RADARSEMARANG.ID — Rabiul Awal adalah bulan istimewa dalam kalender Hijriyah yang sering dimanfaatkan umat Islam untuk meningkatkan ibadahnya kepada Allah SWT.
Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen penting di bulan ini.
Pada dasarnya, Maulid Nabi bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak zikir, doa, dan shalawat.
Melafalkan sholawat di bulan Rabiul Awal tidak hanya mendatangkan rahmat dari Allah SWT tetapi juga mendekatkan kita pada Rasulullah SAW, dengan harapan memperoleh syafaat di akhirat.
Sholawat juga membawa ketenangan batin dan menghilangkan kegundahan hati.
Sehingga, Shalawat menjadi amalan bulan Rabiul Awal yang dapat kita tingkatkan.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran,
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56).
Rabiul Awal adalah bulan ketiga dalam kalender Hijriah.
Setelah Muharam dan Safar, maka bulan selanjutnya adalah Rabiul Awal.
Bulan Rabiul Awal identik dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad saw. Selain itu, di bulan RabiulAwal pun Rasulullah saw. melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah.
Tak hanya itu, di bulan ini juga Rasulullah saw. wafat di usia 63 tahun.
Amalan bulan Rabiul Awal lain yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak doa dan zikir.
Zikir membantu kita untuk terus mengingat Allah SWT, memberikan ketenangan dan kejernihan pikiran, serta membantu menghadapi berbagai ujian hidup dengan kesabaran dan keikhlasan.
Allah SWT berfirman,
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28).
Doa yang khusyuk di bulan penuh berkah ini lebih mudah diijabah oleh Allah SWT.
Ada amalan-amalan istimewa yang bisa anda lakukan di bulan ini.
Amalan-amalan ini tentunya bernilai pahala, bisa mendekatkan diri kepada Allah Swt., serta mampu menebalkan iman.
Yuk simak tulisan ini sampai tuntas dan mari kita amalkan
1. Memperbanyak Sholawat untuk Nabi Muhammad saw.
Karena bulan Rabiul Awal dikenal juga dengan bulan Maulid Nabi, maka kita bisa memperbanyak membaca sholawat di bulan ini.
Sholawat ini sebanarnya adalah bentuk pujian dan doa untuk Rasulullah saw.
Meski sholawat ditujukan untuk Nabi saw, akan tetapi sebenarnya kebaikannya akan kembali kepada kita yang membacanya.
Di dalam hadits Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa sebenarnya jika kita membaca sholawat kepada Nabi saw. sebanyak satu kali, maka Allah Swt. akan ber-sholawat kepada kita sebanyak sepuluh kali.
Masyaallah! Jadi, tidak akan rugi jika kita ber-sholawat, malah akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.
2. Membaca Shirah Nabawiyah
Sahabat, bacalah buku-buku yang mengisahkan tentang kehidupan Rasulullah saw.
Mempelajari seluk-beluk kehidupan Rasulullah saw. akan memberikan banyak manfaat untuk kita.
Salah satunya adalah kita jadi memiliki teladan dalam bersikap dan berperilaku. Hal itu karena Rasulullah saw. adalah sebaik-baik teladan bagi kita.
Jadi, yuk mulai membaca buku Shirah Nabawiyah agar semakin mengenal Rasulullah saw.
Rasul adalah Nabi terakhir yang kelak akan memberikan syafaat atau pertolongan bagi umatnya yang bertakwa di hari akhir.
Tentunya kita harus mengenal lebih dekat siapa Rasul kita lebih paripurna.
3. Memperbanyak Sedekah
Rasulullah saw. terkenal sangat dermawan dan senang bersedekah.
Harta yang dimiliki Rasul saw. banyak yang disumbangkan untuk jalan Allah Swt.
Di bulan Rabiul Awal ini ada baiknya kita memperbanyak bersedekah untuk mencontoh Rasulullah saw.
Anda bisa berbagi makanan untuk tetangga atau saudara.
Selain itu, anda pun bisa bersedekah ilmu, pakaian yang masih layak pakai, atau sedekah air bersih bagi masyarakat yang tengah dilanda kekeringan.
4. Memperbanyak Puasa Sunah
Selain bersedekah, Rasul saw. pun tekenal dengan sosok yang senang berpuasa sunah.
Selain puasa Senin Kamis, kita juga bisa berpuasa ‘ayyamul bidh pada tanggal 13,14, atau 15 setiap bulan Hijriah.
Atau kita juga bisa berpuasa Daud yang dilakukan secara selang-seling.
