Kisah Haru Nabi Uzair, Dimatikan Setelah Bertanya Kepada Allah, Bangun-bangun Sudah 1 Abad

Tasropi • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:59 WIB
Ilustrasi Zaman Nabi
Ilustrasi Zaman Nabi

 

RADARSEMARANG.ID, Pernah dengar kisah seorang nabi yang meninggal selama 100 tahun lalu hidup kembali?

Beliau adalah Nabi Uzair as, salah satu nabi dari Bani Israil.

Namanya disebut dalam Al-Qur'an dan dikenal dalam sejarah Yahudi sebagai Ezra.

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi 2026 digelar di Kantor Gubernur dan Plaza MAJT Semarang. Cek jadwal Az Zahir

Kisah Nabi Uzair penuh mukjizat.

Mulai dari wafat lalu dibangkitkan Allah, menghidupkan kembali Taurat yang terbakar, sampai memimpin Bani Israil kembali ke Palestina.

Yuk kita kupas tuntas kisahnya.

Baca Juga: Kupas Tuntas Yamaha XMAX 250cc 2026: Skutik Bongsor Idaman Pencinta Touring yang Makin Canggih dan Premium

1. Siapa Nabi Uzair?

Nabi Uzair as adalah keturunan Nabi Harun as, saudara Nabi Musa as. Beliau lahir di Baitul Maqdis dari ayah dan ibu yang tinggal di sana.

Dalam bahasa Ibrani dan kitab Yahudi, beliau dikenal dengan nama Ezra.

Beberapa riwayat juga menyebutnya sebagai Irmiya.

Nama Uzair hanya disebutkan 1 kali dalam Al-Qur'an, yaitu di Surah At-Taubah ayat 30.

Sementara kisah beliau yang wafat 100 tahun ada di Surah Al-Baqarah ayat 259.

Menurut sebagian ulama, status kenabian beliau masih menjadi perbedaan pendapat di kalangan mufasir.

Uzair hidup pada masa Kekaisaran Persia, di saat Raja Nebukadnezar menyerang Baitul Maqdis, membakar Taurat, dan membuang Bani Israil ke Babilonia.

Peristiwa ini dikenal sebagai Pembuangan Babilonia.

Baca Juga: Polres Blora dan Polsek Jepon di Laporkan ke Propam Polda Jateng Buntut Kasus Tuduhan Pembuangan Bayi

2. Mukjizat: Wafat 100 Tahun Lalu Hidup Lagi

Ini kisah paling terkenal dari Nabi Uzair.

Suatu hari Uzair melewati sebuah desa yang sudah hancur dan kosong.

Melihat tulang belulang berserakan, beliau bertanya dalam hati: Bagaimana Allah akan menghidupkan kembali tempat ini?

Atas perintah Allah, Uzair dan keledainya lalu diwafatkan.

100 tahun kemudian Allah menghidupkan mereka kembali.

Saat bangun, Uzair mengira ia hanya tidur sehari atau kurang dari sehari.

Tapi Allah menunjukkan bukti:
Makanannya masih utuh meski sudah 100 tahun.

Tulang keledainya diperlihatkan lalu disusun kembali dan dihidupkan di depan matanya.

Dari sini Uzair yakin akan kekuasaan Allah membangkitkan orang mati di Hari Kiamat.

Kisah ini diabadikan dalam QS. Al-Baqarah: 259.

Baca Juga: Honda Astrea 700: Spesifikasi, Sejarah dan Kisah Motor Bebek Legendaris Era 1980-an

3. Menghidupkan Kembali Taurat yang Terbakar

Setelah bangkit, Uzair kembali ke kampung halamannya. Tidak ada seorang pun yang mengenalinya karena sudah 100 tahun berlalu.

Untuk membuktikan siapa dirinya, Bani Israil meminta bukti.

