RADARSEMARANG.id, Semarang —Pada setiap Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah dikenal sebagai Hari Raya Kurban.
Mengapa demikian? Karena pada hari tersebut umat Muslim yang mampu memberikan hewan kurban, dimana nantinya dagingnya akan dibagikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
Hukum dari kurban di Hari Raya Idul Adha adalah sunnah muakkad.
Ada pula beberapa ulama yang berpendapat bahwa hukum berkurban adalah wajib bagi yang mampu.
Dalam penyembelihannya harus membaca doa menyembelih hewan kurban.
Lalu, bagaimana tata cara penyembelihannya.
Berikut ini radarsemarang.id merangkum doa dan tata cara menyembelih hewan kurban yang benar. Yuk, simak penjelasannya dibawah ini.
Kurban adalah salah satu ibadah yang disyariatkan dalam Islam sebagai wujud syukur dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ibadah ini dilakukan dengan menyembelih hewan ternak tertentu pada Hari Raya Idul Adha dan hari-hari setelahnya.
Anjuran untuk berkurban terdapat dalam Al-Qur’an surat Al Kautsar ayat 2, Allah berfirman,
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
Artinya: Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!
Agar sah dan bernilai ibadah, ada tata cara yang perlu diperhatikan saat menyembelih hewan kurban, termasuk membaca doa khusus saat menyembelih hewan kurban.
Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban
1. Membaca Basmalah
بِسْمِ اللهِ
“Bismillah”
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah".
2. Membaca Shalawat Nabi
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
“Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad”
Artinya: “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”
3. Membaca Takbir 3 Kali dan Tahmid 1 Kali
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ
“Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, walillahil hamd”
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagimu.”
Baca Juga: Kumpulan Bacaan Doa Menyambut Bulan Suci Ramadan 2025 Lengkap Arab, Latin dan Artinya
4. Doa Menyembelih Hewan Kurban Sendiri
بِسْمِ اللّٰهِ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، اَللّٰهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ، اَللّٰهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي
Artinya: ”Dengan nama Allah dan Allah Mahabesar. Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah kurban dariku ini.” (HR. Bukhari dan Baihaqi)
Doa tersebut merupakan bacaan yang dianjurkan ketika seseorang menyembelih hewan kurbannya sendiri.
Namun, dalam praktiknya, tidak semua orang menyembelih hewan kurban secara langsung.
Ada kalanya penyembelihan dilakukan oleh orang lain atas nama pemilik kurban.
5. Doa Menyembelih Hewan Kurban Orang Lain
Dalam pelaksanaan ibadah kurban, apabila seseorang menyembelihkan hewan kurban milik orang lain, maka disunnahkan untuk menyebut nama orang yang berkurban dalam doa penyembelihan.
Hal ini menunjukkan bahwa ibadah tersebut diniatkan atas nama pemilik kurban, bukan atas nama orang yang menyembelih.
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي
Artinya: ”Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar. Ya Allah, terimalah (kurban ini) dariku.
Sebagai contoh, apabila Alfath menyembelihkan hewan kurban milik Zaineba, maka alfath dianjurkan membaca:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ
Allāhumma taqabbal min Zaineba.
Artinya: ”Ya Allah, terimalah kurban ini dari Zaineba.”
Hal ini juga didukung oleh riwayat dari Aisyah raḍiyallāhu ’anhā yang terdapat dalam hadits riwayat Muslim (3637), Abu Dawud (2410), dan Ahmad (23351).
Baca Juga: FIFA Umumkan Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia vs China Bareng Takbiran Idul Adha
Dalam riwayat tersebut disebutkan bahwa Nabi SAW mengakhiri doa penyembelihannya dengan menyebut:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
Arab latin: Allāhumma taqabbal min Muḥammad wa āli Muḥammad wa min ummati Muḥammad.
Artinya: ”Ya Allah, terimalah kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan dari umat Muhammad.” (fal)
Editor : Baskoro Septiadi