RADARSEMARANG.ID, Semarang — Salah satu amalan yang dapat dilaksanakan di hari rebo wekasan adalah membuat air salamun.
Air salamun dapat diminumkan untuk anak-anak kecil agar mendapat fadhilah keselamatan dari turunnya balak di hari rebo wekasan.
Menurut sebagian orang-orang arif yang oleh Allah diberi anugerah mampu melihat hal-hal yang akan datang (mukasyafah) dan perkara sirri.
Baca Juga: Sejarah dan Tradisi Rebo Wekasan, Rabu Terakhir di bulan Safar
Bahwasanya pada setiap tahun Allah menurunkan 320.000 bala' (bencana) di bumi yang bertepatan pada hari rabu akhir di Bulan Safar, orang jawa menyebutnya dengan Rebo Wekasan sumber dari Kitab Kanzun Najah Wassuruur.
Ayat-ayat tersebut ditulis pada kertas putih kemudian dicelupkan ke air dan diminum dengan niat Tabarrukan (mengharapkan berkah) dan hati tetap meminta kepada Allah.
Syeikh Nawawi Al Bantani mencoba menjelaskan bahwa amalan di hari Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Wekasan adalah hari diturunkannya bala’.
Oleh karena itu ia mengutip keterangan dari para ulama terkemuka bahwa ada amalan untuk mengantisipasi bala’ tersebut yaitu dengan menulis 7 Ayat Salamun dalam Al-Qur’an dan memasukkan ke dalam wadah (gelas atau toples) kemudian tuangkan air ke dalamnya lalu diminum airnya.
Manfaat dari amalan tersebut adalah akan diselamatkan dari marabahaya.
Adapun tujuh ayat yang ditulis dalam kertas tersebut setelah digunakan, hendaknya diletakkan pada tempat yang layak dan terhormat.
Karena, tulisan tujuh ayat tersebut termasuk tulisanatau mushaf Al Quran yang harus dijaga dan dirawat.
Syekh Sulaiman al Bujairami mengatakan dalam kitabnya Hasyiyah Al-Bujairami bahwa meletakkan mushaf Al-Qur’an di lantai secara langsung hukumnya haram.
Hal ini menegaskan untuk menghormati mushaf meskipun sedikit. Oleh sebab itu, sebaiknya tulisan tujuh ayat di atas disimpan atau diletakkan pada tempat yang layak atau mulia.
Dikutip dalam Kitab Kanzun Najah Wassuruur dan Kitab Nihayatus Zain disunnahkan menulis 7 ayat Salamum yang terdapat dalam Al Qur’an pada malam rabu terakhir bulan safar.
كنز النجاح والسرور فى الأدعية التى تشرح الصدور (142-146)
Karya Asy Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds (Lahir 1280 H. Wafat 1334 H.)
Baca Juga: Diawali dari semangat Al Habib Masyhur, Ini Sejarah Singkat Berdirinya Majelis Al Muqorrobin
Beliau adalah salah satu ulama Mekah Al Mukarromah pada abad XIV H. dan salah satu Imam madzhab Asy Syafi'i di Masjidil Haram.
ذَكَرَ بَعْضُ الْعَارِفِيْنَ مِنْ أَهْلِ الْكَشْفِ وَالتَّمْكِيْنِ أَنَّهُ يَنْزِلُ فِيْ كُلِّ سَنَةٍ ثَلَاثُمِائَةِ أَلْفِ بَلِيَّةٍ وَعِشْرُوْنَ أَلْفًا مِنَ الْبَلِيَّاتِ، وَكُلُّ ذَلِكَ فِيْ يَوْمِ الْأَرْبِعَاءِ الْأَخِيْرِ مِنْ صَفَرَ , فَيَكُوْنُ ذَلِكَ الْيَوْمُ أَصْعَبَ أَيَّامِ السَّنَةِ .
Sebagian orang yang ma’rifat dari ahli kasyaf dan tamkin menyebutkan, Setiap tahun turun 320.000 (Tiga ratus dua puluh ribu) bala’ (Musibah).
Semuanya itu pada hari Rabu Akhir Bulan Safar, maka pada hari itu menjadi sulit-sulitnya hari di tahun tersebut.
Tujuh Ayat Salamun dalam Al-Qur’an adalah:
Pertama ayat salam dalam Surat Yasin ayat 58:
سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ
Salam, qaulam mir rabbir rahim
Artinya: Salam Sejahtera sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang
Kedua dalam Surat As Saffat ayat 79:
سَلٰمٌ عَلٰى نُوْحٍ فِى الْعٰلَمِيْنَ
Salamun 'ala nuhin fil-alamin
Artinya: Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di semesta alam
Ketiga dalam Surat As Saffat ayat 109:
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ
Salamun 'ala ibrahim
Artinya: Salam Sejahtera atas Ibrahim
Keempat dalam Surat As Saffat ayat 120:
سَلٰمٌ عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ
Salamun 'ala musa wa harun
Artinya: Salam Sejahtera atas musa dan harun
Kelima dalam Surat As Saffat ayat 130:
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِلْ يَاسِيْنَ
Salamun 'ala ilyasin
Artinya: Salam Sejahtera atas Ilyas dan kaumnya
Keenam dalam Surat Az Zumar ayat 73:
سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوْهَا خٰلِدِيْن
Salamun alaikum 'alaikum thibtum fadkhuluha khalidin
Artinya: Semoga keselamatan tercurah kepadamu, berbahagialah kamu. Maka, masuklah ke dalamnya (untuk tinggal) selama-lamanya.
Ketujuh adalah ayat salam dalam Surat Al Qadr ayat 5:
سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Salâmun hiya ḫattâ mathla'il-fajr
Artinya: Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.
Langkah Membuat Air Salamun Rebo Wekasan:
1 Siapkan Piring atau sejenisnya yang licin sebagai media tulisan.
Baca Juga: Barokah Melihat Wajah Orang Alim, Malaikat akan Memintakan Ampun hingga Hari Kiamat.
2 Niatkan memohon keselamatan dan barokah air ayat Al Qur’an yang akan dibuat.
3 Tulis 7 ayat salamun di atas dengan pulpen atau spidol di piring.
4 Tuangkan air minum pada tulisan tersebut, gosok hingga tulisan lebur dan larust dengan air sembari membaca sholawat nabi.
5 Minumkan kepada siapapun yang menginginkan barokah Air Salamun tersebut.
Amalan ini bisa dimulai malam Rebo Wekasan sampai besok hari rabu sebelum maghrib.
Dengan demikian, sebagai seorang muslim, tidak ada salahnya untuk mengamalkan setiap amalan yang disarankan oleh para ulama.
Terutama amalan-amalan Rebo Wekasan yang tidak bertentangan dengan syariat, seperti amalan perbanyak sholat, dzikir dan berdoa. Semoga bermanfaat bagi semuanya. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi