RADARSEMARANG.ID, Semarang — Sejumlah umat Islam menjalankan ibadah puasa sepanjang bulan Rajab, salah satunya pada 2 Rajab 1446 Hijriah yang bertepatan dengan Kamis (2/1) ini.
Puasa Rajab adalah salah satu ibadah sunah yang dianjurkan dilaksanakan pada bulan ketujuh dalam kalender Islam atau dua bulan sebelum Ramadhan.
Hadis yang diriwayatkan dari At Tabrani dari Syaid bin Rasyid mengungkapkan keutamaan berpuasa di bulan Rajab.
Baca Juga: Ini Amalan, Keistimewaan, Niat Puasa dan Doa Memasuki Bulan Rajab 2025
“Barangsiapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab laksana berpuasa setahun.
Apabila berpuasa tujuh hari, maka ditutupkan darinya pintu neraka jahanam.
Barang siapa berpuasa delapan hari, maka dibukakan delapan pintu surga dan Allah mengabulkan semua permohonannya.”
Niat Puasa Rajab 2025
Berikut adalah bacaan niat puasa Rajab 2025 lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَتْ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri rajaba sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah ta’ala.”
Keutamaan Mengerjakan Puasa Rajab
Puasa Rajab memiliki keutamaan yang luar biasa dalam ajaran Islam, salah satunya adalah janji kenikmatan surga yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada bulan Rajab akan mendapatkan anugerah istimewa dari Allah SWT berupa hidangan surga.
Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya di surga ada suatu sungai yang bernama “Rajab”.
Warnanya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis daripada madu.
Barangsiapa berpuasa satu hari pada bulan Rajab, akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Keutamaan ini menjadi motivasi kuat bagi setiap Muslim untuk meningkatkan ibadahnya di bulan Rajab, termasuk dengan berpuasa.
Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, puasa ini juga menjadi jalan menuju kenikmatan yang tak terbayangkan di akhirat kelak.
Bagi kita yang mendambakan kehidupan penuh keberkahan dan kemuliaan di dunia maupun akhirat, melaksanakan puasa Rajab adalah langkah sederhana tapi penuh makna.
Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk memperbanyak amal ibadah, khususnya pada bulan Rajab di tahun 2025.
Dari Anas bin Malik bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “Barangsiapa berpuasa berpuasa tiga hari dari bulan-bulan Al-Hurum yaitu hari Kamis, Jum’at dan Sabtu maka dituliskan baginya ibadah 700 tahun.”
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ath-Thobrani dan Abu Nu’aim dan Al Baihaqi di Fadhoil Al Awqot dengan beberapa sanad yang beberapa darinya dengan lafaz ibadah 60 tahun sebagaiman dikutip oleh As-Sayuthi dalam Al Hawi.
Beliau mengatakan tentang hadis ini bahwa Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan: “Sanad hadis ini lebih baik dari status dhaif dan mendekati status hasan.”
Berikut jadwal buka puasa Rajab hari ini, Kamis, di seluruh Indonesia:
Dilansir dari laman Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, jadwal buka puasa Rajab sama dengan waktu dimulainya shalat maghrib.
Berikut cara cek jadwal buka puasa Rajab hari ini di seluruh Indonesia:
- Kunjungi laman https://bimasislam.kemenag.go.id/jadwalshalat
- Pilih provinsi dan kabupaten/kota yang akan dicek
- Pilih bulan “Januari” dan tahun “2025”
- Klik “Proses Data” yang ditampilkan dalam simbol pencarian Halaman situs Bimas Islam akan menampilkan jadwal salat selama satu bulan
- Waktu buka puasa Rajab hari ini dapat dilihat pada waktu salat maghrib di bagian “Kamis, 02/01/2025”.
