Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kedai Makan Opor Susu Sri Rejeki Semarang, Gurihnya Pas dan Creamy

Ida Fadilah • Minggu, 16 Maret 2025 | 17:39 WIB

 

Sajian Opor Susu Sri Rejeki yang memiliki rasa creamy, nikmat menggugah selera. IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG
Sajian Opor Susu Sri Rejeki yang memiliki rasa creamy, nikmat menggugah selera. IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID - Mau menikmati opor ayam dengan cita rasa berbeda? Kedai Makan Opor Susu Sri Rejeki bisa menjadi pilihan.

Opor disini kuahnya tidak menggunakan santan, melainkan memakai susu. Sehingga cita rasa lebih gurih dan creamy.

Keunikan masakan ini, terutama kuah memiliki rasa yang creamy dibanding opor lainnya. Ditambah bawang merah goreng menjadikan opor semakin gurih dan wangi. Untuk warnanya tidak kuning seperti Lontong Opor Khas Semarang.

Sedangkan, Opor Susu Sri Rejeki ini cenderung putih. Rasanya berbeda dan komponen dalam satu menu juga tidak sama.

 Baca Juga: Mengunjungi Pameran My World Rainbow After Rain Karya Keyza Atmaja, Tetap Berkarya di Tengah Keterbatasan

Ciri khas Opo Susu Sri Rejeki ini disajikan dalam sebuah wadah gerabah. Tempat ini juga sebagai alat memasak. Sehingga lebih tradisional dan memunculkan aroma asap dalam makanan.

Dalam satu porsi, tersedia opor isian telur rebus, sambal sereh, acar, jeruk nipis. Sedangkan untuk dagingnya, pembeli bisa memilih paket daging ayam, daging sapi, dan paru maupun mix.

Manager Kedai Makan Opor Susu Sri Rejeki, Renaldi Dominggus membeberkan inovasi ini sengaja dirancang untuk menciptakan makanan yang lebih sehat.

Sehingga bisa masuk di semua usia, termasuk lanjut usia yang kerap menghindari santan karena memiliki kandungan kolesterol yang tinggi.

"Kami pakai susu evaporasi untuk menghilangkan kolesterol. Jadi untuk anak-anak sampai lanjut usia bisa diterima karena lebih sehat," ujarnya di Kedai Makan Opor Susu Sri Rejeki Jalan Majapahit No.400, Palebon, Kecamatan Pedurungan.

 Baca Juga: Hidden Gem Kuliner Legendaris Wonosobo, Uniknya Soto SBY, Berkuah Santan, Gurih dan Bikin Nagih

Karena mengunggulkan kesehatan, lanjutnya, semua olahan yang disajikan memiliki standar kesehatan yang tinggi.

Quality control terhadap bahan baku sangat diperhatikan. Semua kondimen dari opor susu telah disediakan dari central kitchen di Malang.

Sehingga sampai di Semarang sudah dalam bentuk frozen, begitu ada pembeli baru dipanaskan dalam gerabah.

Dalam memanaskan opor susu ini, hanya dilakukan selama tiga menit. Lebih dari itu akan mempengaruhi kualitas.

Untuk menjaga rasa, bahkan chef memasang timer sebagai penanda untuk menghindari overcook.

 Baca Juga: Cita Rasa Manis dan Gurih, Bumbu Rawon Mbok Rah Semarang Didatangkan Langsung dari Nganjuk

"Kalau lebih dari tiga menit, overcook, akan pengaruh ke rasa. Makanya kami memang sangat memperhatikan setiap sajian dan menjaga tetap sehat," tambahnya.

Untuk rasanya lebih creamy daripada opor lainnya. Seperti penuturan pengunjung, Ratih, ia mengatakan jika rasanya beda dengan opor khas Semarang yang memiliki ciri khas warna kuning dan memiliki kondimen sambal goreng ati krecek, sayur labu siam, dan kerupuk.

"Aku sendiri tidak suka susu, tapi di sini susunya nggak terasa, creamy gitu. Gurihnya pas, ada manis-manisnya gitu. Pokoknya harus coba," kata dia yang baru sekali mencicipi.

Ia juga memuji sambal sereh yang menjadi kondimen dalam sajian ini. Menurutnya ini sangat unik karena tidak pernah dijumpai dalam opor lainnya.

Begitupun dengan Farah, mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi di Semarang ini mengatakan jika opor ini yang paling menarik adalah kuah. Menurutnya, kuah bersifat light taste alias ringan, tidak berat.

"Rasa kuahnya ini light, tidak medok. Jadi cocok bagi yang tidak suka kuah medok. Pas banget di lidah," akunya. (ifa/fth)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Kuliner #Opor Susu #cita rasa #creamy