Pascasarjana Universitas Muria Kudus Perkuat Internasionalisasi melalui Penandatanganan Erasmus Agreement & Kegiatan Akademik Internasional

H. Arif Riyanto • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:44 WIB

 

Narasumber dan peserta  International Conference yang digelar Program Pascasarjana Univeritas Muria Kudus berfoto bersama.
Narasumber dan peserta  International Conference yang digelar Program Pascasarjana Univeritas Muria Kudus berfoto bersama

RADARSEMARANG.ID, Kudus–Program Pascasarjana Universitas Muria Kudus (UMK) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan kerja sama internasional yang berlangsung selama tiga hari, pada 4–6 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi melalui pengembangan jejaring akademik global, peningkatan kualitas pendidikan, serta perluasan kolaborasi penelitian dan mobilitas sivitas akademika.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi penandatanganan Erasmus Agreement, Focus Group Discussion (FGD) Lecture & Student Mobility, International Conference, serta Workshop Practical Strategies for International Scholarship and Academic Mobility.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri, sehingga menjadi forum strategis untuk mempererat hubungan akademik lintas negara.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muria Kudus Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., didampingi Wakil Rektor Bidang IV Prof. Dr. Drs. Achmad Hilal Madjdi, M.Pd., serta Direktur Program Pascasarjana Universitas Muria Kudus Prof. Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd.

Kehadiran jajaran pimpinan universitas menjadi bukti nyata komitmen UMK dalam memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kemitraan internasional dan meningkatkan daya saing di tingkat global.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muria Kudus Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan universitas.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu berkolaborasi secara global dalam menghasilkan inovasi, penelitian, serta lulusan yang memiliki kompetensi internasional.

“Kerja sama internasional harus diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, dan institusi. Oleh karena itu, penandatanganan Erasmus Agreement ini diharapkan menjadi awal dari berbagai bentuk kolaborasi yang berkesinambungan,” katanya.

Penandatanganan Erasmus Agreement Universitas Muria Kudus dalam memperluas jejaring internasional
Penandatanganan Erasmus Agreement Universitas Muria Kudus dalam memperluas jejaring internasional

 

Momentum penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Erasmus Agreement, yang menjadi tonggak baru bagi Universitas Muria Kudus dalam memperluas jejaring internasional.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua institusi berkomitmen mengembangkan berbagai program kolaboratif, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, joint research, joint publication, visiting professor, pengembangan kurikulum internasional, penyelenggaraan seminar dan konferensi bersama, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Wakil Rektor Bidang IV Prof. Dr. Drs. Achmad Hilal Madjdi, M.Pd., menjelaskan, kerja sama internasional merupakan bagian dari strategi UMK untuk meningkatkan reputasi akademik di tingkat dunia.

“Kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi internasional akan membuka lebih banyak peluang bagi sivitas akademika UMK untuk memperoleh pengalaman global sekaligus memperluas jejaring penelitian dan inovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana UMK Prof. Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd., menyampaikan, Program Pascasarjana terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kerja sama internasional.

Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam berbagai program internasional akan memberikan pengalaman akademik yang berharga, meningkatkan kompetensi, serta memperluas wawasan global yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan era transformasi digital dan globalisasi.

Selain penandatanganan kerja sama, hari pertama dan kedua kegiatan diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) Lecture & Student Mobility.

Forum ini membahas berbagai peluang implementasi program mobilitas mahasiswa dan dosen melalui skema Erasmus maupun bentuk kerja sama internasional lainnya.

Dalam forum tersebut dibahas berbagai aspek penting, mulai dari mekanisme pertukaran mahasiswa, transfer kredit, penyelenggaraan kuliah tamu internasional, kolaborasi penelitian, penyusunan kurikulum berbasis internasional, hingga peluang pendanaan program mobilitas akademik.

Para peserta juga berdiskusi mengenai strategi meningkatkan partisipasi mahasiswa dan dosen UMK dalam berbagai program internasional yang tersedia di kawasan Eropa maupun negara mitra lainnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyelenggaraan International Conference yang menghadirkan akademisi dari berbagai negara sebagai narasumber utama.

Konferensi ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, hasil penelitian, serta pengalaman dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang inovatif dan berorientasi global.

Narasumber internasional yang hadir meliputi Prof. Marcela Slusarciuc dari Stefan Cel Mare University of Suceava membahas pentingnya penguatan jejaring akademik internasional dan kolaborasi penelitian lintas negara.

Associate Prof. Sonja Kuzich, yang memaparkan berbagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran, pengembangan kompetensi global, serta penguatan kualitas pendidikan tinggi.

Workshop Practical Strategies for International Scholarship and Academic Mobility yang digelar Program Pascasarjana Universitas Muria Kudus.
Workshop Practical Strategies for International Scholarship and Academic Mobility yang digelar Program Pascasarjana Universitas Muria Kudus.

Associate Prof. Liana Teodora Pascariu, Ph.D., yang menyampaikan materi mengenai peluang kerja sama riset internasional, publikasi ilmiah bereputasi, dan pengembangan kemitraan akademik antara perguruan tinggi di Eropa dan Asia.

Konferensi ini juga menghadirkan sejumlah akademisi nasional yang memiliki pengalaman luas dalam bidang pendidikan, hukum, ekonomi, bahasa, dan teknologi informasi, antara lain Dr. Kertati Sumekar, S.E., M.M.; Dr. Suparnyo, S.H., M.S.; Dr. Ahdi Riyono, S.S., M.Hum.; Dr. Fina Fakhriyah, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Ir. Wiwit Agus Triyanti, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng.

Melalui berbagai sesi presentasi dan diskusi ilmiah, peserta memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan riset mutakhir, inovasi pembelajaran, penguatan tata kelola pendidikan tinggi, hingga implementasi teknologi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Suasana konferensi berlangsung dinamis dengan tingginya antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan membangun jejaring penelitian bersama.

Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan Workshop "Practical Strategies for International Scholarship and Academic Mobility" yang menghadirkan Laura Tanase dari Stefan Cel Mare University of Suceava sebagai narasumber.

Workshop ini memberikan pembekalan praktis mengenai strategi memperoleh beasiswa internasional, persiapan mengikuti program pertukaran akademik, penyusunan motivation letter dan curriculum vitae berstandar internasional, teknik menghadapi proses seleksi, hingga membangun jejaring akademik global selama menjalani studi atau penelitian di luar negeri.

Peserta workshop, yang terdiri atas dosen, mahasiswa Program Pascasarjana, serta peneliti, mengikuti kegiatan dengan antusias.

Berbagai pengalaman dan praktik terbaik yang dibagikan narasumber menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan diri mengikuti berbagai program mobilitas akademik internasional pada masa mendatang.

Melalui rangkaian kegiatan internasional yang berlangsung selama 3–5 Agustus 2026, Program Pascasarjana Universitas Muria Kudus semakin mempertegas komitmennya dalam mendukung visi Universitas Muria Kudus sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Penandatanganan Erasmus Agreement beserta berbagai forum akademik yang menyertainya diharapkan tidak hanya memperluas jejaring internasional UMK, tetapi juga menghasilkan berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia.

Ke depan, Program Pascasarjana Universitas Muria Kudus akan terus mengembangkan berbagai inisiatif internasional yang berkelanjutan melalui kemitraan dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan organisasi akademik dunia.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UMK optimistis mampu mencetak lulusan yang berwawasan global, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam pembangunan nasional maupun komunitas internasional. (aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
universitas muria kudus Sri Utaminingsih workshop Pascasarjana UMK Internasional