Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Wajib dicoba! 7 Rekomendasi Kuliner Khas Kabupaten Pati, Dijamin Enak dan Bikin Nagih

Nurfa'ik Nabhan • Kamis, 13 Juni 2024 | 21:39 WIB
Salah satu warung nasi gandul yang ada di Desa Gajahmati, Pati
Salah satu warung nasi gandul yang ada di Desa Gajahmati, Pati

RADARSEMARANG.ID - Kabupaten Pati adalah sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki 21 kecamatan.

Tidak hanya itu Kabupaten Pati juga memiliki semboyan Pati Bumi Mina Tani karena mayoritas wilayahnya merupakan area persawahan. 

Selain itu berbagai kebudayaan ataupun adat istiadat semakin menambah keragaman yang ada di Kota Pensiunan tersebut.

Tak kalah dari kebudayaan ataupun ada istiadat, kulinernya pun sangat beragam dan dijamin bikin wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Pati akan ketagihan untuk mencicipinya.

Berikut beberapa rekomendasi kuliner yang patut dicoba saat berkunjung ke Kabupaten Pati

1. Petis Runting

Tampilan satu porsi Petis Runting ditemani dengan sate kambing bakar
Tampilan satu porsi Petis Runting ditemani dengan sate kambing bakar

Selain Nasi Gandul dan Soto Kemiri, di salah satu daerah di Kabupaten Pati juga terdapat kuliner yang tidak ada didaerah lain, yakni Petis Runting.

Petis Runting ini memiliki kuah kental yang kaya kan cita rasa. Ditambah dengan adanya daging kambing yang menambah cita rasa yang memanjakan lidah. 

Petis Runting ini merupakan salah satu sajian makanan sejenis gulai yang memiliki kuah namun agak kental.

Petisnya sendiri terbuat dari tepung beras yang agak kasar kemudian disangrai dengan bahan bumbu daging ataupun sum sum tulang. 

Runting sendiri merupakan sebuah nama dukuh yang berada di Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati.

Nama dukuh tersebut dijadikan nama masakan karena di Dukung Runting banyak ditemui Petis Runting. 

Petis Runting ini bisa juga disantap dengan menggunakan nasi. Namun terkadang banyak yang menyantap sajian ini hanya petis dan daging kambing. 

2. Soto Kemiri

Soto Kemiri khas Kabupaten Pati
Soto Kemiri khas Kabupaten Pati

Soto kemiri adalah makanan khas dari dukuh Kemiri, Desa Sarirejo, Kabupaten Pati. Singkat cerita dulu banyak warga yang tidak mampu membeli ayam atau daging sebagai bahan dasar pembuatan soto, maka masyarakat memakai bumbu kemiri sebagai penggantinya. Dulunya Soto Kemiri ini menjadi sajian favorit bagi petani dan pekerja.

Dalam penyajian soto kemiri sangatlah unik, nasi yang telah dikasih kuah dan beberapa kali kuahnya dikembalikan dikuali.

Sebagai proses terakhir menuangkan kuah ke mangkuk nasi sehingga nasinya menjadi hangat.

Soto kemiri terdiri dari semangkuk nasi yang diisi dengan kecambah atau tauge, seledri, bawang goreng dan sedikit taburan suwiran ayam yang disiram kuah encer soto.

Harga satu mangkok Soto Kemiri terbilang sangat terjangkau yakni sekitar Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu.

Disamping itu terdapat beberapa hidangan pendamping atau side dish yang beragam seperti potongan ayam ungkep dan juga gorengan. 

3. Nasi Gandul

Satu porsi Nasi Gandul dengan side dish tempe goreng
Satu porsi Nasi Gandul dengan side dish tempe goreng

Nasi gandul merupakan masakan khas dari Kabupaten Pati yang sudah banyak ditemui di daerah-daerah lainnya.

Kuliner yang satu ini populer di desa Gajahmati. Itulah sebabnya banyak ditemui tulisan Nasi Gandul Gajahmati. 

Terdapat beberapa versi dalam sejarah Nasi Gandul, versi pertama sebutan Nasi Gandul berasal dari pikulan dua sisi.

Dimana sisi pertama untuk mengangkut kuali dan di sisi lain untuk mengangkut bakul nasi serta peralatan makan.

Kemudian pikulan tersebut digotong terdapat ayunan naik turun seirama dengan langkah sang penjual. Oleh sebab itu masyarakat kemudian menamainya dengan Nasi Gandul.

Versi yang kedua, nama Nasi Gandul terinspirasi dari cara penyajiannya yang unik. Piring yang telah dilapisi oleh daun pisang, kemudian diisi oleh nasi baru setelah itu dikasih kuah.

Dengan penyajian tersebut masyarakat lebih mengenal Nasi Gandul karena nasinya tidak menyentuh piring dan dianggap mengambang. 

Saat membeli nasi gandul biasanya hanya mendapat nasi serta kuah gandul dengan sedikit potongan daging sapi.

Tapi ada beberapa tambahan lauk yang disediakan misal, perkedel, tempe goring, tahu bacem, daging sapi dan jeroan sapi. Satu piring nasi gandul biasanya dibandrol dengan harga Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu. 

4. Bandeng Presto

Bandeng presto khas Juwana, Kabupaten Pati
Bandeng presto khas Juwana, Kabupaten Pati

Bandeng presto merupakan kuliner andalan dari Kabupaten Pati terutama dari Kecamatan Juwana.

Pasalnya di daerah Juwana mayoritas masyarakat disana memiliki tambak ikan bandeng dan hampir di semua desa yang ada di Kecamatan Juwana terdapat produksi bandeng presto. 

Sesuai dengan namanya, kuliner yang satu ini dimasak dengan cara di presto hingga duri ikan bandeng menjadi lunak.

Untuk mendapatkan bandeng dengan duri yang lunak, bandeng tersebut diolah selama beberapa jam untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. 

Di Juwana sendiri harga satu box ikan bandeng presto yang berisi dua ikan berkisar sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu tergantung berat dan bobot ikan.

Tidak hanya itu, bandeng presto di Juwana juga bisa dibeli kiloan tergantung permintaan pembeli.

5. Mangut Kepala Ikan Manyung / Mangut Ndas Manyung

Satu porsi ndas manyung atau mangut kepala ikan manyung
Satu porsi ndas manyung atau mangut kepala ikan manyung

Mangut kepala manyung atau biasa disebut ndas manyung salah satu kuliner khas Kabupaten Pati yang sudah banyak dikenal banyak orang.

Hidangan bersantan ini memiliki rasa yang pedas dan nikmat untuk disantap selagi hangat atau panas.

Bahan baku utama dari makanan ini tentu saja kepala ikan manyung asap yang merupakan salah satu hasil tangkapan nelayan Pati terutama Juwana.

Mangut dalam racikan masakannya selalu menggunakan santan dan kunyit dalam tingkat kepekatan kuah yang berbeda-beda.

Hal tersebut yang membuat masakan ini memiliki cita rasa dan penampilan yang sangat menarik. 

Satu porsi mangut kepala manyung ini bisa dinikmati mulai dari harga Rp 30 ribu hingga Rp 60 ribu.

Sedangkan jika hanya ingin membeli daging manyung satu porsinya berkisar Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu tergantung ukuran kepala ikannya.

Salah satu warung makan yang menyediakan kepala ikan manyung di Juwana yakni Warung Makan Sederhana Bu Marni. 

6. Nasi Tewel/Sego Tewel

Sego tewel khas Tambakromo, Pati
Sego tewel khas Tambakromo, Pati

Sego tewel atau nasi tewel adalah salah satu masakan khas dari Kabupaten Pati yang banyak di jumpai di daerah Desa Tambakromo.

Hidangan ini berbahan utama yaitu nangka muda yang dimasak dengan santan sebagai kuah sayurnya.

Biasanya nasi tewel ini dihidangkan dengan alas daun jati ataupun daun pisang. Sayur tewel yang rasanya tidak terlalu manis, tidak terlalu asin dan juga irisan cabe rawit yang membuat hidangan ini sangat pas untuk disantap.

Adapun makananan pendaping dari nasi tewel ini seperti ada tempe goreng, bakwan (pia-pia), kerupuk dan rempeyek yang akan melengkapi hidangan ini.

Harga yang dibandrol untuk satu porsi sego tewel ini pung bisa dibilang sangat murah yaitu berkiras Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu. Untuk harga pelengkapnya hanya masing-masing Rp. 500.

7. Botok Masin

Botok masin
Botok masin

Botok masin salah satu kuliner khas Kabupaten Pati yang terbilang unik. Dulunya kuliner yang satu ini hanya bisa ditemui di bulan puasa saja, tetapi sekarang sudah bisa banyak dijumpai di warung-warung. 

Botok yang satu ini berbeda dengan botok pada umumnya, karena Botok Masin menggunakan bahan baku yang masin.

Dimana masin ini merupakan nasi yang sudah difermentasi secara alami tanpa adanya bahan campuran. Biasanya nasi tersebut akan didiamkan selama dua hingga tiga hari. 

tidak hanya memakai nasi masin saja, didalamnya juga terdapat petai cina, udang, cabi, dan bumbu lainnya.

Semua bahan tersebut dibungkus kedalam daun pisang lalu kemudian dikukus selama kurang lebih 30 menit. 

Kuliner yang satu ini memiliki cita rasa yang cukup istimewa dan unik. Karena akan ada perpaduan rasa pedas, gurih, manis, dan sedikit asam yang berasal dari masin itu sendiri.

Botok masin sendiri masih banyak dijumpai di daerah Kecamatan Wedarijaksa dam Kecamatan Juwana. 

Dari rekomendasi kuliner khas Kabupaten Pati diatas, masih banyak kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Kabupaten Pati yang kaya akan kuliner dan wisatanya. (nun/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kabupaten pati #sego tewel #Tambakromo #Kuliner #soto kemiri #nasi gandul #Petis Runting #bandeng presto #MAKANAN #juwana