Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ngalap Berkah Sunan Muria, Parade Seribu Ketupat Meriahkan Perayaan Syawalan 1446 H di Kudus

Falakhudin • Selasa, 8 April 2025 | 12:25 WIB

Ngalap Berkah Sunan Muria, Parade Seribu Ketupat Meriahkan Perayaan Syawalan 1446 H
Ngalap Berkah Sunan Muria, Parade Seribu Ketupat Meriahkan Perayaan Syawalan 1446 H

 

 

RADARSEMARANG.ID — Perayaan Syawalan sebagai bentuk rasa syukur warga setelah menjalani ibadah puasa Ramadan di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diwarnai dengan Parade Seribu Ketupat.

Tradisi Sewu Kupat atau 1000 ketupat meriahkan syawalan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. 

Baca Juga: Cara Cetak Kartu, Lokasi, Jadwal Tes PPPK 2024 Tahap 2 Sudah Dirilis, Segera Cek!

 

Tradisi sewu kupat melibatkan 18 desa di Kecamatan Dawe dan dipusatkan di Makam Sunan Muria dan Taman Ria Desa Colo. 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus berencana merealisasikan Parade Sewu Kupat Muria tercatat di Rekor MURI pada 2026 . 

Hal ini merupakan tindak lanjut dari rencana Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton yang ingin mencatatkan Parade Sewu Kupat Muria ke Rekor Muri.

 

Baca Juga: Klaim Sekarang Kode Redeem ML Mobile Legends Hari Ini, Saatnya Cek yang Terbaru Bulan April 2025

 

“Kami akan komunikasikan dengan masyarakat, stake holder terkait bagaimana agar sewu kupat ini bisa tercatat di rekor MURI. Pertama kami buat konsepnya dulu, lalu kami koordinasikan lebih lanjut,” Kepala Disbudpar, Mutrikah.

Ia menjelaskan, jika keunikan Parade Sewu Kupat Muria memiliki daya tarik tersendiri sehingga dapat tercatat dalam rekor MURI. 

”Kami mencoba melihat, bagaimana jika selain di kirab, gunungan kupat lepet dan hasil bumi dalam Parade Sewu Kupat ini, bisa ditata rapi disepanjang jalan arah makam Sunan Muria menuju ke Taman Ria,” ujarnya.

Ia menyebut adanya potensi pemandangan lereng Gunung Muria yang khas semakin melengkapi keindahan prosesi Parade Sewu Kupat Muria.

Sebanyak 23 gunungan yang terdiri atas susunan ketupat yang totalnya 1.000-an buah dan ratusan lepet (jenis makanan dari ketan) diarak dari rumah kepala desa setempat sekitar pukul 07.00 WIB menuju Masjid Sunan Muria.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran Idul Fitri 2025 One Way Nasional, Start Semarang Finish Cikampek

 

Selanjutnya dilakukan ritual ziarah ke Makam Sunan Muria, dilanjutkan dengan minum air dan cuci kaki serta tangan dengan air dari gentong peninggalan Sunan Muria dan dilanjutkan dengan penyerahan Kupat Gunung dari Ketua Yayasan Makam Sunan Muria kepada rombongan.

Dengan dipimpin oleh tokoh ulama setempat, ratusan warga yang ikut arak-arakan membacakan tahlil dan doa bersama, kemudian melakukan kirab ketupat dari masjid menuju Taman Ria Colo yang berjarak sekitar satu kilometer dari makam.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di Kudus mengapresiasi penyelenggaraan Parade Sewu Kupat Muria yang terus digelar setiap tahun. 

Menurut dia, Parade Sewu Kupat Muria ini sebagai atraksi wisata di Kabupaten Kudus yang bisa menarik perhatian wisatawan untuk berdatangan.

 

Baca Juga: Klaim Sekarang Juga Kode Redeem FF 250 Token Celana Angel Merah dan 200 Token Sepatu Risen Sneakers

 

Selain itu kegiatan kali ini juga sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya di Kudus.

“Tradisi seribu ketupat yang dikemas dalam sebuah parade juga sebagai refleksi dan bentuk rasa syukur masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara Anggota DPR RI Musthofa yang juga penggagas Sewu Kupat sejak 2007 mengapresiasi atas kekompakan berbagai pihak yang sudah melaksanakan tradisi ini.

Apalagi, kata dia, Parade Sewu Kupat Muria ini memiliki makna senada dengan Kabupaten Kudus yang dikenal dengan kota religius.

“Sehingga di momen Idul Fitri ini, Sewu Kupat juga menjadi ajang silaturahmi berbagai elemen masyarakat dan membentuk karakter yang baik,” ujarnya.

 

Baca Juga: Apa Benar Tarian THR Mirip dengan Tarian Hora Yahudi?

 

Ia bersyukur secara konsisten masyarakat tetap kompak mengadakan tradisi Sewu Kupat ini.

Diharapkan agar tradisi ini bisa terus dilaksanakan dan sebagai bentuk mengharap berkah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Mutrikah mengungkapkan pihaknya akan menyusun konsep untuk merealisasikan Parade Sewu Kupat Muria tercatatkan di Rekor MURI pada tahun 2026.

Hal ini, kata dia, merupakan tindak lanjut dari rencana Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton yang ingin mencatatkan Parade Sewu Kupat Muria ke Rekor MURI.

 

Baca Juga: Cara Install Safe Exam Browser SEB Untuk Tes Rekrutmen Bersama BUMN 2025 dan Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Program Profesi Guru UP-UKMPPG

 

“Kami akan berkomunikasi dengan masyarakat, pemangku kepentingan agar seribu kupat ini bisa tercatat di rekor MURI. Pertama kami buat konsepnya dulu, lalu kami koordinasikan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut dia, keunikan Parade Sewu Kupat Muria memiliki daya tarik tersendiri.

Sehingga untuk merealisasikan Parade Sewu Kupat tercatat dalam rekor Muri bisa dengan berbagai opsi.

“Kami mencoba melihat, bagaimana jika selain di kirab, gunungan kupat lepet dan hasil bumi dalam Parade Sewu Kupat ini, bisa ditata rapi di sepanjang jalan arah makam Sunan Muria menuju ke Taman Ria,” ujarnya.

Baca Juga: BI Checking Sudah Tidak Dipakai Lagi, Ganti Program Ini Untuk Cek Skor Kredit

 

Apalagi, sambung dia, potensi pemandangan lereng Gunung Muria yang khas semakin melengkapi keindahan prosesi Parade Sewu Kupat Muria.

“Kudus punya Sunan Muria, pemandangan alam Gunung Muria, dan jalan berkelok yang tidak ditemukan di daerah lain, ketika dipadupadankan dengan Parade Sewu Kupat Muria. Ini akan menjadi sesuatu yang sangat unik,” ujarnya. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#Taman Ria Desa Colo #DPR RI Musthofa #IDUL FITRI #Rekor Muri #keunikan Parade Sewu Kupat #atraksi wisata di Kabupaten Kudus #masjid sunan muria #sunan muria #perayaan syawalan #Parade Seribu Ketupat #gunungan kupat lepet #Bupati Kudus #makam sunan muria #Gunung Muria #wakil bupati kudus #tradisi sewu kupat #Sewu Kupat #Parade Sewu Kupat