RADARSEMARANG.ID - Terdapat dua jenis manusia di dunia ini. Mereka yang sangat menyukai durian dan mereka yang membencinya.
Namun, apa yang membuat sebagian orang membenci buah tersebut? Apakah karena baunya yang begitu menyengat?
Buah durian terkenal dengan baunya yang begitu khas di indra penciuman kita. Hal ini sering menjadi sumber perdebatan antara beberapa orang yang tidak tahan dengan bau buah dengan kulit yang keras tersebut.
Namun, tahukah kamu alasan dibalik menyengatnya bau durian yang sangat ikonik itu? Artikel ini akan membahas alasan dibalik bau buah durian secara ilmiah.
Senyawa Ajaib pada Durian
1. Ester
Durian mengandung senyawa ester yang berfungsi untuk memberikan aroma khas buah-buahan pada durian.
2. Sulfur
Senyawa sulfur pada durian berfungsi untuk memberikan aroma kuat yang mulai aktif pada saat buah memasuki tahap matang. Karena senyawa inilah, semakin matang buah durian, maka semakin kuat pula baunya.
Selain durian, senyawa sulfur juga terdapat di beberapa buah dan sayur lain seperti nanas dan bawang.
3. Asam Amino Etionin
Dilansir dari laman pertanian IPB, sebuah penelitian mengenai aroma buah durian pernah dilakukan di University of Munich, Jerman.
Dalam penelitian tersebut ditemukan sebuah senyawa asam amino yang bernama etionin. Senyawa tersebut lah yang bertanggung jawab atas bau menyengat yang terkandung pada buah durian.
Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food chemistry, kandungan etionin dalam durian akan terus meningkat seiring dengan kematangan durian.
Oleh karena itu, durian yang semakin matang akan semakin berbau tajam karena kandungan etionin yang tinggi.
Baca Juga: Milenial, Petani Durian, Hingga Pelaku UMKM Ikut Dorong Mbak Ita Maju Lagi di Pilwakot Semarang
4. Ethanethiol
Kandungan ethanethiol yang merupakan senyawa kimia yang terkandung dalam durian juga bertanggung jawab atas menyengatnya bau buah yang juga dijuluki sebagai raja buah tersebut.
Peneliti menyatakan bahwa konsentrasi senyawa ethanethiol juga meningkat seiring meningkatnya etionin pada masa kematangan buah durian. Hal inilah yang menyebabkan durian mengeluarkan bau yang begitu tajam.
Meskipun begitu orang-orang memiliki respon yang beragam menanggapi bau durian. Bagi pecinta durian, bau durian akan tercium sangat nikmat dan menggugah selera.
Namun, bagi mereka yang tidak menyukai durian, mereka akan menganggap bau durian seperti bau busuk yang tidak tertahankan.
Mengapa demikian? Hal ini tentunya juga memiliki beberapa alasan. Alasan pertama adalah indra penciuman manusia.
Saat indra penciuman kita menangkap suatu bau, reseptor di hidung akan mengidentifikasi molekul bau tersebut dan mengirim sinyal ke otak yang diterima sebagai molekul aroma yang kita kenali.
Hal inilah yang mempengaruhi persepsi kita mengenai aroma yang masuk ke indra penciuman kita. (mg10/bas)
Editor : Baskoro Septiadi