Misalnya, Senin kita berpuasa Selasa tidak, lalu lanjut puasa lagi di hari Rabu. Begitu selanjutnya.
Puasa adalah ibadah yang dicintai Allah Swt.
Allah Swt. pun akan memasukkan orang-orang yang rajin berpuasa ke dalam surga melalui pintu khusus bernama Ar-Rayyan.
Ar-Rayyan adalah salah satu pintu surga yang hanya bisa dimasuki oleh mereka yang rajin berpuasa selama di dunia.
5. Melakukan Umrah
Jika ada dana tidak ada salahnya untuk melakukan umrah dan melakukan napak tilas perjalanan dakwah Rasulullah saw.
Dengan melihat langsung, tentu kita akan semakin menjiwai dan memahami bagaimana perjalanan dan perjuangan hidup Rasulullah saw. dalam menyebarkan agama Islam.
Ada baiknya sebelum berumrah dan selama umrah membaca kisah-kisah Rasulullah saw. atau mempelajarinya melalui berbagai ceramah.
6. Memperbanyak Salat Sunah
Rasulullah saw. terbiasa mengerjakan salat sunah setiap harinya.
Bahkan, tahajudnya Rasul saw. sangat lama.
Meskipun Rasulullah saw. telah dijamin masuk surga, akan tetapi Rasul saw. sangat taat dan begitu menjaga salatnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.
Sahabat, kita pun juga bisa memperbanyak salat sunah di bulan Rabiul Awal ini.
Selain salat duha, kita bisa menambah salat rawatib, dan salat tahajud. Sahabat juga bisa salat sunah zikrul wudhu, salat hajat, atau salat taubat.
7. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah pedoman dan petunjuk bagi kita.
Jika kita tak ingin tersesat dalam menjalani hidup, maka perbanyaklah membaca Al-Qur’an serta mempelajari isinya.
Jadi, tak hanya bertilawah saja, akan tetapi coba baca terjemahannya dan pelajari tafsirnya.
8. Memperingati Maulid Nabi
Imam Suyuthi mengatakan dalam kitab Al-Wasail fi Syarhis Syamail, membaca kisah kelahiran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam adalah suatu amalan yang mulia.
Amalan tersebut memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah mendapat syafaat dari malaikat.
Imam Suyuthi berkata;
مَا مِنْ بَيْتٍ أَوْ مَسْجِدٍ أَوْ مَحَلَّةٍ قُرِئَ فِيْهِ مَوْلِدُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا حَفَّتِ الْمَلاَئِكَةُ ذَلِكَ الْبَيْتَ أَوِ الْمَسِجْدَ أَوِ الْمَحَلَّةَ، وَصَلَّتِ الْمَلاَئِكَةُ عَلَى أَهْلِ ذَلِكَ الْمَكَانِ، وَعَمَّهُمُ اللهُ تَعَالَى بِالرَّحْمَةِ وَالرِّضْوَانِ، وَأَمَّا الْمُطَوَّقُوْنَ بِالنُّوْرِ يَعْنِيْ جِبْرَائِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَعِزْرَائِيْلَ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ فَإِنَّهُمْ يُصَلُّوْنَ عَلَى مَنْ كَانَ سَبَبًا لِقِرَاءَةِ مَوْلِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya; tidak ada rumah, masjid, atau tempat lain yang di dalamnya dibacakan kisah kelahiran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam kecuali malaikat mengelilingi rumah, masjid, atau tempat tersebut. Malaikat juga mendoakan penduduk tempat tersebut, dan Allah ta’ala melimpahkan rahmat dan ridha-Nya kepada mereka. Adapun malaikat yang dikelilingi oleh cahaya, yaitu Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail alaihimus salam, maka mereka mendoakan orang yang menjadi sebab dibacakannya kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Peterpan Kembali Konser Tanpa Ariel, Ini Daftar Penyanyi Penggantinya
Itulah amalan-amalan yang bisa dilakukan di bulan Rabiul Awal.
Semoga bisa menginspirasi dan menjadi kebiasaan baik tak hanya di bulan Rabiul Awal saja, akan tetapi juga di bulan-bulan lainnya. Aamiin.
Maka dari itu, tidak diragukan lagi bahwa membaca Al-Qur’an secara rutin merupakan amalan bulan Rabiul awal yang akan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Seluruh amalan bulan Rabiul Awal yang dilakukan dapat membawa keberkahan dan kebaikan bagi kehidupan seorang Muslim.
Sehingga, ini adalah waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan mempererat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Semoga kita semua mendapatkan berkah dan kebaikan di dunia dan akhirat dengan melaksanakan amalan-amalan bulan Rabiul Awal. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi