RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Kabupaten Kendal, berhasil meraih Anugerah Pendidikan Indonesia (API) 2026 dari Jawa Pos Radar Semarang.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Inovasi Digitalisasi Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam Modern.
Darul Amanah dinilai berhasil mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam tata kelola pesantren dan sistem pembelajaran santri.
Baca Juga: Ratusan Santri Darul Amanah Tampil Apik di Panggung Gembira
Transformasi tersebut menjadikan Darul Amanah sebagai salah satu pesantren yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan.
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amanah, KH Muhammad Fatwa, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterima lembaganya.
Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh keluarga besar pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
"Terima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang. Penghargaan ini sangat luar biasa bagi kami," ujarnya.
Ia mengatakan penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus melakukan inovasi di bidang pendidikan.
"Kami akan terus memajukan pendidikan dan selalu berinovasi agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat," katanya.
Fatwa menegaskan bahwa pesantren harus mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai keislaman.
Karena itu, Darul Amanah terus mengembangkan berbagai sistem berbasis digital guna mendukung proses pendidikan yang lebih efektif dan modern.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dalam surat apresiasi yang diterbitkan Jawa Pos Radar Semarang, Darul Amanah disebut sebagai lembaga pendidikan Islam yang berhasil memadukan kurikulum modern dan tradisional secara seimbang.
Pesantren ini juga dikenal aktif mengembangkan digitalisasi yang terintegrasi dalam berbagai aspek pengelolaan lembaga.
Atas berbagai inovasi tersebut, Darul Amanah dinilai layak menerima penghargaan bergengsi di bidang pendidikan.
Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pesantren mampu menjadi pelopor transformasi pendidikan di era digital tanpa harus meninggalkan akar tradisi yang telah diwariskan para ulama. (bud)
Editor : Tasropi