RADARSEMARANG.ID — Rangkaian acara Haul Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi (Haul Solo Ke 115) resmi mulai berlangsung pada Rabu, 30 September 2026.
Jumlah jemaah yang akan memadati kawasan Masjid Riyadh Solo diprediksi melonjak tajam dibanding tahun 2025 karena puncak acara jatuh pada akhir pekan.
Pantauan di lokasi pada Selasa (29/9/2026) sore menunjukkan panitia sudah mulai memasang tenda di sekitar Masjid Riyadh Solo.
Baca Juga: Cuma Modal Niat! Jemaah Haul Solo 2026 Bisa Tidur dan Makan Gratis di Lokasi-Lokasi Ini
Area masjid juga telah dibersihkan secara menyeluruh untuk menyambut kedatangan para tamu yang diperkirakan mulai tiba sejak Rabu pagi. Puncak kepadatan jemaah diprediksi terjadi pada Jumat (1/10/2026).
Canggah Habib Alwi sekaligus salah satu panitia Haul Solo 2026, Habib Abdul Kadir Hasan Alhabsyi, menjelaskan bahwa acara keagamaan akbar ini akan berlangsung selama lima hari berturut-turut.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlantar! Ini Daftar Tempat Transit dan Penginapan Gratis Jemaah Haul Solo 2026
Jadwal Haul Solo 2026 Lengkap dengan Rangkaian Acaranya
Bagi Anda yang berencana hadir, berikut adalah jadwal resmi agenda Haul Solo ke-115:
- Acara Rauhah: Rabu–Jumat, 30 September–2 Oktober 2026 (Dimulai bakda Asar).
- Acara Inti Haul: Sabtu, 3 Oktober 2026 (Dimulai bakda Subuh).
- Puncak Acara Haul Solo Maulid Nabi: Ahad, 4 Oktober 2026 (Dimulai bakda Subuh).
"Isinya ngaji, ceramah, terus membacakan sejarah dari Al-Habib Ali menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Jemaah yang hadir luar biasa banyak, menjadi kesempatan untuk memberikan nasihat kepada yang hadir," ujar Abdul Kadir di Masjid Riyadh Solo (29/9/2026)
Baca Juga: Jangan Sampai Terlantar! Ini Daftar Tempat Transit dan Penginapan Gratis Jemaah Haul Solo 2026
Gelaran Haul Habib Ali Solo 2026 Tanpa Undangan, Dihadiri Jemaah Internasional
Uniknya, panitia menegaskan tidak menyebarkan undangan formal baik untuk tokoh agama maupun jemaah umum.
Pihak keluarga hanya mengumumkan jadwal resmi Haul Habib Ali Solo 2026 kepada publik melalui media massa dan media sosial.
"Jadi tokoh utamanya yang datang juga tanpa undangan. Siapa pun boleh datang. Semuanya itu tanpa undangan. Jadi siapa yang akan datang itu kami juga enggak tahu," ujar Habib Abdul Kadir.
Karena bertepatan dengan weekend, jemaah yang datang diperkirakan tidak hanya berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.
Sejumlah jemaah internasional dari Malaysia, Singapura, Yaman, Inggris, hingga Afrika Selatan juga dijadwalkan hadir.
Baca Juga: Okupansi Hotel Tembus 90 Persen di Haul Solo 2026, Rumah Warga Pasar Kliwon Mulai Diserbu
Hidangan Khas: 3.000 Nampan Nasi Kebuli dan Ratusan Kambing
Untuk melayani ratusan ribu tamu Allah tersebut, panitia Haul Solo 2026 telah menyiapkan logistik konsumsi dalam jumlah yang sangat besar. Penyelenggara menyediakan sekitar 200 hingga 300 ekor kambing serta 3.000 nampan nasi kebuli.
Jamuan makan resmi untuk umum akan disajikan pada:
- • Jumat malam
- • Sabtu pagi, siang, dan malam (Menu Nasi Kebuli Kambing)
- • Minggu pagi (Menu Kambing Kuah khas dipadu roti untuk sarapan)
"Kalau Rabu sama Kamis yang hadir belum banyak dan rata-rata warga lokal Solo, jadi belum ada jamuan umum. Hidangan mulai keluar sebagian untuk para relawan yang bertugas," tambah Habib Abdul Kadir.
Baca Juga: Lautan Manusia Bakal Kepung Pasar Kliwon! Ini Panduan Selamat dari Macet Total Haul Solo 2026
Dukungan Penuh Pemkot Solo dan Aksi Solidaritas Relawan
Penyelenggaraan Haul Solo Ke 115 ini mendapatkan dukungan total dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, juga dilaporkan sempat meninjau langsung kesiapan Masjid Riyadh.
Koordinasi lintas dinas telah dilakukan secara matang guna mengatur kelancaran lalu lintas, penyediaan kantong parkir, menjaga keamanan, ketertiban, hingga kebersihan wilayah Pasar Kliwon.
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari peran para donatur dan relawan luar kota.
Baca Juga: Lautan Manusia Bakal Kepung Pasar Kliwon! Ini Panduan Selamat dari Macet Total Haul Solo 2026
Banyak relawan dari kota-kota seperti Pasuruan, wilayah Kalimantan, dan daerah lainnya yang sengaja datang membawa peralatan masak sendiri demi membantu menyajikan makanan serta menjaga kebersihan lingkungan selama haul berlangsung. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi