RADARSEMARANG.ID, Mungkid - Satu lagi warung makan legendaris di Muntilan, Kabupaten Magelang. Warung makan Bu Darmo yang menyajikan berbagai menu masakan Jawa. Khasnya adalah nasi brongkos.
Warung makan Bu Darmo setiap hari ramai pengunjung. Terutama pada jam makan siang. Tak hanya dari Magelang, pengunjung dari luar kota pun banyak. Seperti dari Semarang, Temanggung, dan Jogja.
Warung ini terletak di Jl Tambakan no 5 Muntilan. Dekat dengan perempatan Tambakan jalur utama Semarang-Jogja.
Didirikan pertama kali oleh Bu Darmo tahun 1960-an, warung ini sekarang dikelola oleh Endang sebagai generasi kedua.
Menurut Endang, warung dinamai Bu Darmo karena yang mendirikan Bu Darmo dan sudah menjadi ciri khas tersendiri.
“Kalau diganti-ganti namanya, nanti malah orang jadi bingung. Karena orang tahunya warung makan Bu Darmo,” jelasnya kepada Radar Magelang, Jumat (18/10) di warungnya.
Bagi penyuka masakan rumahan tak perlu risau untuk mencari sarapan atau makan siang. Warung ini menyajikan beragam menu yang cocok untuk kalangan yang menyukai masakan rumahan.
Saat pertama kali berdiri, warung Bu Darmo hanya menyajikan 5 menu. Seiring berjalannya waktu, menunya bertambah banyak.
Ada 15 hingga 20 menu yang disuguhkan. Seperti aneka sayuran rumahan, brongkos, beragam lauk-pauk hingga soto.
Menu favorit pelanggan warung Bu Darmo yaitu nasi brongkos. Dengan rasa manis yang pas serta olahan daging premium dengan tekstur yang empuk menjadi keunggulan warung ini.
Harganya mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 25.000 tergantung menu tambahannya.
“Yang jadi menu favoritnya itu nasi brongkos. Menurut pelanggan dagingnya empuk dan manisnya pas. Tidak kemanisan. Bumbunya meresap dengan baik,” tutur Endang.
Pada weekend sangat ramai karena orang-orang berlibur mampir di warungnya.
“Biasanya orang dari luar kota itu makan di sini sampai ada yang dibawa pulang. Mereka dikasih tahu temennya, kalau ada warung makan ini,”ujar wanita berusia 72 tahun tersebut.
Daging untuk masakannya dibeli dari langganannya yang setiap hari datang menyetorkan.
Sehingga ia paham kualitas daging yang dimasaknya. Untuk sayuran dan bahan lain, Endang membelinya di pasar dengan kondisi segar.
Setiap hari warung makan yang buka pukul 08.00-16.00 ini memasak daging hingga 10 kilogram. Banyak pengunjung yang puas setelah makan di warung makan Bu Darmo, lantas merekomendasikan pada teman maupun kerabatnya. Maka, tanpa sosial media pun, warung ini sudah populer sejak dulu. (nishfu rizky rahayu/lis)
Editor : Baskoro Septiadi