KENDAL, RADARSEMARANG.ID – Di tengah gencarnya perkembangan kawasan industri, Kabupaten Kendal tetap menempatkan petani dan peternak sebagai ujung tombak ketahanan pangan untuk mengejar target swasembada pangan 2027.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui Gelar Hasil Pembangunan Kabupaten Kendal yang digelar di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal.
Kegiatan itu dirangkai dengan sejumlah momentum penting, yakni Hari Pangan Sedunia, Hari Tani, Hari Rabies, serta bulan peternakan.
Kepala DPP Kabupaten Kendal Pandu Rapriat Ragajati mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras para petani dan peternak.
"Ini bentuk apresiasi kepada para petani dan peternak atas jerih payah mereka," kata Pandu.
Baca Juga: Bupati Tika Ungkap Cara Petani Kendal Naik Kelas, Bukan Sekadar Jual Hasil Panen
Menurut dia, petani dan peternak memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.
Karena itu, keberadaan mereka perlu terus diperkuat agar sektor pertanian dan peternakan mampu berkelanjutan di tengah berbagai perubahan ekonomi dan pembangunan daerah.
Pandu menegaskan kontribusi petani dan peternak sejalan dengan target nasional untuk mewujudkan swasembada pangan pada 2027.
"Targetnya, pada 2027 kita sudah selesai menuju swasembada pangan," ujarnya.
Gelar Hasil Pembangunan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum berkelanjutan untuk memberikan perhatian terhadap sektor pertanian dan peternakan.
"Mudah-mudahan sebagai momentum ada keberlanjutan di tahun 2027 dan seterusnya," tutur Pandu.
Menurut Pandu, keberlanjutan perhatian terhadap petani dan peternak menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Kendal. (bud)
Editor : Baskoro Septiadi