Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Kisah Karomah Keramat Mbah Kholil Bangkalan, Ketika 2 Daun Kelor Lebih Berat Dari Dua Ekor Sapi

Aris Hariyanto • Sabtu, 18 Mei 2024 | 01:10 WIB
Kisah Karomah Mbah Kholil Bangkalan
Kisah Karomah Mbah Kholil Bangkalan

RADARSEMARANG.ID - Mbah Kholil Bangkalan merupakan seorang ulama yang sangat dihormati dan terkenal di Indonesia.

Nama aslinya adalah Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Lathif, memiliki banyak pengetahuan dalam bidang agama Islam.

Meski demikian, Mbah Kholil juga memiliki karomah yang keramat selain pengabdiannya kepada masyarakat.

Tidak semua orang mendapatkan karomah dari Allah SWT. Hanya mereka yang terpilih yang diberikan keistimewaan ini.

Salah satu keistimewaan karomah Mbah Kholil yang keramat adalah dapat membuat dua helai daun kelor mampu mengalahkan berat dua ekor sapi.

Kisah karomah Mbah Kholil kali ini berawal dari satu keluarga sedang sibuk menyiapkan keperluan tasyakuran kelahiran putra mereka.

Pada kesempatan tersebut, terdapat sebuah momen yang sangat istimewa. KH Kholil Bangkalan diundang untuk hadir dan memberikan do’a dan ceramah dalam acara tersebut.

Demi menyambut kedatangan Mbah Kholil Bangkalan, keluarga ini menyembelih dua ekor sapi.

Setelah Isya, tamu undangan mulai berdatangan ke lokasi acara. Rumah tersebut segera penuh dengan tamu undangan.

Tak lama kemudian, Mbah Kholil datang dengan pengawalan santrinya menuju rumah tuan rumah.

Tanpa perintah, semua tamu undangan berdiri dengan menggenggam kedua tangan di depan perut sebagai tanda penghormatan (takdzim).

Kemudian tuan rumah mendekati Mbah Kholil yang sedang duduk bersimpuh, lalu memberikan selembar potongan kertas yang berisi daftar nama keluarga yang telah meninggal untuk didoakan.

Setelah menerima kode, Mbah Kholil memulai doa syukuran, namun bukan do’a dari surat Al-Qur’an atau doa-doa panjang yang dibaca.

Mbah Kholil hanya mengucapkan kalimat tahlil sebanyak tiga kali sebelum mengakhiri dengan doa.

Setelah Mbah Kholil selesai menutup dengan membaca doa, tuan rumah berpikir, "Saya telah mempersiapkan acara ini selama sekitar satu bulan, dengan undangan tamu yang begitu banyak dan berbagai hidangan yang disiapkan”.

“Saya bahkan menyumbangkan dua ekor sapi besar untuk menyambut kedatangan Mbah Kholil. Namun, doa yang dibacakan hanya kalimat tahlil, tidak seperti acara-acara sebelumnya."

Mbah Kholil lantas memanggil tuan rumah sebelum hidangan dikeluarkan dan bertanya “Apa di belakang rumah masih ada sapi?”.

Mendengar pertanyaan tersebut, tuan rumah terhentak kaget sembari menjawab, “Masih sisa dua ekor kiai”.

“Taruh di depan rumah dan bawakan kepadaku dua helai daun kelor,” ucap Mbah Kholil dengan perintahnya.

Kemudian dua ekor sapi digelandang ke depan rumah oleh dua orang, dan diikat di batang pohon mangga besar.

Mbah Kholol lalu menyuruh orang untuk mengambil bambu besar yang sekiranya kuat untuk menimbang kedua sapi tersebut.

“Mari sama-sama kita buktikan lebih berat mana antara dua helai daun kelor dengan dua ekor sapi,” kata Mbah Kholil.

Sejumlah tamu undangan turut membantu perintah yang diberikan oleh Mbah Kholil.

Setelah semua sudah siap, Mbah Kholil melangkah maju untuk mengambil dua helai daun kelor, lalu ditiup dengan membaca lafal tahlil.

Setelah kedua ekor sapi besar milik tuan rumah diletakkan, semua orang yang hadir terpesona takjub dengan apa yang terjadi.

Mereka melihat dengan kagum bahwa dua helai daun kelor yang dibacakan kalimat tahlil oleh Mbah Kholil mampu mengalahkan berat kedua ekor sapi tersebut.

Sambil tersenyum, Mbah Kholil menuturkan “Lo ya, kelihatan kan, berat dua sapimu masih kalah dengan dua helai daun, padahal tadi aku baca kalimat tahlil itu bukan dua kali, tapi tiga kali”.

Semua orang yang berada di situ menyaksikan sendiri betapa hebatnya karomah keramat yang dimiliki oleh KH Kholil Bangkalan, seorang ulama asli Indonesia.

Kisah Karomah Mbah Kholil ini diungkapkan saat ngaji kitab Nashoihul Ibad yang dibacakan oleh Kiai Ali Muntaha tentang betapa keramatnya karomah KH Kholil Bangkalan.

Tempat ngaji di Masjid Jami' Baiturrahman Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat 11 Desember 2020.

Editor : Baskoro Septiadi
#Daun Kelor #Sapi #ulama asli Indonesia #Kiai Ali Muntaha #Karomah #mbah kholil #Karomah Keramat #Mbah Kholil Bangkalan #bojonegoro #Karomah Mbah Kholil Bangkalan #KH Kholil Bangkalan #lafal tahlil #Syaikhona Muhammad Kholil