Waktu buka puasa Rajab di 38 provinsi Selengkapnya,
berikut waktu buka puasa Rajab hari ini, pada 2 Januari 2025, di 38 ibu kota provinsi di Indonesia:
Waktu Salat Maghrib Pulau Sumatera
Banda Aceh, Aceh: 18.40 WIB
Baca Juga: Cara mengisi Daftar Riwayat Hidup Nomor Induk PPPK dan Dokumen yang harus diunggah di SSCASN
Medan, Sumatera Utara: 18.30 WIB
Palembang, Sumatera Selatan: 18.17 WIB
Padang, Sumatera Barat: 18.31 WIB
Bengkulu, Bengkulu: 18.28 WIB
Pekanbaru, Riau: 18.24 WIB
Tanjung Pinang, Kepulauan Riau: 18.12 WIB
Baca Juga: KH Anwar Zahid Akan Hadir di Semarang - Demak 4 Lokasi Cek Jadwalnya
Jambi, Jambi: 18.19 WIB
Bandar Lampung, Lampung: 18.19 WIB Pangkal Pinang,
Kepulauan Bangka Belitung: 18.10 WIB.
Waktu Salat Maghrib Pulau Jawa
Jakarta, DKI Jakarta: 18.14 WIB
Serang, Banten: 18.17 WIB
Bandung, Jawa Barat: 18.17 WIB
Semarang, Jawa Tengah: 18.01 WIB
Yogyakarta, DIY: 18.03 WIB
Surabaya, Jawa Timur: 17.53 WIB.
Waktu Salat Maghrib Pulau Kalimantan
Pontianak, Kalimantan Barat: 17.54 WIB
Palangkaraya, Kalimantan Tengah: 17.39 WIB
Samarinda, Kalimantan Timur: 18.23 WITA
Banjarbaru, Kalimantan Selatan: 18.38 WITA
Tarakan, Kalimantan Utara: 18.15 WITA.
Waktu Salat Maghrib Pulau Nusa Tenggara dan Bali
Denpasar, Bali: 18.44 WITA
Kupang, Nusa Tenggara Timur: 18.14 WITA
Mataram, Nusa Tenggara Barat: 18.41 WITA.
Waktu Salat Maghrib Pulau Sulawesi
Gorontalo, Gorontalo: 17.57 WITA
Baca Juga: Dihadiri 3 Juta Orang Lebih, Kapan Haul Abah Guru Sekumpul Dilaksanakan?
Mamuju, Sulawesi Barat: 18.19 WITA
Palu, Sulawesi Tengah: 18.13 WITA
Manado, Sulawesi Utara: 17.49 WITA
Kendari, Sulawesi Tenggara: 18.07 WITA
Makassar, Sulawesi Selatan: 18.22 WITA.
Waktu Salat Maghrib Pulau Maluku
Sofifi, Maluku Utara: 18.39 WIT
Ambon, Maluku: 18.44 WIT.
Pulau Papua Manokwari, Papua Barat: 18.16 WIT
Jayapura, Papua: 17.52 WIT
Merauke, Papua Selatan: 18.03 WIT
Baca Juga: Link Sertifikat PPPK 2024 Nilai Seleksi Kompetensi Lengkap dengan Cara Downloadnya
Nabire, Papua Tengah: 18.14 WIT
Jayawijaya, Papua Pegunungan: 18.06 WIT
Sorong, Papua Barat Daya: 18.27 WIT.
Keutamaan berpuasa di bulan Rajab karena iman dan ikhlas dalam kitab Durratun Nasihin dirincikan sebagai berikut:
Puasa 1 hari: mendapat ridha Allah,
Puasa 2 hari: mendapat kemuliaan yang tidak habis disebutkan oleh penghuni langit dan bumi,
Puasa 3 hari: diselamatkan dari bencana dunia dan adzab akhirat, penyakit gila, kusta, dan fitnah dajjal,
Puasa 7 hari: ditutup tujuh pintu jahannam untuknya,
Puasa 8 hari: dibuka delapan pintu surga untuknya,
Puasa 10 hari: segala sesuatu yang ia minta, akan Allah kabulkan,
Puasa 15 hari: Allah ampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu, kesalahan-kesalahannya digantikan dengan kebaikan.
Dan barang siapa yang menambah puasanya, Allah akan tambahkan juga pahala baginya. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi