RADARSEMARANG.ID — Tahun Baru Jawa atau 1 Suro 1960 Malam 1 Suro 2026 jatuh pada tanggal 16 Juni 2026 hari Selasa Pahing.
Karena perhitungan Kalender Jawa 1 Suro 2026 dimulai sejak matahari terbenam, Malam 1 Suro akan berlangsung pada Senin malam, 15 Juni 2026.
Yang mana bertepatan dengan malam 1 Muharram 1448 Hijriah, dalam kalender Islam.
Atau 1 muharram 2026 jatuh pada tanggal 16 Juni 2026
Penentuan Malam 1 Suro 2026 didasarkan pada perhitungan kalender Jawa yang bersumber dari kalender Hijriah.
Berbeda dengan kalender Masehi dan Kalender Jawa 1 Suro 2026 yang menghitung hari sejak pukul 00.00.
Dalam budaya Jawa dan Islam, hari dimulai saat matahari terbenam.
Momentum yang juga disebut 1 Muharram atau Malam 1 Suro 2026 itu disemaraki oleh kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia.
Amalan malam 1 Muharram
Terdapat sejumlah amalan yang bisa dikerjakan jelang tahun baru Islam 1448 H, salah satunya Menulis Bismillah di malam 1 Muharram.
Jumlah basmalah yang ditulis sebanyak 113.
Dijelaskan dalam kitab Khazinatul Asrar Jalilatul Adzkar oleh Imam Muhammad Haqqiy an-Nazily, keutamaan Menulis Bismillah di malam 1 Muharram yaitu mendapat perlindungan Allah SWT agar terhindar dari segala macam musibah dan keburukan seumur hidup.
Penulisan dilakukan dengan menggunakan bahasa Arab.
Tata Cara Penulisan 113 Bismillah di Malam 1 Muharram
Menurut kitab Hasyiyah Tafsir Al-Baidlawiy Juz Pertama oleh Syekh Muhyiddin Zadah yang diriwayatkan Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA, hendaknya ketika menulis memanjangkan huruf ba', memperjelas gerigi pada huruf sin serta membulatkan huruf mim pada lafaz basmalah.
Penulisan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap Al-Qur'an.
Ketika Menulis Bismillah 313 kali, seorang muslim harus dalam keadaan rapi, suci, serta menghadap kiblat.
Selain itu, menulislah dengan tenang tanpa bicara.
Tak lupa, diniati untuk membentengi diri dari musibah dan memperoleh manfaat dengan memperoleh keberkahan dari lafaz basmalah yang ditulis.
Ning Sheila Hasina binti KH Zamzami Mahrus Lirboyo membagikan Amalan malam 1 Muharram menulis lafadz basmalah sebanyak 113 di awal bulan Muharram.
Keutamaan Menulis Bismillah 313 kali adalah mendapat perlindungan Allah SWT sehingga terhindar dari segala macam musibah dan keburukan seumur hidup.
“Fadhilah itu tercatat dalam kitab Khazinatul Asrar Jalilatul Adzkar halaman 92 karya Imam Muhammad Haqqiy an-Naziliy,” terang putri dari Pengasuh Pesantren Al Baqarah Lirboyo, Kediri, Jawa Timur itu.
Adapun praktiknya Menulis Bismillah 313 kali, dilakukan dalam keadaan rapi dan suci sembari menghadap kiblat.
Ia juga menganjurkan untuk dikerjakan dengan tenang alias tanpa bicara, diniatkan untuk membentengi diri dari musibah serta memperoleh manfaat dengan mengambil keberkahan dari lafadz basmalah dan bulan Muharram.
“Menulis Bismillah di malam 1 Muharram (Bismillahirrahmanirrahim) itu hendaknya dilakukan dengan tulisan Arab tepat pada 1 Muharram,” ujar Ning Sheila.
Adapun, waktu Menulis Bismillah di malam 1 Muharram ini boleh sejak azan Maghrib setelah munculnya hilal hari pertama pergantian tahun hingga Maghrib keesokan harinya.
Dijelaskan oleh Imam Muhammad as-Syarbiniy al-Khathib melalui Tafsir as-Sirajul Munir, jumlah surat dalam Al-Qur'an sebanyak 114.
Semua surat itu diawali dengan bismillah, kecuali At-Taubah.
“Fadhilah itu tercatat dalam kitab Khazinatul Asrar Jalilatul Adzkar halaman 92 karya Imam Muhammad Haqqiy an-Naziliy,” terang putri dari Pengasuh Pesantren Al Baqarah Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Dengan demikian, hanya 113 bismillah yang dapat ditulis. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi