Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Inilah Amalan Penolak 320.000 Bala Atau Bencana yang Bisa Dilakukan saat Rebo Wekasan, Rabu Terakhir di Bulan Safar 2025

Falakhudin • Senin, 18 Agustus 2025 | 12:07 WIB

 

Inilah Amalan Penolak 320.000 Bala Atau Bencana yang Bisa Dilakukan saat Rebo Wekasan, Rabu Terakhir di Bulan Safar 2025
Inilah Amalan Penolak 320.000 Bala Atau Bencana yang Bisa Dilakukan saat Rebo Wekasan, Rabu Terakhir di Bulan Safar 2025

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Hari Rabu 20 Agustus 2025 merupakan rabu terakhir di bulan Safar.

Sungguh merugi jika hal tersebut diabaikan, untuk itu mari memperbanyak amalan di hari rebo wekasan tersebut.

Rabu Wekasan adalah salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, Sunda, dan Madura.

 

Rabu Wekasan disebut juga dengan Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan.

Rebo Wekasan dianggap sebagai hari datangnya sumber penyakit dan marabahaya.

Rata-rata, upacara yang dilaksanakan pada Rabu Wekasan adalah bersifat tolak bala.

 

Dalam kitab Al-Risalah Al-Badi'ah dianjurkan untuk shalat 4 rakaat dengan niat shalat mutlak:

Tiap rakaatnya membaca:

  1. Surat Al-Fatihah 1x

 

  1. Surat Al-Kautsar 17x

 

  1. Surat Al-Ikhlas 5x

 

  1. Surat Al-Falaq 1x

 

  1. Surat An-Naas 1x

 Baca Juga: Air 7 Ayat Salamun dalam Al Qur’an pada Hari Rebo Wekasan dan Cara Membuatnya, Cek Disini!

 

Amalan bulan safar lainnya antara lain membaca do’a:

سْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَصَلىَّ اللهُ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوَى وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ يَا عَزِيْزُ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ اِكْفِنِيْ مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ يَا مَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا أَنْتَ اِرْحَمْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اللهم بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِيْهِ وَأُمِّهِ وَبَنِيْهِ اِكْفِنِيْ شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَصَلىَّ اللهُ تَعَالىَ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

 

Artinya: Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang.

Semoga Allah memberikan salawat kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya.

 

Allah akan cukupkan kamu dari mereka, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Cukuplah Allah sebagai pelindung kami, dan Dia adalah Pelindung yang terbaik.

Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Semoga Allah memberikan salawat kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya.

 

Memohon ampun kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala

Memohon ampunan Allah atau beristighfar juga salah satu amalan yang dianjurkan di Rabu Wekasan.

 Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya

 

Tak hanya di Rabu Wekasan, umat Islam bahkan dianjurkan beristighfar setiap saat.

Dalam Al-Qur'an firman Allah Subhanallahu Wa Ta’ala dalam surat Hud ayat 90 disebutkan sebagai berikut:

وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَوَدُودٌ

Artinya: Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Mencintai.

Membaca Al Qur’an

Membaca Al-Qur'an adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Agama Islam.

Ada banyak sekali keutamaan dan pahala yang besar bagi orang yang membaca Al-Qur'an.

 

Kedua, orang yang mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an merupakan sebaik-baik manusia.

عن عثمانَ بن عفانَ رضيَ اللَّه عنهُ قال : قالَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « خَيركُم مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعلَّمهُ » رواه البخاري

Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tirmidzi);

Ketiga, untuk orang-orang yang mahir membaca Al-Qur’an, maka kelak ia akan bersama para malaikat-Nya;

 

 

عن عائشة رضي اللَّه عنها قالتْ : قال رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « الَّذِي يَقرَأُ القُرْآنَ وَهُو ماهِرٌ بِهِ معَ السَّفَرةِ الكرَامِ البررَةِ » متفقٌ عليه .

Dari Aisyah ra, berkata: bahwa Rasulullah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. Bersabda:

Baca Juga: Mengenal Sosok Habib Husein Mutahar Semarang, Pengarang Lagu 17 Agustus 45 Hari Merdeka Juga Pendiri Paskibraka

 

 

“Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhari Muslim).

Demikian tadi beberapa amalan yang bisa diamalkan pada  Rabu Wekasan di bulan Safar ini. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#amalan bulan safar #rebo wekasan terbaru #rebo wekasan itu apa #Akulturasi Budaya Jawa #rebo wekasan adalah #rebo pungkasan #rebo wekasan tegese podo karo #rebo wekasan 2025 #Tradisi Jawa #rabu terakhir di bulan Safar #rebo wekasan kapan #ahli tamkin #rabu wekasan adalah #rabu wekasan nu #rabu wekasan jatuh pada tanggal #ahli mukasyafah #rabu wekasan itu apa #tolak bala #Rabu Wekasan di bulan Safar #shalat mutlak #rabu wekasan 2025 #surat Hud ayat 90 #Tolak Balak #Rebo wekasan #rabu wekasan 2025 jatuh pada tanggal