RADARSEMARANG.ID, BAWANG menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai jenis kuliner di Indonesia.
Sebuah hidangan kuliner akan terasa hambar jika tidak menandung bawang di dalamnya khususnya jenis makanan yang mengandalkan bumbu dari rempah-remmpah.
Bawang adalah kelompok tanaman dari genus Allium, yang mencakup berbagai spesies yang digunakan dalam masakan di seluruh dunia.
Terdapat lebih dari 900 spesies dalam genus Allium, namun tidak semuanya digunakan sebagai bahan makanan. Jenis bawang yang paling dikenal dan umum digunakan antara lain:
- Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum)
- Bawang Putih (Allium sativum)
- Bawang Bombay (Allium cepa)
- Bawang Daun (Allium fistulosum)
- Bawang Prei (Allium ampeloprasum var. porrum)
- Bawang Kucai (Allium schoenoprasum)
Selain itu, masih banyak spesies Allium lainnya yang tumbuh di berbagai belahan dunia, baik yang digunakan dalam masakan, obat-obatan tradisional, maupun yang hanya tumbuh liar.
Temukan enam jenis bawang yang paling umum digunakan dalam masakan, termasuk bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay, serta manfaat kesehatannya.
Selain memberikan rasa dan aroma yang khas, bawang juga kaya akan manfaat kesehatan.
Mari kita bahas enam jenis bawang yang paling populer, termasuk bawang merah, bawang putih, bawang bombay, bawang daun, bawang prei, dan bawang kucai.
1. Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum)
Bawang merah, si primadona di dapur, terkenal dengan aromanya yang kuat dan khas.
Saat dipotong, bawang merah bisa bikin mata pedih, tapi rasa gurihnya yang khas bikin masakan jadi lebih lezat.
Bawang merah cocok untuk berbagai masakan, mulai dari tumisan, sup, gorengan, sampai acar.
Rasanya yang gurih dan pedas ini dijamin bikin masakanmu makin mantap!
Bawang merah merupakan salah satu jenis bawang yang paling umum digunakan di Asia, terutama dalam masakan Indonesia.
Bawang merah memiliki rasa yang lebih manis dan lembut dibandingkan bawang bombay.
Bawang merah kaya akan antioksidan flavonoid yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Konsumsi bawang merah juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
2. Bawang Putih (Allium sativum)
Beda dengan bawang merah, bawang putih punya aroma yang lebih lembut dan nggak bikin mata pedih.
Bawang putih ini jadi penyedap alami yang pas banget untuk berbagai masakan, mulai dari tumisan, gorengan, sampai masakan berkuah.
Rasanya dan aromanya yang khas bikin hidanganmu makin harum dan lezat.
Bawang putih juga sering dihaluskan dan dicampur dengan bumbu lain untuk menciptakan rasa yang lebih kompleks.
Bawang putih dikenal dengan aroma kuat dan rasa pedasnya. Ini sering digunakan dalam masakan untuk memberikan rasa yang lebih tajam dan kuat.
Bawang putih mengandung allicin, senyawa yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri.
Konsumsi bawang putih secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.
3. Bawang Bombay (Allium cepa)
Bawang yang berbentuk bulat besar dengan lapisan daging yang tebal ini rasanya lebih ringan dan lebih manis daripada bawang merah.
Dengan cita rasa ini bawang bombay sering digunakan dalam berbagai hidangan internasional.
Dari warnanya bawang bombay ternyata ada 3 jenis yaitu bawang bombay putih, kuning dan merah.
Bawang bombay putih punya rasa manis dan aroma yang nggak terlalu kuat, sering dipakai untuk salad atau masakan Barat
Bawang bombay putih bisa diiris tipis dan dimakan mentah, atau dipanggang sampai karamel untuk menambah rasa manis dan caramelized.
Teksturnya yang renyah dan rasa manisnya yang segar cocok banget untuk dipadukan dengan berbagai hidangan, seperti salad, burger, atau steak.
Bingung mau pakai bawang bombay yang mana? Bawang bombay kuning ini pilihan yang aman!
Aromanya yang kuat dan rasanya yang khas membuatnya cocok untuk berbagai masakan, dari tumisan, gorengan, sampai sup.
Bawang bombay kuning juga bisa jadi pengganti bawang merah lho, kalau kamu lagi kehabisan stok. Rasanya sama-sama gurih, kok.
Bawang bombay merah paling enak dimakan mentah. Rasanya manis dan ringan, cocok banget untuk salad, burger, atau pelengkap hidangan lainnya.
Bawang bombay merah juga bisa diawetkan dengan cara diacar, menghasilkan acar bawang bombay merah yang segar dan lezat.
Bawang bombay kaya akan vitamin C, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.
Serat dalam bawang bombay dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.
4. Bawang Daun (Allium fistulosum)
Daun bawang biasanya dipakai sebagai pelengkap sup, omelet, atau garnish. Rasanya dan aromanya lebih ringan dibandingkan bawang merah dan bawang bombay.
Daun bawang cocok dimasak sebentar atau dimakan mentah. Daun bawang menambahkan cita rasa segar dan sedikit pedas pada hidangan, membuatnya lebih menarik dan lezat.
Bawang daun, juga dikenal sebagai daun bawang, sering digunakan dalam sup, salad, dan hidangan lainnya sebagai penambah aroma dan rasa segar.
Bawang daun adalah bahan yang rendah kalori, sehingga cocok untuk diet.
Bawang daun membantu menjaga kesehatan pencernaan dan dapat membantu menurunkan berat badan.
5. Bawang Prei (Allium ampeloprasum var. porrum)
Daun bawang prei dan daun bawang biasa sering dikira sama, padahal keduanya sangat berbeda.
Walaupun mirip, keduanya memiliki ukuran, aroma, rasa, dan penggunaan yang berbeda.
Bawang prei memiliki batang panjang dengan daun yang lebar dan datar. Rasanya lebih lembut dan kurang pedas dibandingkan dengan bawang bombay.
Prei kaya akan folat yang penting untuk kesehatan sel dan produksi DNA.
Bawang prei memiliki senyawa yang dapat membantu melindungi kesehatan jantung.
6. Bawang Kucai (Allium schoenoprasum)
Bawang kucai memiliki daun tipis seperti rumput dan sering digunakan sebagai hiasan dalam hidangan. Rasanya ringan dengan sedikit rasa bawang putih.
Bawang kucai kaya akan vitamin K, yang penting untuk kesehatan tulang dan pembekuan darah.
Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam kucai dapat membantu menjaga kesehatan mata.
Masing-masing jenis bawang ini tidak hanya menambah cita rasa dalam masakan Anda tetapi juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
Dengan mengenal lebih jauh tentang bawang-bawang ini, Anda dapat membuat pilihan yang lebih sehat dan bervariasi dalam memasak.
Jangan ragu untuk memasukkan berbagai jenis bawang ini dalam menu harian Anda untuk mendapatkan manfaat maksimalnya.
Editor : Tasropi