Uzair pun melakukan beberapa hal:

  1. Menyembuhkan orang buta dengan doa atas izin Allah.
  2. Menunjukkan tanda di bahunya kepada anak-anaknya yang sudah tua.
  3. Membacakan Taurat dari hafalan. Saat itu Taurat sudah terbakar dan hilang saat Baitul Maqdis dihancurkan Nebukadnezar. Uzair adalah satu-satunya yang masih hafal.
  4. Beliau juga menunjukkan tempat Taurat asli disembunyikan ayahnya, Saruha.
  5. Setelah dicocokkan, isinya sama persis.

Karena kehebatan ini, sebagian Bani Israil mengaguminya secara berlebihan hingga menyebut Uzair sebagai anak Allah. Ini yang kemudian diluruskan dalam Al-Qur'an.

Baca Juga: Pulang ke Jejak Leluhur, Keluarga Raja Kopi Belanda Napak Tilas di Salatiga

4. Memimpin Bani Israil Pulang dari Pembuangan

Setelah Raja Koresh menaklukkan Babilonia, Nabi Uzair meminta izin untuk memulangkan Bani Israil ke Palestina.

Beliau memimpin kepulangan kaumnya ke Baitul Maqdis setelah 100 tahun diasingkan.

Di sana Uzair juga mengajarkan kembali hukum Taurat dan membangun kembali ajaran agama.

Karena jasa inilah Uzair sangat dihormati dalam sejarah Bani Israil.

5. Debat Imam Baqir dengan Ilmuwan Kristen

Ada kisah menarik tentang kecerdasan Imam Baqir as terkait Nabi Uzair.

Seorang ilmuwan Kristen bertanya: Ada dua orang lahir bersamaan dan wafat bersamaan, tapi satu berumur 50 tahun, satunya 150 tahun.

Siapa? Imam Baqir menjawab: Itu Uzair dan Azrah.

Mereka lahir bersama dan hidup 30 tahun. Lalu Uzair diwafatkan 100 tahun.

Setelah dibangkitkan, ia hidup lagi 20 tahun bersama Azrah.

Total umur Uzair 50 tahun, Azrah 150 tahun. Sang ilmuwan pun takjub.

Baca Juga: Jelang Puncak Hari Jadi ke-201 Wonosobo, Bupati Bersama Forkopimda Ziarah ke Makam Bupati Pertama KRT Setjonegoro

6. Tempat yang Dikaitkan dengan Makam Nabi Uzair

Hingga kini ada 2 tempat yang diyakini sebagai makam Nabi Uzair:

Al-'Izariyah, Tepi Barat Palestina: Ada makam dan Masjid Nabi Uzair.

Amarah, Provinsi Maysan, Irak Selatan: Juga ada makam yang dikaitkan dengan beliau.

Rangkuman Kisah Nabi Uzair

Nabi Uzair as yang dalam kitab Yahudi disebut Ezra atau Irmiya. Beliau berasal dari garis keturunan Nabi Harun as.

Dalam Al-Qur'an, kisahnya diabadikan pada QS. At-Taubah: 30 dan secara lebih rinci pada QS. Al-Baqarah: 259.

Mukjizat yang paling terkenal dari beliau adalah peristiwa wafat selama 100 tahun kemudian dihidupkan lagi oleh Allah. 

Setelah bangkit, jasa besarnya adalah menghidupkan kembali ajaran Taurat yang telah terbakar saat Baitul Maqdis dihancurkan, dan memimpin kaumnya pulang ke Palestina di zaman Pembuangan Babilonia oleh Nebukadnezar.

Dari kisah ini kita bisa mengambil 3 pelajaran penting.

Pertama, ini bukti nyata Kekuasaan Allah yang berkuasa atas hidup dan mati. 

Kedua, Pentingnya Menjaga Ilmu karena karena hafalan Nabi Uzair-lah Taurat tidak punah. Ketiga, teladan Kepemimpinan beliau yang membawa harapan di tengah keterpurukan Bani Israil.

Semoga kisah Nabi Uzair ini menguatkan keimanan kita akan kekuasaan Allah dan mengingatkan kita untuk selalu berpegang pada kitab-Nya.(tas)

Editor : Tasropi
Raja Nebukadnezar kisah nabi uzair nabi uzair 100 tahun siapa nabi uzair mukjizat nabi uzair