Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pindah Faskes Tidak Ribet, Aplikasi Mobile JKN Sangat Membantu

Maria Novena Sinduwara • Jumat, 6 Maret 2026 | 22:08 WIB

Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Mawadati (53), di usia yang tak lagi muda, kesehatan menjadi prioritas utama.

Sebagai peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ia selalu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap optimal.

Namun, karena kendala geografis dan kebutuhan akan akses yang lebih mudah membuat Mawadati mempertimbangkan untuk pindah fasilitas kesehatan (faskes) ke tempat yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

Sebelumnya, ia kerap mendengar cerita bahwa mengurus pindah faskes adalah proses yang rumit.

“Orang bilang harus antre di kantor BPJS Kesehatan, bawa beberapa berkas, dan prosesnya lama. Saya sempat ragu untuk memulai karena takut ribet,” ujar Mawadati.

Namun, keraguannya berubah saat ia mengenal aplikasi Mobile JKN. Mobile JKN adalah aplikasi resmi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi peserta JKN.

Aplikasi ini memiliki berbagai fitur, mulai dari pengecekan status kepesertaan, pendaftaran antrean online, hingga pengajuan pindah faskes. Mawadati di ajarkan langsung oleh duta muda dari kantor cabang Ungaran Khafsya Nur Asyahra.

“Ternyata benar, sangat mudah. Hanya dengan masuk ke aplikasi, pilih menu pindah faskes, lalu ikuti langkah-langkahnya. Prosesnya tidak sampai 10 menit, dan saya tidak perlu keluar rumah,” jelasnya.

Proses pindah faskes melalui Mobile JKN benar-benar memberikan pengalaman baru bagi Mawadati. Semua data yang dibutuhkan telah tersedia di aplikasi, sehingga ia hanya perlu memilih faskes tujuan, memastikan informasi sesuai, dan menunggu konfirmasi.

“Yang saya suka, saya tidak perlu mencetak dokumen atau bolak-balik ke kantor BPJS Kesehatan. Semua sudah digital,” tambahnya.

Mawadati merasa sangat terbantu dengan fitur ini, terlebih mengingat kondisi kesehatannya yang membutuhkan kontrol rutin di poli penyakit dalam. Faskes yang lebih dekat dengan rumah membuatnya lebih mudah mengatur jadwal pemeriksaan tanpa rasa khawatir.

“Sebelumnya, saya harus menempuh perjalanan cukup jauh dan menunggu diantar anaknya karena tidak ada akses transportasi umum untuk sampai ke faskes lama. Dengan pindah ke faskes baru yang lebih dekat, waktu dan tenaga saya jauh lebih hemat. Ini sangat membantu, terutama saat kondisi tubuh sedang kurang fit,” ungkapnya.

Selain fitur pindah faskes, Mawadati juga memanfaatkan fitur lain di Mobile JKN, seperti pendaftaran antrean online. Ia menjelaskan bahwa fitur ini memungkinkannya memilih tanggal dan mengikuti jadwal dokter tanpa harus datang pagi-pagi untuk mengambil nomor antrean.

“Fitur Antrean Online sangat membantu. Saya bisa tahu jadwal dokter di poli yang saya tuju, jadi waktu saya tidak terbuang percuma. Sampai di faskes, saya langsung dilayani sesuai antrean yang saya pilih,” ujarnya.

Kini, setelah berhasil pindah faskes, Mawadati merasa hidupnya lebih tenang. Ia tidak perlu lagi khawatir tentang jarak atau proses administrasi yang rumit. Semua kebutuhan kesehatannya sudah terjamin dan ia bisa fokus menjaga kesehatannya dengan lebih baik.

“Terima kasih BPJS Kesehatan, terima kasih Mobile JKN. Saya sangat terbantu dengan semua layanan ini. Untuk masyarakat yang belum menjadi peserta JKN, ayo segera daftar. Jangan tunggu sakit untuk sadar pentingnya jaminan kesehatan,” pungkasnya dengan harapan besar agar semakin banyak orang yang bisa merasakan manfaat yang sama seperti dirinya.

Editor : Baskoro Septiadi
#BPJS KESEHATAN