RADARSEMARANG.ID - Kabupaten Temanggung tak hanya dikenal sebagai daerah penghasil tembakau dan kopi terbaik.
Tetapi juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang lekat dengan kehidupan masyarakat lereng Gunung Sumbing dan Sindoro. Sajian-sajian ini lahir dari alam pegunungan yang sejuk, sederhana, namun kaya rasa.
Berikut sejumlah kuliner khas Temanggung yang layak diburu saat berkunjung ke Kota Tembakau.
Baca Juga: Liburan Keluarga di Temanggung, Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Ramah Anak dan Hits 2026
1. Sego Gono, Ikon Kuliner Rakyat Temanggung
Sego gono menjadi sajian yang paling mudah ditemui, terutama di pagi hari. Nasi hangat disajikan dengan urap sayuran seperti daun singkong, kacang panjang, dan kembang turi yang dibumbui kelapa parut pedas. Kesederhanaannya justru menjadi kekuatan rasa yang khas.
2. Kupat Lepet Temanggung
Sekilas mirip ketupat sayur, kupat lepet Temanggung memiliki kuah santan gurih dengan isian tahu dan tempe bacem. Kuliner ini kerap dijumpai di pasar tradisional dan menjadi menu favorit sarapan warga.
3. Empis-Empis, Sajian Hajatan yang Legendaris
Empis-empis merupakan olahan daging sapi atau kerbau yang dimasak dengan rempah-rempah khas Jawa. Rasanya gurih, sedikit pedas, dan bertekstur empuk. Hidangan ini biasanya disajikan saat hajatan atau acara adat, sehingga memiliki nilai budaya tersendiri.
4. Bothok Tempe dan Bothok Tawon
Bothok menjadi kuliner khas Temanggung yang kuat bumbunya. Selain bothok tempe, ada pula bothok tawon yang terbuat dari sarang lebah. Meski terdengar ekstrem, rasanya legit dan justru banyak diburu pencinta kuliner tradisional.
5. Jagung Bose Lereng Gunung
Di wilayah lereng pegunungan, jagung menjadi bahan pangan utama. Jagung bose ala Temanggung dimasak dengan santan dan kacang-kacangan, menghasilkan rasa gurih yang mengenyangkan sekaligus menghangatkan tubuh.
6. Kopi Temanggung yang Mendunia
Tak lengkap membicarakan kuliner Temanggung tanpa menyebut kopi. Kopi Temanggung terkenal dengan aroma khas tembakau dan karakter rasa yang kuat. Menikmati secangkir kopi hitam Temanggung di udara dingin pegunungan menjadi pengalaman tersendiri bagi penikmat kopi.
7. Sayur Lombok Ijo
Sayur lombok ijo khas Temanggung menawarkan sensasi pedas segar. Cabai hijau dimasak dengan santan dan tempe atau tahu, cocok sebagai pendamping nasi hangat.
8. Jajanan Tradisional dan Oleh-oleh
Beragam jajanan seperti geblek versi Temanggung, sale pisang, tape ketan, hingga gula jawa dari nira aren menjadi oleh-oleh favorit. Produk-produk ini banyak dijumpai di pasar tradisional maupun sentra UMKM.
Kuliner khas Temanggung tidak sekadar soal rasa, tetapi juga merekam jejak budaya dan kearifan lokal masyarakat pegunungan.
Menikmati hidangan-hidangan tersebut berarti turut merasakan kehidupan sederhana namun hangat khas lereng Sumbing–Sindoro.
Jika berkunjung ke Temanggung, jangan lupa menyisihkan waktu untuk berburu kuliner lokalnya—karena dari dapur rakyatlah cita rasa sejati daerah ini bermula. (dev)
Editor : Baskoro Septiadi