RADARSEMARANG.ID - Akhirnya masyarakat Kabupaten Klaten tidak perlu ke Jogja maupun Solo untuk menonton film, kini bakal bisa menonton bioskop di daerahnya sendiri.
Hal itu akan terjadi setelah akan hadirnya Cinema XXI di Klaten.
Diketahui, dulu setidaknya ada empat bioskop di tengah Kota Klaten yang pernah berjaya di era 1990-an.
Antara lain bioskop Rita di samping alun-alun yang kini berubah menjadi taman kota.
Kemudian bioskop Chandra di Jalan Rajawali (Bareng), bioskop Ramayana dan Dewi di Jalan Bali, Pandanrejo.
Setelahnya meredup hingga kini.
Kini, tak lama lagi, kejayaan bioskop di Kabupaten Klaten bakal terulang.
Kabar hadirnya Cinema XXI di Klaten telah terkonfirmasi.
Setelah pihak ketiga selaku pengelola Klaten Town Square (Klatos) memastikan dengan mengumumkan melalui media sosialnya terkait segera dioperasikannya gedung bioskop.
Bioskop Cinema XXI bakal hadir di gedung pusat perbelanjaan yang merupakan aset dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tersebut.
Kabar terkait hadirnya bioskop itu diumumkan pada akun instagram @klatos.official.
”Halloooo, ini kan yang kalian tunggu-tunggu guys. Stay tuned,” tulis keterangan unggahan foto bertuliskan coming soon Cinema XXI.
Klatos sebelumnya bernama Plasa Klaten. Merupakan mal satu-satunya di Kota Bersinar yang saat ini masih dalam proses penataan.
Pusat perbelanjaan yang berada di jantung kota itu selama ini dikelola oleh pihak ketiga.
Bahkan dengan pihak pengelola saat ini, pemkab meminta harus bisa menghadirkan bioskop pada mal tersebut.
“Untuk bioskop sudah 90 persen deal. Tinggal prosesnya. Dari pihak bioskop meminta sejumlah pergantian macam-macam. Dari pihak ketiga pun sudah menyanggupinya,” jelas Kepala DKUKMP Klaten Anang Widjatmoko, Minggu (17/3/2024).
Kapan bioskop Cinema XXI di Klatos beroperasi? Anang menuturkan, masih menunggu antrean ke perusahaan jaringan penyedia bioskop.
Dari data yang dihimpun radarsolo.com, setidaknya ada empat bioskop di tengah Kota Klaten yang pernah berjaya di era 1990-an.
Selain bioskop, Pemkab Klaten juga memasukkan tenant di Klatos. DKUKMP mendorong pihak ketiga segera melakukan penataan tenant.
Harapannya pada pertengahan tahun ini sudah Klatos sudah bisa dibuka.
Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan keinginannya agar Klatos menjadi perbelanjaan dan hiburan kebanggaan masyarakat.
Tidak perlu ke Jogja maupun Solo untuk menonton film. Termasuk menghadirkan hiburan lainnya, seperti karaoke keluarga.(ren/wa)
Editor : Agus AP