RADARSEMARANG.ID, Kendal – Optimalkan waktu tunggu pelayanan rawat jalan untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), RSUD dr. H Soewondo Kendal berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dengan melakukan percepatan waktu tunggu antrean di poliklinik rawat jalan.
Komitmen yang disepakati antara BPJS Kesehatan dengan RSUD dr. H Soweondo Kendal tersebut dilakukan di ruang pertemuan RSUD dr. H Soewondo Kendal, Jumat (08/03). Dengan adanya penandatanganan komitmen ini diharapkan waktu tunggu antrean di RSUD dr. H Sowondo Kendal dapat mengalami percepatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis mengatakan bahwa setelah dilakukannya penandatanganan komitmen percepatan waktu tunggu antrean layanan rawat jalan di RSUD dr. H Soewondo Kendal akan dilakukan beberapa tahapan observasi yang dimulai dari registrasi awal peserta datang hingga peserta tersebut menyelesaikan rangkaian pengobatan rawat jalan.
“Kami akan menurunkan beberapa tim untuk secara langsung melakukan observasi di RSUD dr. H Soewondo Kendal, ada beberapa indikator yang akan dipantau saat pelaksanaan observasi. Indikator-indikator tersebut meliputi jumlah waktu efektif yang dibutuhkan untuk melayani pasien, jumlah waktu yang dibutuhkan oleh pasien berikutnya untuk dipanggil dan dilayani, jumlah waktu yang digunakan petugas untuk melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan pelayanan kepada pasien pada jam pelayaanan, jumlah total waktu yang dibutuhkan pasien menunggu untuk mendapatkan pelayanan, total waktu pelayanan yang dibutuhkan dari pasien datang sampai selesai dilayani, dan total waktu yang dibutuhkan oleh pasien untuk menunggu,” ujar Azis.
Azis juga mengatakan bahwa RSUD dr. H Soewondo Kendal merupakan rumah sakit pertama di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Ungaran yang dijadikan project dalam program pelaksanaan optimalisasi waktu tunggu pelayanan rawat jalan rumah sakit (LARAS) pada awal semester tahun 2024 ini.
“Setiap satu semester kami akan memilih rumah sakit yang akan dijadikan project program LARAS, pada bulan Mei 2024 mendatang kami bersama tim juga akan kembali melakukan pemilihan rumah sakit yang akan kami jadikan project pada program tersebut selanjutnya,” tutur Azis.
Sebagai rumah sakit pertama yang dijadikan project pada program LARAS, Direktur RSUD dr. H Soewondo Kendal, Saikhu mengungkapkan dirinya bersama dengan para jajaran manajemen RSUD dr. H Soewondo akan berkomitmen untuk memperbaiki dan mempercepat waktu tunggu antrean layanan rawat jalan khususnya untuk peserta JKN.
“Upaya yang saat ini sudah kami lakukan untuk mempecepat waktu tunggu pelayanan khususnya untuk pasien di poli rawat jalan yaitu dengan berinovasi melalui aplikasi pendaftaran cepat lancar (Pecel) Soewondo. Aplikasi tersebut sudah berjalan dan dimanfaatkan oleh pasien di RSUD dr. H Soewondo, namun memang antrean disini masih terbilang cukup banyak,” ujar Saikhu.
Dengan adanya project pada program LARAS, Saikhu sangat berharap waktu tunggu antrean pada poli layanan rawat jalan dapat teratasi dengan baik, dan mutu pelayanan kesehatan di RSUD dr. H Soewondo Kendal dapat dirasakan baik sehingga para pasien khususnya peserta JKN merasa puas dan nyaman.
“Selam ini kerja sama yang sudah kami jalin dengan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran sudah sangat baik. Kami juga sangat berterimakasih atas pemilihan rumah sakit kami sebagai project pada program LARAS pada awal semester tahun 2024 ini. Semoga dari hari ke hari waktu tunggu dan pelayanan di poli rawat jalan akan semakin cepat, jadi tidak ada lagi penumpukan antrean dari pendaftaran awal, di poli rawat jalan, hingga antrean pada saat pengambilan obat di farmasi,” tutup Saikhu. (am/wan/web/bas)