RADARSEMARANG.ID — Haul Guru Sekumpul adalah tradisi tahunan yang diselenggarakan di Martapura, Kalimantan Selatan.
Tradisi ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Tuan Guru KH Muhammad Zaini Abdul Ghani Al Banjari, yang sering disebut Guru Sekumpul.
Tahun ini, acara Haul digelar dua kali.
Haul pertama telah diadakan pada 5 Januari 2025, yang jatuh pada 5 Rajab 1446 H.
Abah Guru Sekumpul memiliki nama asli Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari.
Ia lahir di desa Tunggul Irang, seberang Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada 27 Muharram 1361 H atau 11 Februari 1942.
Ayahnya adalah seorang tokoh agama bernama Abdul Ghani, sedangkan ibunya bernama Masliyah binti H. Mulia.
Sejak kecil, Guru Sekumpul dibesarkan dengan pendidikan agama dan ditanamkan rasa hormat terhadap para ulama.
Beliau memperoleh ilmu agama dari ayah dan pamannya, Syekh Seman Mulia.
Beliau mengajarinya baik di dalam maupun di luar sekolah.
Selain itu, Syekh Seman juga mengajak Guru Sekumpul belajar Islam di berbagai daerah di Kalimantan Selatan hingga Jawa.
Proses belajarnya pernah sampai ke Mekkah, di mana ia bertemu dengan Sayyid Muhammad Amin Qutb dan memperoleh pelajaran sufi.
Guru Sekumpul juga belajar Islam dari berbagai ulama lainnya.
Disebutkan, jumlah guru yang pernah mengajarinya berkisar antara 179 hingga 200 orang.
Selama hidupnya, Abah Guru Sekumpul tidak hanya aktif berdakwah, tetapi juga menulis banyak buku.
Beberapa karyanya meliputi Risalah Mubaraqah, Manaqib Asy-Syekh As-Sayyid, dan masih banyak lainnya.
Abah Guru Sekumpul menjadi salah satu ulama Banjar yang sangat terkenal di Nusantara bahkan di luar negeri.
Ia menjadi panutan dalam menjalani kehidupan beragama oleh masyarakat Kalimantan.
Abah Guru Sekumpul meninggal pada Rabu, 5 Rajab 1426 H atau 10 Agustus 2005.
Beliau wafat setelah menjalani perawatan sekitar 10 hari di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura, akibat penyakit ginjal.
Perayaan Haul pada Januari 2025 ini dihadiri sekitar 4,1 juta jamaah yang berasal dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.
Seperti biasanya, acara Haul digelar di Musholla Arraudhah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Pada bulan Oktober lalu, Musholla Arraudhah Sekumpul telah merilis peraturan bagi relawan sekumpul di situs resminya, menunjukkan bahwa acara besar ini sudah memasuki tahap persiapan.
Haul Abah Guru Sekumpul selalu diselenggarakan pada 5 Rajab karena ini adalah hari wafat Tuan Guru Muhammad Zaini Abdul Ghani Al Banjari.
Jika merujuk pada kalender Hijriah dari Kementerian Agama, 5 Rajab 1447 H akan jatuh pada 25 Desember 2025.
Dengan demikian, Haul Guru Sekumpul yang kedua di tahun ini akan digelar pada 28 Desember.
Dalam wawancara yang penulis tanyakan di Instagram @berkat barokah sekumpul dikonfirmasi bahwa jadwalnya di tanggal 28 Desember Malam Senin mendatang. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi