Metode Al-Barqy: Cara Belajar Mengaji Paling Cepat Hanya 8 Jam, Anti Lupa, dan Menyenangkan

Tasropi • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:19 WIB
Metode Al-Barqy: Cara Belajar Mengaji Paling Cepat Hanya 8 Jam, Anti Lupa, dan Menyenangkan
Metode Al-Barqy: Cara Belajar Mengaji Paling Cepat Hanya 8 Jam, Anti Lupa, dan Menyenangkan

 

RADARSEMARANG.ID, Mencari metode belajar Al-Qur’an yang cepat, mudah, menyenangkan, dan anti lupa?

Metode Al-Barqy menjadi salah satu pilihan favorit, terutama untuk anak-anak, remaja, dan dewasa pemula yang ingin lancar membaca Al-Qur’an dalam waktu singkat. 

Metode ini telah diteliti oleh Departemen Agama RI dan dinyatakan sebagai salah satu metode mengajar membaca Al-Qur’an paling efektif untuk SD dan pra-SD.

Baca Juga: Mengenal Metode Yanbu’a, Cara Cepat Belajar Membaca, Menulis, dan Menghafal Al-Qur’an dengan Rasm Utsmani

Apa itu Metode Al-Barqy, siapa penciptanya, dan bagaimana cara kerjanya?

Berikut penjelasan lengkap dan rinci.

Baca Juga: Ribuan Petani dan Buruh Tembakau-Cengkih di Kabupaten Semarang Cairkan BLT DBHCHT Juni 2026, Ini Rinciannya

Pengertian Metode Al-Barqy

Al-Barqy (البرقي) berasal dari kata “Al-Barq” yang berarti kilat. 

Tambahan huruf “ya’ nisbah” (ى) bertasydid menjadikannya sebagai sifat, sehingga metode ini diharapkan cepat laksana kilat.

Sesuai pepatah “Al-Ism wa du’a” (nama adalah harapan dan doa), buku ini memang dirancang agar proses belajar mengaji menjadi sangat cepat dan efektif.

 

Metode Al-Barqy dikenal sebagai metode anti lupa karena memanfaatkan teknik menghafal kata kunci yang mudah diingat. Ciri khasnya adalah mudah, gembira, anti lupa, dan cepat. 

Dengan metode ini, peserta didik bisa belajar mandiri tanpa harus terus bertanya kepada guru.

Baca Juga: Dari Lucifer hingga Asmodeus: 11 Iblis Legendaris yang Paling Sering Disebut dalam Sejarah Mitologi dan Okultisme Dunia

Sejarah dan Pengarang Metode Al-Barqy

Metode Al-Barqy dikembangkan oleh KH. Muhadjir Sulthon, mantan Ketua Jurusan Sastra Arab Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Beliau mendalami berbagai metode membaca Al-Qur’an dari klasik hingga modern, lalu menciptakan metode yang paling efektif dan sesuai dengan bahasa sehari-hari anak Indonesia.

Beliau menggunakan kata-kata familiar seperti “a-da-ra-ja, ma-ha-ka-ya, ka-ta-wa-na, sa-ma-la-ba” agar anak merasa dekat dan tidak asing.

Baca Juga: Jaksa Soroti Valuta Asing Tak Dilaporkan dan Fee Proyek Rp450 Juta dalam Sidang Korupsi DJKA, Eks Bupati Pati Sudewo Bilang Begini

Metode ini telah meraih beberapa penghargaan, termasuk dari Menteri Agama (1992), Presiden Soeharto (Satya Lencana Karya Satya 1995), dan The Best Award (1996). 

Pada 1994/1995, Al-Barqy diakui sebagai metode paling efektif untuk anak pra-sekolah dan SD.

Deskripsi dan Fase Metode Al-Barqy

Metode Al-Barqy menggunakan pendekatan SAS (Struktur Analitik Sintetik) yang mengkoneksikan belahan kiri dan kanan otak, sehingga proses belajar tidak membosankan.

Metode ini cocok untuk:

Fase-fase utama pembelajaran:

  1. Menggunakan titian ingatan untuk mengenalkan bunyi dan bentuk huruf.
  2. Memanfaatkan kemiripan bentuk dan bunyi huruf sebelumnya.
  3. Langsung dikenalkan huruf sambung (bukan hanya huruf tunggal).
  4. Langsung diperkenalkan harakat (fatah, dhomah, kasrah, tanwin), panjang-pendek, dan tajwid dasar.

Baca Juga: Universitas Muria Kudus Perluas Jejaring Global di Finlandia, Perkuat Langkah Strategis Menuju World Class University

 

Langkah-Langkah Metode Al-Barqy

Berikut langkah-langkah praktis Metode Al-Barqy:a.

Guru meminta siswa menghafalkan kata-kunci terlebih dahulu (halaman 1–6).

Contoh kata kunci: ADA RAJA – MAHA KAYA – KATA WANA – SAMA LABA. Guru menyanyikannya dan siswa mengikuti bersama-sama.

Guru menuliskan huruf-huruf hijaiyah di papan tulis (misalnya: ر د ا ج). Karena siswa sudah hafal kata kuncinya, mereka bisa membaca huruf-huruf tersebut dengan lancar sambil menyanyikannya.

Baca Juga: Cara Pasang Ucapan Salam Huruf Arab di Bio Profil WhatsApp – Langsung Muncul di Bawah Foto!

Siswa menuliskan kata-kunci tersebut dengan huruf hijaiyah. Guru mendikte huruf secara acak, siswa menulis sambil menyebutkan berulang kali hingga hafal.

Siswa membaca huruf-huruf yang ditunjuk guru satu per satu untuk melatih kelancaran dan keberanian.

Kelebihan Metode Al-Barqy

  1. Super Cepat — Sistem 8 jam: bisa membaca dan menulis huruf Al-Qur’an hanya dalam 8 jam pelajaran.
  2. Praktis untuk segala umur — Cocok anak kecil hingga dewasa.
  3. Menyenangkan — Menggunakan teknik menyanyi, permainan, dan aktivitas menarik.
  4. Anti Lupa — Kata kunci memudahkan daya ingat jangka panjang.
  5. Mandiri — Siswa bisa belajar sendiri setelah menguasai dasar.
  6. Lengkap — Dilengkapi LKS (Lembar Kerja Siswa), teknik imlak, dan menulis khat.
  7. Cepat untuk kelas massal — Sangat efektif digunakan di TPQ atau sekolah.

Baca Juga: Sisihkan Gaji Bulanan dan Pakai Tabungan Haji, Ipda Bakti Nur Cahyo Bangun TPQ 'Prabu Kresna'

Kekurangan Metode Al-Barqy

Meski disebut metode 8 jam, bagi anak-anak sebaiknya tidak mematok waktu ketat. Sesuaikan dengan daya tahan dan konsentrasi mereka agar tetap menyenangkan dan tidak membebani.

Mengapa Memilih Metode Al-Barqy?

Metode ini sangat cocok bagi orang tua yang menginginkan anak cepat lancar mengaji tanpa merasa tertekan.

Pendekatan yang gembira dan dekat dengan bahasa anak membuat proses belajar terasa ringan namun hasilnya cepat terlihat.(tas)

Editor : Tasropi
metode al barqy belajar mengaji cepat metode al-barqy 8 jam cara belajar al quran anti lupa metode mengaji untuk anak