Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Amalan, Doa Awal Bulan Syaban Februari 2025 dan Keistimewaan Membaca Awal Surat Ad-Dukhan 1-8

Falakhudin • Jumat, 31 Januari 2025 | 13:06 WIB
Amalan, Doa Awal Bulan Syaban Februari 2025 dan Keistimewaan Membaca Awal Surat Ad-Dukhan: 1-8
Amalan, Doa Awal Bulan Syaban Februari 2025 dan Keistimewaan Membaca Awal Surat Ad-Dukhan: 1-8

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Menyambut datangnya Bulan Syaban, kaum muslim dapat mengerjakan berbagai amalan.

Salah satunya dengan memperbanyak doa bulan Syaban yang bisa diamalkan hari ini.

Bulan Syaban adalah bulan ke-8 dalam bulan Qamariah penanggalan Hijriah atau Islam.

 

Bulan ini terletak di tengah-tengah antara bulan Rajab dan Ramadan.

Terkait dengan kemuliaan bulan Syaban disampaikan dalam sebuah riwayat hadits.

Sebuah riwayat menyebutkan Usamah bin Zaid r.a. berkata kepada Rasulullah SAW bahwa:

Baca Juga: Amalan, Larangan, Keutamaan Bulan Syaban 2025 Bulan Mulia Terangkatnya Amal Langsung

 

"Katakanlah wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa selama sebulan dari bulan-bulan selain di bulan Syaban."

Kemudian dijelaskan bahwa Rasulullah SAW menjawab dengan menyampaikan sabda:

"Bulan Syaban adalah bulan di mana manusia mulai lalai, yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadan.

Bulan tersebut adalah bulan dinaikkan berbagai amalan kepada Allah, Rabb Semesta Alam. Oleh karena itu, aku sangat suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan",

 

 

Selanjutnya ada sebuah riwayat lain yang menjelaskan tentang keutamaan bulan Syaban.

Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah menyampaikan:

مَثَلُ شَهْرِ رَجَبٍ كَالرِّيْحِ، وَمَثْل شَعْبَانَ مَثَلُ الْغَيْمِ، وَمَثَلُ رَمَضَانَ مَثَلُ المطَرِ، وَمَنْ لَمْ يَزْرَعُ وَيَغْرِسُ فِي رَجَبٍ، وَلَمْ يَسْقِ فِي شَعْبَانَ فَكَيْفَ يُرِيدُ أَنْ يَحْصِدَ فِي رَمَضَانَ

Artinya: "Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Syaban seperti awan yang membawa hujan, dan bulan Ramadan seperti hujan.

Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Syaban bagaimana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadan" (Lathaiful-Ma'arif libni Rajab Al-Hanbali halaman 130).

Selain mengerjakan puasa sunnah di bulan tersebut, kaum muslim juga dapat menyambutnya dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Salah satunya di malam 1 Syaban yang berlangsung pada hari ini.

 

Lantas, seperti apakah doa menyambut bulan Syaban yang bisa diamalkan? simak penjelasannya.

Kapan 1 Syaban 1446 Hijriah?

Sebelum mengetahui bacaan doa yang bisa dibaca di awal bulan Syaban, terlebih dahulu perlu bagi setiap muslim untuk memahami kapan bulan Syaban berlangsung.

Apabila merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, dapat diketahui bahwa 1 Syaban 1446 Hijriah jatuh pada tanggal 31 Januari 2025.

Hal ini menunjukkan awal bulan Syaban tahun ini akan berlangsung mulai 1 Syaban 1446 Hijriah atau besok di tanggal 31 Januari 2025.

 

Sebagai pengingat, berikut uraian tanggalnya:

1 Syaban 1446 Hijriah: Jumat, 31 Januari 2025

Jadwal Malam 1 Syaban 1446 Hijriah

Meskipun tanggal 1 Syaban 1446 Hijriah jatuh pada 31 Januari 2025, tetapi malam 1 Syaban justru dimulai pada tanggal yang berbeda.

Mengapa? Ini dikarenakan adanya perbedaan antara pergantian hari dalam tahun Hijriah dan Masehi.

 

Seperti dijelaskan ' oleh Prof Dr H Faisal Ismail, MA, bahwa di dalam tahun Hijriah perhitungannya menggunakan peredaran bulan.

Ini berbeda dengan tahun Masehi yang hitungannya didasarkan pada peredaran matahari.

Misalnya saja di tahun ini yang dilihat dari kalender Masehi menunjukkan tahun 2025, sedangkan berdasarkan hitungan kalender Hijriah atau Islam tahun 1446 Hijriah.

Selain perhitungannya yang berbeda, pergantian hari pada kedua tahun tersebut juga memiliki perbedaan.

Pergantian hari pada tahun Hijriah berlangsung pada waktu Maghrib atau saat matahari terbenam, sedangkan Masehi terjadi tepat tengah malam atau pukul 00.00 waktu setempat.

Hal ini menunjukkan malam 1 Syaban 1446 Hijriah bukan berlangsung di tanggal 31 Januari 2025, melainkan pada hari ini Kamis, 30 Januari 2025 pada saat matahari terbenam atau Maghrib tiba.

 

Berikut uraian tanggalnya sebagai acuan:

Malam 1 Syaban 1446 Hijriah: Kamis, 30 Januari 2025 pada waktu Maghrib atau saat matahari terbenam

Doa Menyambut Bulan Syaban

Sebagai bulan yang penuh kemuliaan, Syaban dapat diisi dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Terkait dengan anjuran doa di bulan Syaban salah satunya didasarkan pada sebuah riwayat yang menjelaskan Rasulullah SAW senantiasa berdoa saat masuk bulan Rajab.

