KENDAL, RADARSEMARANG.ID – Sebanyak 34 stan dalam Gelar Hasil Pembangunan Kabupaten Kendal menjadi etalase beragam potensi pertanian dan peternakan, sekaligus memperlihatkan teknologi yang mulai digunakan untuk meningkatkan efektivitas kerja di sektor pangan.
Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal dengan menampilkan hasil produksi pertanian, peternakan, teknologi budidaya, hingga layanan kesehatan hewan.
Kepala DPP Kabupaten Kendal Pandu Rapriat Ragajati mengatakan seluruh potensi tersebut sengaja ditampilkan agar masyarakat dapat melihat langsung perkembangan sektor pertanian dan peternakan.
Baca Juga: Bupati Tika Ungkap Cara Petani Kendal Naik Kelas, Bukan Sekadar Jual Hasil Panen
"Total ada 34 stan," kata Pandu.
Salah satu yang menarik perhatian adalah teknologi drone penyemprot yang dapat dimanfaatkan untuk pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) sekaligus pemupukan.
Selain drone, pengunjung juga dapat melihat combine harvester sebagai teknologi mekanisasi panen dan traktor roda empat untuk pengolahan lahan serta penanaman.
"Untuk pengolahan tanam supaya lebih efektif dan efisien," ujar Pandu.
Pameran tersebut juga dilengkapi pelayanan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan yang berpotensi terjangkit penyakit tersebut.
Pandu menyebut anjing, kucing, hingga monyet termasuk hewan yang memiliki potensi terjangkit rabies sehingga vaksinasi menjadi bagian penting dalam pencegahan.
"Siapa pun pemilik hewan peliharaan, entah anjing, entah kucing, entah monyet yang berpotensi terlarabies, silakan datang ke kami, kita vaksinasi secara gratis," katanya.
Menurut Pandu, rabies merupakan penyakit berbahaya karena gigitan hewan yang terinfeksi dapat menimbulkan dampak serius bagi manusia.
Gelar Hasil Pembangunan pun menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi pertanian dan peternakan Kendal secara lebih dekat kepada masyarakat melalui produk, teknologi, mekanisasi, dan pelayanan dalam satu rangkaian kegiatan. (bud)
Editor : Baskoro Septiadi