RADARSEMARANG.ID Tinggi badan sering menjadi topik yang menarik, terutama bagi mereka yang masih berharap dapat bertambah tinggi di usia 20-an.
Banyak mitos beredar mengenai cara meninggikan badan, mulai dari konsumsi susu hingga olahraga tertentu.
Namun, benarkah tinggi badan masih dapat bertambah setelah usia 20 tahun?
Mari kita bahas lebih lanjut!
1. Kapan Pertumbuhan Tinggi Badan Berhenti?
Secara umum, pertumbuhan tinggi badan dipengaruhi oleh lempeng epifisis (growth plates) yang terdapat pada tulang panjang.
Lempeng ini akan menutup seiring bertambahnya usia, umumnya pada rentang berikut:
- Wanita: Sekitar usia 16-18 tahun
- Pria: Sekitar usia 18-21 tahun
Jika lempeng pertumbuhan telah tertutup, kemungkinan besar tinggi badan tidak akan bertambah secara alami.
2. Mitos Seputar Meninggikan Badan di Usia 20-an
Apakah konsumsi susu dapat meningkatkan tinggi badan?
➡ Mitos! Susu memang mengandung kalsium yang baik untuk kesehatan tulang, tetapi tidak akan menambah tinggi badan jika lempeng pertumbuhan telah tertutup.
Apakah olahraga dapat menambah tinggi badan?
➡ Sebagian mitos, sebagian fakta! Olahraga seperti renang, lompat tali, atau basket dapat membantu memperbaiki postur tubuh, sehingga seseorang tampak lebih tinggi.
Namun, jika lempeng pertumbuhan telah tertutup, olahraga tidak akan mempengaruhi pertumbuhan tulang.
Apakah tidur yang cukup dapat membantu pertumbuhan?
➡ Fakta! Hormon pertumbuhan (HGH) diproduksi saat tidur, sehingga tidur yang cukup sangat penting selama masa remaja.
Namun, setelah dewasa, tidur lebih berperan dalam menjaga kesehatan tulang daripada menambah tinggi badan.
Apakah operasi dapat meningkatkan tinggi badan?
➡ Fakta! Prosedur medis yang disebut Limb Lengthening Surgery dapat memperpanjang tulang, tetapi prosesnya panjang, mahal, dan menyakitkan.
3. Cara agar Terlihat Lebih Tinggi di Usia 20-an
1. Meskipun tinggi badan mungkin tidak bertambah secara alami, ada beberapa cara untuk memberikan ilusi tubuh yang lebih tinggi, antara lain:
2. Memperbaiki postur tubuh: Hindari membungkuk dan biasakan berdiri serta duduk dengan tegap.
3. Memilih pakaian yang tepat: Celana dengan potongan tinggi (high-waist) dan pakaian berwarna monokrom dapat memberikan kesan tubuh lebih jenjang.
4. Menggunakan alas kaki yang sesuai: Sepatu dengan sol tebal atau hak tinggi dapat menjadi solusi praktis.
Di usia 20-an, kemungkinan tinggi badan bertambah secara alami sangat kecil karena lempeng pertumbuhan sudah tertutup.
Namun, memperbaiki postur tubuh dan memilih gaya berpakaian yang tepat dapat membantu seseorang terlihat lebih tinggi.
Daripada berfokus pada pertumbuhan tinggi badan, lebih baik menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan rasa percaya diri.
Editor : Tasropi