Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Modal Rp 5 Ribu Sudah Bisa Makan Kenyang di Warung Sego Usus Sebandaran Semarang

Agus AP • Minggu, 4 Juni 2023 | 18:01 WIB
Suyanto sedang melayani pembeli sego usus di tengah malam. (FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Suyanto sedang melayani pembeli sego usus di tengah malam. (FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Resminya baru buka sekitar pukul 23.30 WIB. Setengah jam sebelumnya, orang-orang sudah datang ke warung Sego Usus Sebandaran.

Tepatnya di seberang Kelenteng Hwie Wie Kiong, Jalan Sebandaran I, Kelurahan Gabahan, Semarang Tengah.

Saat Jawa Pos Radar Semarang datang sekitar pukul 23.30, sudah banyak pengunjung yang antre gosus, akronim dari sego usus. Terlihat tiga mobil dan sejumlah motor berjejer parkir di halaman kelenteng.

15 bangku yang disediakan pemilik warung tenda, Suyanto, semua sudah terisi. Masih ada sekitar 10 orang lain yang baris dengan berdiri.

Salah seorang pelanggan, Aldi, sudah lima kali menikmati gosus. Ia kerap mengajak tiga temannya untuk menghabiskan malam setelah menikmati makanan."Karena murah hanya Rp 5 ribu per porsi, dan enak juga. Kebetulan kami kan anak kot juga," kata pekerja yang ngekos di Jagalan.

Ia sudah menunggu bukanya warung sejak pukul 23.00. "Pulang kerja, lapar, lalu mengantre mas, padahal belum disiapkan. Worth it sih," katanya.

Salah satu Influencer asal Semarang Dennis Khummara sangat antusias antre.  Ia turun dari mobil bersama teman-temannya. "Gila ini, hidden gem-nya Semarang. Kebetulan tadi habis ngafe, ternyata enak banget," katanya.

Dennis masih menunggu 10 orang lagi sebelum dilayani. Ia memesan setengah porsi nasi seharga Rp 3 ribu yang terdiri dari nasi, usus, kering tempe, dan mie. "Kalau mau minta ayam atau ikan bandeng bisa tambahnya hanya Rp 2 ribu. Tadi aku makan itu hanya Rp 5 ribu," katanya.



Nathalion, seorang pemilik warung angkringan di Jalan MT Haryono mengaku nasi usus yang disajikan sangat istimewa dan tidak mengecewakan. Bahkan, ia menghabiskan tiga porsi nasi.

"Nasi ayam, bandeng, mie, kering, dan ususnya sangat top, perut kenyang. Saya saja kulakan (nyuplai makanan) nasi di sini," tutur pria warga Jalan Banowati ini.

Pemilik Gosus Suyanto menceritakan, pada 2017 ia hanya menjual nasi kucing untuk menyuplai berbagai angkringan di Kota Semarang pada pagi harinya. Tapi lama kelamaan, pada 2019, banyak yang datang ke tempat itu dan minta makan di tempat.

"Sehingga dipuluk pakai tangan langsung. Kami kasihan, lalu ya sudah kalau ada pelanggan di malam hari, kami melayani" katanya.

Satu porsi gosus ia jual seharga Rp 5 ribu. Berisi nasi, oseng usus, kering tempe, bihun, atau sesuai permintaan. Bila separo porsi cukup Rp 3 ribu. Tambahan menu berupa ayam pedas atau bandeng pedas disediakan per bungkusnya Rp 2 ribu.

Suyanto bersama sang istri Sulastri menghabiskan 20 hingga 25 kilogram beras setiap harinya. Warung ini sangat ramai pada pukul 00.00 - 02.00. Karena pada pukul 03.00 hingga Subuh sudah tidak melayani pembeli yang makan di tempat dan fokus untuk menyuplai nasi kucing ke angkringan. (fgr/ton) Editor : Agus AP
#Jalan Sebandaran I #Kelenteng Hwie Wie Kiong #Semarang Tengah #Sego Usus Sebandaran #Kelurahan Gabahan #Kuliner Semarang