Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bahaya Konsumsi Kentang Bagi Penderita Penyakit Ginjal, Ini Alasannya

Aris Hariyanto • Kamis, 15 Februari 2024 | 17:55 WIB
Kentang, salah satu jenis makanan yang digemari oleh masyarakat.
Kentang, salah satu jenis makanan yang digemari oleh masyarakat.

RADARSEMARANG.ID - Kentang merupakan salah satu jenis makanan yang populer dan juga digemari oleh masyarakat.

Meski Kentang memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan, tidak semua orang dapat mengkonsumsinya tanpa risiko.

Bagi penderita penyakit ginjal, kentang menjadi salah satu makanan yang harus dihindari atau dibatasi.

Penyakit ginjal adalah gangguan fungsi ginjal dalam menyaring darah dan air berlebih.

Jika tidak diatasi dengan baik, dapat menyebabkan gagal ginjal yang berbahaya. Oleh karena itu, penderita perlu menjaga pola makan sehat dan menghindari makanan yang dapat merusak ginjal.

Kentang merupakan salah satu makanan yang dapat memperburuk kondisi ginjal.

Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan kalium dalam kentang, yaitu sekitar 897 mg per 100 gram.

Meskipun kalium merupakan mineral yang penting untuk fungsi otot dan jantung, namun jika terlalu banyak dalam darah, dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Pada penderita penyakit ginjal, tubuh tidak dapat mengeluarkan kalium dengan baik, sehingga kalium dapat menumpuk dalam darah.

Kelebihan kalium dalam darah dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, kelemahan otot, gangguan jantung, bahkan dapat berujung pada kematian.

Selain Kalium, Kentang juga mengandung karbohidrat, protein, dan kalori yang signifikan.

Dikutip dari laman halosehat, mengkonsumsi kentang secara berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah dan limbah darah.

Selain itu juga dapat menyebabkan kegemukan, obesitas, dan meningkatkan risiko komplikasi penyakit ginjal.

Kentang goreng tidak dianjurkan bagi penderita penyakit ginjal karena mengandung lemak trans, lemak jenuh, kalori tinggi, dan garam.

Hal tersebut diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan gangguan ginjal.

Oleh karena itu, penderita penyakit ginjal disarankan agar menghindari kentang, terutama yang digoreng.

Sebagai gantinya, pilihlah makanan seperti sayuran hijau, buah-buahan rendah kalium, dan daging tanpa lemak.

Perhatikan juga asupan air putih yang cukup dan hindari alkohol, rokok, serta makanan olahan tinggi garam, gula, dan pengawet.

Dengan demikian, kesehatan ginjal dapat terjaga dan mencegah penyakit ginjal semakin parah. Semoga bermanfaat.

Editor : Baskoro Septiadi
#kentang #penyakit ginjal