RADARSEMARANG.ID, Semarang - RSUP Dr Kariadi Semarang menjadi satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang survive melayani cangkok sumsum tulang (CST) atau one marrow transplant.
Cangkok sumsum tulang ini dilakukan untuk mengobati berbagai penyakit kelainan darah, seperti leukimia, talasemia, limfoma, dan multipel mieloma.
"Kami pernah melakukan transplantasi sumsum tulang haploidentikal pertama di Indonesia untuk kasus leukemia akut," ujar Direktur Utama RS Kariadi, dr Akhmadi Agus, M.Kes Senin (14/4/2025).
Ia menjelaskan, RS Kariadi merupakan salah satu rumah sakit yang menjadi terobosan pertama atau survive yang sukses mengobati pasien kelainan darah dengan teknologi CST.
Atas keberhasilan itu, RS Kariadi menjadi tempat belajar rumah sakit lain seperti RS Soetomo.
Ia menyebut, para dokter spesialis di sini bahkan juga belajar CST di Barcelona, Spanyol. Bukan hanya dokternya saja, bahkan perawat, ahli patologi klinik, dan analis juga dikirim ke negara tersebut untuk mempelajari ilmu ini.
Baca Juga: Waduh! Tiga TPU di Semarang Ini Overload, Tak Tampung Lagi Pemakaman Jenazah
"Yang bisa hanya RS Kariadi, rumah sakit yang sama-sama milik Kemenkes sudah diminta Pak Menteri Kesehatan untuk belajar di sini," tambahnya.
Soal biayanya, ia menyebut mencapai Rp 500 juta. Namun, khusus layanan ini tidak ter-cover BPJS.
Biaya pengobatan ini diakuinya relatif lebih murah dibanding rumah sakit lain bahkan rumah sakit di luar negeri dengan teknologi yang sama.
"Sampai Rp 500 juta ya, tapi kita lebih murah dibanding Singapura dan Penang. Dan kita akan mencoba jualan ke Brunei,” tuturnya.
Hingga kini, pihaknya telah melakukan transplantasi sumsum tulang sebanyak 56 pasien. (ifa/bas)
Editor : Baskoro Septiadi