Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

LDII Semarang Sembelih 349 Sapi dan 131 Kambing, Daging Kurban Dibagikan untuk Dhuafa

Figur Ronggo Wassalim • Rabu, 27 Mei 2026 | 09:10 WIB

 

Pembina LDII Kota Semarang, Gus Rud menyerahkan sapi untuk kurban di PC Semarang Selatan, Rabu (27/5) pagi. (FIGUR RONGGO WASSALIM)
Pembina LDII Kota Semarang, Gus Rud menyerahkan sapi untuk kurban di PC Semarang Selatan, Rabu (27/5) pagi. (FIGUR RONGGO WASSALIM)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Suasana penyembelihan hewan kurban tampak berlangsung sejak pagi di sejumlah masjid binaan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Semarang pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Warga bergotong royong menangani proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat sekitar.

Tahun ini, warga LDII Kota Semarang menyembelih 349 ekor sapi dan 131 ekor kambing.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Penyembelihan dilakukan di berbagai masjid yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII.

Baca Juga: Banyak Dicari saat Idul Adha, Ini 5 Olahan Daging Qurban Praktis yang Rasanya Bikin Ketagihan

Sebagian hewan kurban juga diproses di Rumah Potong Hewan (RPH) Penggaron milik BUMD Pemkot Semarang.

Para panitia tampak sibuk memastikan proses pemotongan berjalan tertib dan higienis. Daging kurban kemudian dikemas dan didistribusikan kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa.

Panitia Kurban LDII Kota Semarang HM Yenuarso mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan untuk memastikan kualitas hewan kurban tetap terjaga. Menurut dia, secara sampling hewan kurban turut diperiksa oleh Dinas Pertanian Kota Semarang.

"Untuk menjamin keamanan dan kualitas daging, hewan kurban diperiksa agar memenuhi prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal," ujarnya.

Yenuarso yang akrab disapa Gus Yen menjelaskan, kesadaran warga untuk berkurban terus meningkat dari tahun ke tahun.

Selain sebagai ibadah, kurban juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga: Driver Taksi Online Ini Antar Penumpang Misterius Ke Stasiun Tawang Semarang

Ketua DPD LDII Kota Semarang Soenarto mengungkapkan, jika dikonversikan ke dalam nilai ekonomi, total kurban sapi warga LDII tahun ini mencapai sekitar Rp10,5 miliar. Perhitungan tersebut menggunakan asumsi harga satu ekor sapi sekitar Rp30 juta.

Menurutnya, distribusi daging kurban diprioritaskan kepada masyarakat yang membutuhkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas.

Ia menegaskan pentingnya memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan bebas penyakit zoonosis seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun antraks. Warga juga diimbau menyembelih kurban sapi secara kolektif apabila belum mampu membeli sendiri.

"Kami arahkan agar warga bisa berpatungan tujuh orang untuk kurban sapi. Selain lebih efisien, juga lebih barokah," jelasnya.

Pembina LDII Kota Semarang KH Agus Rudi Hartono ST menambahkan, ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan bentuk ketundukan dan kepasrahan kepada Allah SWT. Ia mengajak warga meneladani Nabi Ibrahim AS dalam keikhlasan dan kepatuhan.

"Karena ibadah kurban adalah bentuk ketakwaan, maka hewan yang dikurbankan harus sehat, gemuk, tidak cacat, dan cukup umur. Pembagian dagingnya juga diprioritaskan kepada kaum dhuafa," tandas pria yang akrab disapa Gus Rud ini.

Di lokasi lain, Masjid Al Wali Ketileng juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 17 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Ketua Panitia Kurban Al Wali Mahfudh berharap daging kurban yang dibagikan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya kaum dhuafa. (fgr)

Editor : Baskoro Septiadi
#daging kurban #iduladha #LDII Semarang