RADARSEMARANG.ID - Bagi anda pecinta menu masakan rumahan khas desa, Sego Bayam Iwak Panggang Mbak Resa perlu dicoba. Letaknya di Ruko Soekarno Hatta Square kav 14 (sebelah Bakso Mawardi Arteri).
Sego Bayam Iwak Panggang Mbak Resa, nama yang cukup sederhana untuk menonjolkan menu masakan sebuah rumah makan. Ya, Sesuai namanya warung makan ini menyajikan menu andalannya sayur bayam.
Ditambah lauk utamanya tempe goreng, gereh ikan layur, ikan panggang asap. Tak ketinggalan sambal tomat pelengkap cocolan saat menyantap makanan.
Baca Juga: Tak Pelit Ilmu, Karya Ida Modiste Jadi Langganan Para Pejabat
Membayangkannya saja, sudah membuat air liur di mulut bergejolak. Seolah memberi isyarat untuk segera mencicipinya. Bagi pecinta masakan rumahan dan bosan makan di warung makan, bisa mampir di warung makan milik Sri Dayani.
Dalam penyajiannya, sayur bayam dimasak sayur bening bersama wortel dan jagung manis yang dihidangkan dalam mangkuk.
Rasa sayur bayam, sangat kuat dengan rempah temu kunci. Membuat rasa gurih dan sedikit manis dari jagung.
Kemudian untuk sambalnya cukup pedas, cocok dipadukan ikan panggang asap. Tempe dan gereh layur juga mantap saat di cocol sambal.
Baca Juga: Sensasi Gurih dan Manis Belanak Ngendok Goreng Warung Makan Mbok Lemu Semarang
Untuk satu porsi lengkap, harganya cukup ramah di kantong. Hanya sekitar Rp 20 ribu saja. Harga yang ekonomis, membuat warung milik Sri Dayani setiap hari selalu ramai pembeli.
Bahkan untuk mendapatkan hidangan ini, pengunjung harus bersabar. Sebab selain antre, makanan disajikan by fresh from the oven. Alias di masak ketika ada pesanan.
Hal ini dilakukan, selain untuk menjaga rasa, juga untuk kesehatan. Sebab sayur bayam, tidak bisa tahan lama. Setelah dimasak harus disantap.
Mba ida, sapaan akrabnya, mengaku ia hanya menyediakan 100 porsi per hari. Selain menu itu, ia juga menyediakan masakan lain seperti ayam geprek, nasi orak-arik, ceker mercon, nasi goreng dan lainnya.
Soal nama warungnya, kata Mbak Resa, diambil dari nama anak semata wayangnya. Yakni pedangdut kondang Kota Semarang, Resa Lawang Sewu.
Meski begitu, ternyata tak banyak tahu. Mayoritas pembeli tidak banyak yang mengetahui jika warung makan tersebut dulunya peralihan kafe yang dikelola Resa Lawang Sewu.
Baca Juga: Resa Lawang Sewu: Gunakan Ikon Semarang sebagai Nama
“Tahunya milik Resa pas sudah makan, karena ada foto-foto dia yang ditempel. Kalau saya tanya mereka ke sini karena menu dan rasa masakannya," tuturnya.
Salah seorang pengunjung, Kurniawan mengaku tidak mengetahui, jika tempat makan favoritnya ini milik penyanyi Resa Lawang Sewu.
“Tidak tahu, karena nama Resa kan banyak ya. Yang jelas ke sini, karena masakannya nagih. Apalagi sambal iwak panggangnya," tuturnya. (ifa/bud)
Editor : Baskoro Septiadi