewarna makanan, atau perisa lain seperti coklat dan ubi.
- Ciri Khas: Warnanya hijau, pink, kuning, dll. Aromanya lebih wangi dan tampilannya menarik buat anak-anak.
- Cocok buat ide jualan kue.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Perbandingan New Honda Beat 2026, Yamaha Gear 125 dan TVS Callisto 110
Tabel Perbandingan 5 Macam Apem
| Jenis Apem | Cara Mengolah | Asal Daerah | Ciri Khas |
| Apem Kukus | Dikukus di cetakan mangkuk | Jawa Tengah, Jawa Timur | Lembut, basah, mengembang |
| Apem Panggang | Dipanggang di cetakan lumpur | Jawa | Berserat, padat, bawah garing |
| Apem Selong | Dipanggang di wajan seperti serabi | Jawa Barat, Banten | Pinggiran renda tipis, tengah tebal |
| Apam Barabai | Dikukus dengan gula merah | Kalimantan Selatan | Warna coklat, sangat lembut, legit |
| Apem Pandan | Kukus/Panggang + pewarna | Nusantara Modern | Warna-warni, aroma pandan |
Baca Juga: Aroma Tradisi dari Dapur Rumahan: Kisah Wahyuni Kue Lebaran Menjaga Rasa Hampir 40 Tahun
Bukti Kekayaan Kuliner Nusantara
Dari Apem Kukus yang lembut sampai Apam Barabai yang legit, semuanya membuktikan bahwa kue apem adalah kekayaan kuliner Nusantara yang terus berkembang.
Meski bahan dasarnya sama, perbedaan cara mengolah dan sentuhan daerah bikin tiap apem punya karakter sendiri.(tas)
Editor : Tasropi