Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Catat Nih! Tiga Jenis Herbal Ini, Bisa Buat Kamu Tak Mudah Sakit Saat Puasa Ramadan

Iskandar • Selasa, 12 Maret 2024 | 22:31 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID - Puasa Ramadan menjadi ibadah wajib bagi kaum muslim. Selama satu bulan penuh selama Ramadhan, kaum muslim tidak makan dan minum.

Perubahan pola makan dan tidur, menjadikan daya tahan tubuh rentan nge-drop. Satu sisi, aktivitas keseharian tetap harus dilakukan. Kerja di kantor, lapangan, tetap harus dijalani.

Lantas, bagaimana agar selama Ramadhan, tubuh tetap bugar? Berikut ini tiga jenis herbal yang bisa Anda konsumsi karena khasiatnya bisa meningkatkan daya tahan tubuh.


1. Jinten hitam (habbatussauda)


Di Indonesia, habbatussauda populer dengan nama jintan hitam. Habbatussauda termasuk ke dalam jenis tanaman herbal yang populer sebagai obat herbal sejak dulu. Tumbuhan semak ini memiliki buah dengan bentuk seperti biji hitam kecil yang bernama habbatussauda. Tanaman ini tumbuh subur di kawasan Asia Barat, Timur Tengah, Eropa Selatan, dan Afrika Utara. Nama latin tumbuhan ini adalah nigella sativa.

Khasiatnya jinten hitam berasal dari kandungannya. Yakni, kalori, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, zat besi, seng, tembaga, tiamin, niasin, fosfor, dan asam folat. Jintan hitam juga mengandung senyawa aktif utama, yaitu thymoquinone.

Zat ini sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan sifat terapeutik. Fungsinya untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.

Jinten hitam cukup ampuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Banyak penelitian yang membuktikan manfaat jinten hitam bagi daya tahan serta kesehatan tubuh.

Ini karena jinten hitam mengandung zat farmakologi aktif. Seperti thymoquinone, carvacrol, dan thymol yang dapat membuat sistem kekebalan tubuh semakin kuat.

Jenis herbal ini bekerja dengan cara meningkatkan respon sel-sel darah putih dalam melawan infeksi serta zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Penelitian juga menyebutkan bahwa habbatussauda membantu tubuh dalam memaksimalkan produksi sel darah putih. Sehingga daya tahan tubuh pun meningkat.

Jenis herbal alami ini juga mengandung antioksidan. Terbukti, memiliki kemampuan sebagai antikanker, antidiabetes, antibakteri, dan anti-peradangan.

2. Kunyit

Selama ini, kita mengenal kunyit hanya sebatas bumbu masakan yang bisa menguatkan rasa dan memberikan tampilan menarik pada masakan. Padahal, sejatinya kunyit memiliki manfaat besar bagi kesehatan.

Mengonsumsi air rebusan kunyit atau menjadikan rempah ini sebagai campuran teh, menjadi cara terbaik untuk mendapatkan banyak manfaat. Sebab, dalam satu sendok teh kunyit bubuk, terkandung sejumlah nutrisi yang penting bagi tubuh. Antara lain, kalori: 29, protein: 0,91 gram, lemak: 0,31 gram, karbohidrat: 6,31 gram, dan serat: 2,1 gram. Tidak hanya itu. Jenis rempah ini juga mengandung nutrisi lain, seperti mangan, zat besi, potasium, dan vitamin C.

Kunyit juga memiliki khasiat lain. Seperti mengurangi peradangan, mengatasi masalah pencernaan hingga meningkatkan daya tahan tubuh.

Jenis herbal alami ini mampu menghadang segala zat asing yang akan mengganggu pertahanan tubuh selama puasa. Sejumlah literatur penelitian menyebut bahwa kunyit adalah jenis rimpang yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kunyit bekerja dengan cara meningkatkan produksi sel-sel darah putih yang menjadi ‘pasukan utama’ dalam melawan segala jenis infeksi, entah itu infeksi bakteri maupun virus.

Tentu saja ini penting, utamanya ketika Anda berpuasa. Sebab, perubahan pola makan dan jam tidur selama Ramadan, sering kali membuat sistem pertahanan tubuh melemah dan membuat kita lebih rentan serangan bakteri dan virus.

Nah, zat curcumin yang terkandung di dalam kunyit, mampu berperan sebagai antibakteri dan mampu melindungi pencernaan Anda dari infeksi E.coli dan Staphylococcus aureus.

Studi medis menemukan bahwa mengonsumsi kunyit secara berkala dapat membantu pasien dengan berbagai masalah pencernaan. Seperti diare atau luka pada saluran cerna.

3. Kulit Manggis

Buah manggis menjadi salah satu buah dengan kandungan antioksidan paling tinggi ketimbang jenis buah lainnya. Tidak hanya buahnya saja. Kandungan antioksidan tinggi juga ada pada kulit manggis.

Kulit manggis menjadi obat herbal yang cukup populer dan banyak diminati. Kandungan tinggi antioksidan di dalamnya, bukan hanya menunjang kekebalan tubuh saja, tetapi juga mengatasi gangguan kesehatan lainnya.

Manfaat kulit manggis berasal dari sejumlah bahan aktif di dalamnya. Seperti xanthone, flavonoid, saponin, dan tanin. Xanthone sendiri merupakan senyawa aktif yang bersifat antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi. Sejumlah senyawa aktif tersebut dapat membantu tubuh dalam menunjang kesehatan, sekaligus mengatasi sejumlah gangguan

Kulit manggis memiliki kandungan zat xanthone yang berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh. Nah, zat antioksidan ini mampu mencegah radikal bebas terjadi. Sehingga ekstrak kulit manggis bersifat antikanker, antidiabetes, anti-peradangan, dan dapat mencegah berbagai penyakit kronis lainnya.

Kulit manggis juga bermanfaat untuk membuat kekebalan tubuh Anda meningkat dalam melawan penyakit, jadi dapat mencegah Anda jatuh sakit saat menjalani puasa Ramadan.

Nah, itu tadi tiga jenis herbal yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kekebalan tubuh selama menjalani puasa Ramadan. (isk)

Editor : Baskoro Septiadi
#herbal #Ramadan