RADARSEMARANG.ID, Ketiga tanaman ini sama-sama berasal dari genus Solanum (suku terung-terungan), namun memiliki perbedaan yang signifikan dalam manfaat, rasa, dan cara penggunaannya.
Terlebih soal beracun atau tidaknya 3 tanaman ini.
Berikut penjelasan lengkap yang mudah dipahami.
1. Langu (Solanum mauritianum) – Woolly Nightshade / Bugweed
Nama lain: Langu, Teter Lancing, Wild Tobacco, Tobacco Bush.
Baca Juga: Simpang Lima Bersolek, Pemkot Semarang Siapkan Wajah Baru dengan Pohon Asam dan Ruang Lebih Terbuka
Ciri-ciri:
- Berupa perdu atau pohon kecil (bisa mencapai 4–10 meter).
- Daun besar, berbulu halus (woolly), berbau khas.
- Buah berwarna kuning saat matang.
Karakter utama:
- Sangat beracun — Semua bagian tanaman (terutama buah hijau) berbahaya jika dikonsumsi.
- Bersifat invasif dan sering dianggap gulma.
- Memiliki sifat alelopati (mengeluarkan zat yang menghambat pertumbuhan tanaman lain).
Manfaat & Penggunaan:
- Jarang dimanfaatkan sebagai tanaman pangan.
- Kadang digunakan sebagai tanaman obat tradisional di beberapa daerah (dengan pengawasan ketat).
- Lebih sering dibahas dalam konteks pengendalian gulma invasif.
Peringatan: Jangan dikonsumsi mentah atau diolah sembarangan.
2. Cepokak / Takokak (Solanum torvum) – Turkey Berry
Nama lain: Pokak, Terung Pipit, Rimbang.
Ciri-ciri:
- Buah kecil bulat, hijau saat muda, kuning saat tua.
- Kulit buah keras dan agak kasar.
- Tanaman relatif kuat, tahan kekeringan, dan tahan penyakit.
Kelebihan Utama:
- Sangat populer sebagai batang bawah (rootstock) untuk okulasi tomat dan terong.
- Tahan layu bakteri dan serangan nematoda.
- Buah biasanya dimasak (goreng, sambal, sayur).
- Rasa: Pahit khas, aroma kuat.
Baca Juga: Aroma Tradisi dari Dapur Rumahan: Kisah Wahyuni Kue Lebaran Menjaga Rasa Hampir 40 Tahun
Manfaat Kesehatan (secara tradisional):
Dipercaya membantu mengatasi hipertensi, kolesterol, dan peradangan. Kaya antioksidan.
3. Leunca (Solanum nigrum)
Nama lain: Ranti (Jawa), Black Nightshade.
Ciri-ciri:
- Buah kecil, hijau tua saat muda → hitam mengkilap saat matang.
- Tekstur buah empuk.
- Daun lebih kecil dan lembut dibandingkan cepokak.
Penggunaan Kuliner:
- Sangat populer di masakan Sunda dan Jawa.
- Buah matang (hitam) bisa dimakan mentah sebagai lalapan.
- Sering diolah menjadi sayur, sambal, atau tumisan.
- Rasa: Pahit ringan, ada yang terasa agak manis saat matang.
Manfaat:
Mengandung antioksidan, vitamin C, dan mineral.
Dipercaya memiliki khasiat sebagai anti-inflamasi dan pelancar pencernaan.
Perbandingan Singkat Langu, Cepokak, dan Leunca dalam tabel :
Ketiga tanaman Solanum ini menunjukkan betapa beragamnya marga ini — dari yang beracun (Langu), yang tangguh sebagai rootstock (Cepokak), hingga yang lezat sebagai sayuran sehari-hari (Leunca). (tas)
Editor : Tasropi