Melalui doa ini pulalah Rasulullah SAW memohon kepada Allah SWT untuk diberikan keberkahan selama bulan Syaban.

 

Ada sebuah riwayat yang menyampaikan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ

Artinya: "Dari Anas bin Malik berkata, bahwa Rasulullah SAW jika masuk bulan Rajab, dia berkata: 'Allahumma barik lanaa fii Rajaba wa Syaban wa barik lanaa fii Ramadhan' (Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan)" (HR. Ahmad Nomo 2228).

Doa tersebut dapat diamalkan juga saat memasuki bulan Syaban.

Berikut bacaan lengkap dengan artinya:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

"Allahumma baarik lanaa fii rajab wa syaban wa ballighna ramadhana."

Baca Juga: Jenazah Rifky Yudha Pratama Siswa SMPN 7 Mojokerto Korban Tenggelam di Pantai Drini Gunungkidul Akhirnya Ditemukan

 

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan."

Selain doa Syaban yang diamalkan oleh Rasulullah SAW tadi, terdapat dua versi bacaan doa lainnya yang turut dapat dilantunkan saat menyambung datangnya bulan Syaban.

Berikut uraian bacaannya:

اللَّهمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيْطَانِ وَرِضْوَانِ مِنَ الرَّحْمَنِ

Allahumma ad-khilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy-syaithooni, wa ridhwanim minar rohmaani

"Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan agar kami mendapat ridho Allah (Ar-Rahman)" (HR. Al-Baghawi dalam Mu'jam Ash-Shahabah, sanadnya sahih).

Kemudian ada versi bacaan lain yang turut memohon diberikan keberkahan serta keimanan oleh Allah SWT.

 

Adapun bacaan doa menyambut bulan Syaban lainnya adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ الله

Allahumma ahlilhu 'alayna bilyumni wal iimaani was salaamati wal islaami. Rabbi wa rabbukallah

"Ya Allah, tampakkanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam.

Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah" (HR. Ahmad, 1:162 dan Tirmidzi, no. 3451, dan Ad-Darimi.

Tirmidzi mengatakan bahwa hadis ini hasan gharib. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih).

 

Dalam rangka menyambut datangnya bulan mulia, bulan Syaban ini hendaknya kita melakukan amalan yang dianjurkan di bulan Syaban sebagai berikut.

Dalam kitab Kanzun Najah was Surur disebutkan bahwasanya:

 

من قرأ من اول سورة الدخان الى قوله تعالى (ورب اباىٔكم الاولين) اول ليلة من شعبان خمس عشرة مرة الى ليلة الخامس عشر يقرأها ثلاثين مرة، ثم يذكر الله ويصلى على النبي صلى الله عليه و سلم عشرا ويدعو بما احب فانه يرى تعجيل الاجابة فيها ان شاء الله تعالى

Barangsiapa yang membaca surah Al-Dukhan dari awal sampai pada ayat ‘ wa robbu aabaa-ikumul awwalin’ pada permulaan malam bulan Sya’ban sebanyak 15 kali sampai kepada malam ke-15 dan membacanya sebanyak 30 kali, kemudian berdzikir kepada Allah dan bersholawat kepada Nabi Saw sebanyak sepuluh kali, lalu berdoa dengan apa yang dia sukai, maka sesungguhnya dia akan melihat segera doanya dikabulkan, insyaallah.

Berikut ini adalah potongan ayat, yang dimaksud dengan awal Surat ad Dukhan 1 sampai 8

حٰمۤ (١) وَالْكِتٰبِ الْمُبِيْنِۙ(٢) اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ (٣) فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ (٤) اَمْرًا مِّنْ عِنْدِنَاۗ اِنَّا كُنَّا مُرْسِلِيْنَۖ (٥) رَحْمَةً مِّنْ رَّبِّكَ ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُۗ (٦) رَبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَاۘ اِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ (٧) لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ ۗرَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ (٨)

Baca Juga: Dipercaya Bawa Keberuntungan Tahun Baru Imlek Ikan Dingkis Banyar Dicari Warga

 

Artinya:

Ha Mim. Demi Kitab (Al-Qur’an) yang jelas. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kamilah yang mengutus rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu.

Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui, Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu orang-orang yang meyakini.

Tidak ada tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu.

Jadi, siapapun yang membaca awal QS Ad-Dukhan: 1-8, dari malam pertama bulan Syaban, setiap hari sebanyak 15 kali hingga tanggal 15 Sya'ban, namun khusus di tanggal 15 Sya'ban dibaca 30 kali.

 

Kemudian berdzikir kepada Allah SWT, lalu bersholawat pada Nabi Muhammad Saw (sebanyak 10x) lalu disambung dengan berdoa dengan doa hajat apapun yang dikehendaki, maka dengan izin Allah, doanya akan dikabulkan atau diijabah oleh Allah SWT. 

Bulan Syaban adalah bulannya Nabi Muhammad Saw maka kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat dengan shighoh apapun. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kemuliaan bulan Syaban #Allahumma baarik lanaa fii rajab wa syaban wa ballighna ramadhana #amalan yang dianjurkan di bulan Syaban #Bulan Rajab #1 Syaban 1446 Hijriah #berdoa saat masuk bulan Rajab #Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 #malam 1 Syaban #Keutamaan Bulan Syaban #Surat ad Dukhan 1 sampai 8 #Bulan Syaban adalah bulannya Nabi Muhammad Saw #Malam 1 Syaban 1446 Hijriah #doa bulan syaban #Doa Menyambut Bulan Syaban #bulan syaban #kitab kanzun najah was surur