Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diabetes Dini Menghantui Generasi Z Akibat Pola Hidup Dan Manisnya Makanan Modern

Aby Genta Putra Prasetya • Kamis, 18 Juli 2024 | 22:36 WIB
Ilustrasi : Diabetes Dini Menghantui Generasi Z Akibat Pola Hidup Dan Manisnya Makanan Modern
Ilustrasi : Diabetes Dini Menghantui Generasi Z Akibat Pola Hidup Dan Manisnya Makanan Modern

RADARSEMARANG.ID - Seiring perkembangan jaman, citarasa dalam makanan masa kini tentunya memiliki perbedaan dibandingkan makanan di beberapa dekade kebelakang.

Meskipun kesadaran akan kesehatan juga naik presentasinya sekarang, namun hal tersebut juga berbanding terbalik dengan pola hidup generasi masa kini.

Masifnya peredaran informasi juga merupakan salah satu penyebab beranekaragamnya jenis makanan yang dikonsumsi masyarakat secara luas.

Hidangan yang kini populer, seperti minuman berkadar gula tinggi dan makanan cepat saji menjadi faktor utama mengapa Gen-Z dan sebagian Gen-Alpha menjadi generasi yang rentan terkena diabetes diusia dini.

Dalam kisaran umur 5-19 tahun, anak muda di Indonesia paling banyak mengkonsumsi minuman manis yang memiliki kadar gula diatas rata-rata.

Kebiasaan ini bila terus-terusan dilakukan tanpa adanya kontrol diri diperkirakan akan merusak tubuh dan meningkatkan resiko terjadinya diabetes tipe-2.

Diabetes adalah pengakit yang disebabkan oleh kondisi kenaikan gula darah pada tubuh yang yang tidak terserap oleh sel tubuh hingga akhirnya menyebabkan penumpukan dalam darah.

Penyakit ini disebutkan bisa menjadi awal dari kebanyakan penyakit datang di tubuh kita. Saat terkena diabetes, tubuh akan rentan mengalami kondisi-kondisi berbahaya lainnya.

Seperti penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal. Karena hal ini pula diabetes memiliki julukan lain yakni mother of all disease.

Indonesia menempati urutan kelima jumlah penderita diabetes yakni 19,5 juta pada tahun 2021, dan diperkirakan akan terus meningkat sebesar 28,5 juta pada tahun 2045.

80 persen Genesrasi Z senang untuk menghabiskan waktunya di depan layar dan bersantai yang tentunya biasanya ditemani dengan camilan sebagai makanan sampingan.

Makanan camilan yang penuh gula dan konsumsi karbohidrat secara berlebihan akan melepaskan
hormon yang membuat kita menjadi ngantuk dan malas, hal inilah yang menyebabkan potensi untuk terkena diabetes.

Baca Juga: Obesitas Penyebab Penyakit Diabetes pada Anak, Persadia Imbau untuk Jaga Pola Makan

Salah satu kebiasaan yang rutin dilakukan generasi terbaru hingga menjadi gaya hidup berpotensi diabetes lainnya adalah kegiatan nongkrong.

Nongkrong, atau bercengkrama dengan kawan sebaya yang dilakukan di berbagai tempat seperti kafe, restoran ataupun warung biasanya tak lepas dari hidangan-hidangan dengan kadar gula berlebih.

Nongkrong juga biasanya dilakukan di malam hari, tentunya yang akan kebablasan hingga larut malam karena keasyikan bersama teman-teman sehingga menciptakan pola hidup begadang yang juga berbahaya.

Kurangnya tidur akibat begadang dapat mengganggu hormon dan metabolisme pada tubuh. Karena saat kita begadang tubuh akan mengeluarkan hormon ghrelin dan leptin membuat sinyal lapar.

Di saat lapar inilah biasanya kita akan mencari makanan tambahan atau camilan untuk mengganjal lapar di perut, namun tanpa kita sadari perilaku ini justru akan melanggengkan gaya hidup tidak sehat yang dapat menyebabkan diabetes diusia muda.

Sebenarnya tidak ada salahnya untuk bersosialisasi bersama teman-teman, namun mungkin lebih mencoba kontrol diri dan batasi. Serta jangan lupa menetralkan tubuh setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis dengan minum air putih yang cukup.

Source: RS Imanuddin, Jawa Pos, Kementrian Kesehatan.

Editor : Baskoro Septiadi
#Pola Hidup Gen Z #Diabetes Dini Gen Z #Manisnya Makanan Modern #Gen Z Dihantui Penyakit Diabetes #Diabetes Menghantui Gen Z